Kegemukan alias obesitas adalah
penumpukkan lemak yang tidak normal atau berlebihan di dalam tubuh. Kondisi ini
jika dibiarkan terus menerus dapat memengaruhi kesehatan penderitanya. Ya,
kondisi ini tidak hanya berdampak pada penampilan fisik penderitanya, tetapi
juga meningkatkan risiko dalam kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes,
dan tekanan darah tinggi.
Obesitas adalah salah satu
masalah kesehatan terbesar di seluruh dunia. Selain dapat menyebabkan masalah
kesehatan secara fisik, kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah psikologis,
seperti stres dan depresi.
Obesitas dan berat badan berlebih
(overweight) merupakan dua konsep yang berbeda. Overweight adalah kondisi di
mana terdapat kenaikan berat badan berlebih. Namun demikian, kenaikan berat
badan tidak hanya disebabkan oleh lemak berlebih, tetapi juga bisa disebabkan
massa otot atau cairan dalam tubuh. Kondisi-kondisi tersebut dapat memberikan dampak
berbahaya pada kesehatan.
Pertambahan berat badan tidak
selalu berasal dari apa yang Anda makan. Ada banyak faktor-faktor penyebab
kegemukan lainnya yang tidak terduga.
Berat badan umumnya bertambah
ketika kalori yang dibakar tubuh saat beraktivitas lebih sedikit daripada
kalori yang masuk dari makanan yang dikonsumsi. Namun selain makanan, ada
banyak faktor yang juga memengaruhi metabolisme dan berat badan tubuh. Kenali
faktor-faktor tersebut.
Stres
Ketika Anda stres, tubuh akan
menjadi tegang dan memproduksi hormon yang bernama kortisol. Hormon ini menjadi
penyebab utama meningkatnya nafsu makan sehingga membuat Anda dengan mudah
menyantap makanan apa pun untuk menenangkan diri.
Kurang
tidur
Saat Anda kurang tidur,terjadi
peningkatan kadar hormon dalam tubuh yang bisa meningkatkan rasa lapar dan
nafsu makan.
Tidur larut malam membuat Anda
berpeluang lebih besar untuk mengonsumsi makanan ringan di malam hari sehingga
menambah timbunan kalori di dalam tubuh.
Kurang tidur membuat Anda
cenderung memilih sembarang makanan seperti goreng-gorengan daripada cemilan
sehat seperti buah.
Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Ternyata mengonsumsi obat-obatan
tertentu dapat menyebabkan pertambahan berat badan, seperti :
Antidepresan : depresi menjadi
salah satu penyebab pertambahan berat badan karena penderitanya lebih memilih
untuk tidak aktif dan berdiam diri di rumah. Namun sayangnya, obat-obatan untuk
menangani depresi dapat menyebabkan berat tubuh meningkat juga. Tapi ada juga
sebagian penderita yang nafsu makannya kembali karena suasana hatinya telah
lebih baik dan bukan karena efek samping antidepresan.
Steroid : kenaikan berat badan
karena meningkatnya nafsu makan dapat menjadi efek samping dari obat-obatan
anti-inflamasi non-steroid (OAINS) seperti prednisolon. Orang yang mengonsumsi
steroid juga dapat mengalami perubahan pada bagian tubuh tertentu yang menyimpan
lemak seperti pada perut dan wajah.
Obat-obatan lain : obat-obatan
lain juga dapat menyebabkan pertambahan bobot tubuh, misalnya obat untuk
menangani penyakit migrain, tekanan darah tinggi, diabetes, dan kejang-kejang.
Begitu pula dengan obat-obatan antipsikotik yang biasa digunakan untuk
menangani gangguan bipolar dan skizofrenia.
Mengidap penyakit tertentu
Beberapa penyakit berikut ini
dapat memicu perubahan hormon yang dapat menjadi penyebab kegemukan, antara
lain :
Hipotiroidisme : adalah kondisi
saat tubuh tidak memproduksi hormon tiroid secara mencukupi. Kondisi ini
menyebabkan pertambahan berat badan akibat melambatnya metabolisme tubuh.
Sindrom Cushing : terjadi ketika
kelenjar adrenal memproduksi terlalu banyak hormon stres, seperti kortisol,
atau pada orang yang mengonsumsi steroid untuk pengobatan penyakit lupus,
artritis, atau asma. Pertambahan berat badan terutama dapat terlihat pada
wajah, punggung bagian atas, leher, dan pinggang.
Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)
: wanita pengidap sindrom ini umumnya memiliki banyak kista kecil dalam organ
reproduksinya. Wanita dalam kondisi ini memiliki resistensi terhadap hormon
yang berperan mengontrol kadar gula darah (insulin) sehingga menyebabkan
pertambahan berat badan yang umumnya berpusat di bagian perut.
Teknologi dan gaya hidup
Gaya hidup dengan segala
kemudahan seperti akses internet ke hampir segala tempat dapat membuat orang
lebih lama duduk di depan layar dibandingkan sebelumnya. Kebiasaan duduk dalam
waktu lama ini kerap dipadukan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan ringan
berkalori tinggi sehingga menyebabkan pertambahan berat badan.
Berhenti merokok
Menghirup asap rokok membuat
detak jantung Anda meningkat 10-20 kali lebih banyak dalam satu menit sehingga
tubuh membakar lebih banyak kalori saat merokok. Ketika seseorang berhenti
merokok, nafsu makan akan bertambah tapi efek ini akan hilang dalam beberapa
minggu. Manfaat berhenti merokok akan jauh lebih besar daripada terus merokok
karena takut gemuk.
Diet yang ekstrim
Diet yang ekstrim dengan tujuan
menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu yang singkat merupakan cara
yang tidak efektif. Cara ini tidak melatih tubuh untuk membakar kalori
berjumlah banyak dalam jangka panjang. Akibatnya,makanan yang Anda konsumsi
tidak akan terbakar sepenuhnya dan dampaknya berat tubuh justru kembali naik
dengan cepat.
Berikut beberapa tips untuk
menurunkan berat badan :
1. Latihan ringan
Perempuan umumnya memiliki massa
otot alami yang lebih rendah. Penuaan dapat menghabiskan massa otot apapun yang
dimiliki oleh perempuan. Membangun beberapa otot dengan latihan ringan dapat
membantu Anda membakar beberapa kalori.
2. Catat apa yang Anda makan
Buku jurnal dapat membantu Anda
mempertahankan berat badan. Konsisten mencatat apa yang Anda makan membantu
untuk menikmati hampir 50% strategi penurunan berat badan yang lebih besar. Ini
adalah salah satu tips terbaik untuk menurunkan berat badan di atas usia 40
tahun.
3. Berjalan-jalan setiap hari
Menambah jalan-jalan ke rutinitas
membantu Anda mencapai berat badan yang lebih sehat. Tetap aktif dapat membantu
Anda membakar lebih banyak kalori dan menurunkan risiko cedera.
4. Tingkatkan asupan omega 3
Jika Anda ingin melihat ukuran
pinggang semakin kecil, maka harus menambahkan beberapa ikan ke dalam menu diet
harian. Menambahkan makanan kaya omega 3 membantu menurunkan berat badan dengan
cepat, karena membuat perut kenyang lebih lama.
5. Minum teh hijau
Minum teh hijau setiap hari
membantu penurunan berat badan. Penelitian juga menyarankan agar menambahkan
teh hijau dalam diet harian agar meningkatkan kemampuan membakar lemak sampai
12%.
6. Makan pakai piring kecil
Makan dengan piring kecil bisa
membuat Anda tetap bisa makan makanan yang Anda suka, tapi dengan porsi yang
lebih sedikit. Para peneliti di University of Groningen menemukan bahwa piring
yang 70% terlihat penuh, membuat orang merasa cukup makan. Jadi, menggunakan
piring kecil bisa membuat seakan-akan piring Anda telah penuh. Padahal jika
diletakkan ke piring normal, porsinya lebih sedikit. Ini juga sekaligus bisa
memangkas asupan kalori berlebih.
7. Pilih karbohidrat yang
mengandung banyak serat
Sembari memenuhi hasrat diri yang
selalu ingin makan, ada baiknya mengganti karbohidrat Anda dengan jenis yang
lebih berserat seperti beras merah atau gandum utuh (whole wheat). Ganti nasi
putih atau roti tawar Anda dengan karbohidrat itu. Ilustrasi beras
merah(shutterstock) Makanan yang berbahan dari gandum dan biji-bijian tersebut
memiliki kandungan serat yang membuat tubuh Anda kenyang lebih lama, sehingga
bisa menjadi cara ampuh untuk menurunkan berat badan. Baca juga: Melirik Sumber Karbohidrat Selain
Nasi
8. Ganti makanan manis dengan
yang lebih sehat
Mengurangi gula adalah salah satu
aturan yang wajib diterapkan sebagai cara menurunkan berat badan. Bagi Anda
yang suka dan hobi makan, hal ini mungkin dirasa dan sulit. Tapi tidak usah
khawatir, Anda masih bisa makan makanan manis dengan mengganti gula dengan
bahan pemanis alami, contohnya pemanis dari daun stevia. Tanaman stevia ini
merupakan pemanis alami yang bebas gula serta mengandung nol kalori, cocok
untuk penderita diabetes dan bagi Anda yang sedang diet. Selain itu, daun
stevia punya kandungan rasa lebih manis daripada gula, sehingga cocok untuk
yang suka makan makanan manis. Baca juga: 10 Hal yang Terjadi Saat Kita
Mengurangi Gula
9. Minum dua gelas air sebelum
makan
Minum air sebanyak 2 gelas
sebelum makan dapat membantu Anda merasa lebih kenyang saat makan. Minum air
adalah cara lain untuk makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan.
Ilustrasi minum air(jacoblund) Menurut beberapa penelitian, kebiasaan minum air
cukup sebelum makan ini berhasil untuk mengurangi bobot tubuh pada orang gemuk.
10. Perbanyak makanan mengandung
protein
Salah satu cara yang satu ini
terbilang cukup ampuh untuk menurunkan berat badan dan membangun massa otot
tubuh. Makanan yang mengandung protein seperti daging merah, ayam, susu, dan
whey protein, adalah nutrisi penting dalam mempertahankan otot saat Anda sedang
mencoba menurunkan lemak, sehingga tidak menyebabkan tubuh kurus dengan lemak
berlebih. Para ahli juga merekomendasikan
untuk mengatur waktu makan yaitu setiap 3-4 jam. Hal ini bertujuan untuk
menjaga tingkat gula darah Anda tetap stabil dan tubuh tetap sehat.
11. Jangan lupa untuk tidur cukup
Menurut penelitian dari Columbia
University, seseorang yang kurang tidur, atau tidur di bawah 7 jam dalam
sehari, lebih sulit menahan keinginan makan. Pasalnya, ketika Anda begadang dan
tidak tidur, tubuh bisa memunculkan hasrat lapar dan keinginan untuk ngemil.
Selain itu ada banyak studi juga yang menunjukkan saat merasa lelah, tubuh akan
lebih menuntut makan. Maka, coba atur dan cukupi kebutuhan istirahat tubuh,
agar proses menurunkan berat badan Anda lancar tanpa harus menahan rasa lapar
berlebihan.
12. Mengkonsumsi Nutrilite
Bodykey
BodyKey adalah asupan tinggi
serat peringkat #1 di dunia tidak mengandung zat pengawet, pewarna dan pemanis
buatan.
Dirancang oleh NUTRILITE untuk
menyatu dengan program BodyKey untuk hasil yang terbaik, di dalamnya hanya
terkandung 130/120kkal (tergantung pilihan rasa) tanpa menambahkan susu! Dengan
kandungan protein, serat, 25 vitamin & mineral, produk ini memenuhi minimum
sepertiga dari kebutuhan nutrisi harian sekaligus mengendalikan asupan kalori
Anda. Di dalamnya terkandung tinggi serat (5-9g, apabila dikonsumsi dengan susu
skim) agar Anda merasa kenyang lebih lama dan untuk mendukung kesehatan
pencernaan Anda.
Dengan teknologi pemetaan rasa
“BodyKey” yang eksklusif, produk ini menghadirkan minuman tinggi
serat yang nikmat dan sarat dengan semua kebaikan nutrisi!
Manfaat
- Langkah mudah untuk mengatur ukuran porsi dan sekaligus mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.
- Jika dicampur dengan susu skim (susu tanpa lemak) sebanyak 250 ml, BodyKey Shake membuat Anda tetap merasa kenyang lebih lama, menjaga massa otot tanpa lemak dan mendukung kesehatan pencernaan.
- Aman dan natural.
Penggunaan Produk
- Anjuran Penggunaan :
- Campurkan dengan satu sachet susu skim 250 ml (or soya bean milk).
- Tambahkan buah dan/atau sayuran segar sebagai variasi
- Hasil riset menunjukkan bahwa minum BodyKey Shake 1 kali sehari disertai olahraga secukupnya efektif untuk pengelolaan berat badan.
Tersedia dalam 3 ragam rasa yang natural dan nikmat: vanilla, coklat & cafe au lait (kopi susu).
BPOM RI ML 867004007814 (Cokelat)
BPOM RI ML 867004008814 (Vanila)
BPOM RI ML 867004006814 (Cafe Au
Lait)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar