Rabu, 13 Februari 2019

MAKANAN YANG BAIK UNTUK PENDERITA LIVER


Penyakit hati atau penyakit liver adalah penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor yang merusak hati, seperti virus dan penggunaan alkohol. Obesitas juga berhubungan dengan kerusakan hati. Seiring waktu, kerusakan hati berdampak pada luka di jaringan (sirosis), yang dapat menyebabkan gagal hati, suatu kondisi yang mengancam jiwa.

Hati adalah organ yang bekerja paling keras di dalam tubuh. Berukuran seperti bola yang berada tepat di bawah tulang rusuk di sisi kanan perut Anda. Terdiri dari 2 bagian: lobus kiri dan lobus kanan. Hati penting untuk mencerna makanan, menyingkirkan tubuh kita dari zat beracun dan menyimpan energi bagi tubuh untuk digunakan bila diperlukan.

Berikut penyebab penyakit live :

1. Faktor genetik atau riwayat keluarga
Dalam beberapa kasus penyakit liver, ditemukan bahwa faktor genetik merupakan salah satu penyebab dari penyakit hati ini. Hal ini bisa berjalan ketika sebuah gen abnormal dari seorang ibu atau ayah diwariskan kepada anak sehingga menyebabkan bangunan zat yang abnormal juga pada organ hati. Dalam kasus lanjut, penyakit liver karena faktor genetika ini akan menyebabkan kerusakan hati. Beberapa jenis umum dari penyakit hati yang diturunkan adalah: Hemokromatosis, penyakit Wilson, oksalosis, dan hiperoxaluria. Karena penyakit ini merupakan penyakit bawaan, maka kemungkinan dicegah memang sangat kecil. Namun upaya penyembuhan akan difokuskan pada kontrol rutin ke dokter agar dapat diketahui jelas mengidap penyakit hati atau tidak dan menjalani pola hidup sehat agar terjaga kesehatannya, khususnya organ hati.

2. Penyakit kanker dan tumor
Penyebab penyakit liver juga bisa berasal dari tumor dan kanker. Bisa jadi merupakan perkembangan dari kanker pada organ dalam lainnya atau kanker dari organ hati itu sendiri. Beberapa kanker yang mungkin akan menyerang hati di kemudian hari adalah kanker saluran empedu, liver adenoma, dan kanker hati, serta penyakit lainnya.

3. Penyebab lain dari penyakit hati yang dapat dicegah
Penyebab penyakit liver terakhir ini dapat dicegah. Sebab secara umum disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan. Sehingga menjadikan kerusakan hati yang parah. Sementara itu, sebab lainnya adalah pola hidup yang tidak sehat dengan konsumsi makanan berlemak yang terlalu berlebih. Jika diteruskan, lemak dapat terakumulasi dalam hati dan menyebabkan penyakit liver.

4. Infeksi virus dan parasit lainnya
Parasit dan virus dapat menginfeksi hati manusia. Layaknya infeksi pada organ tubuh lainnya, infeksi di hati pun dapat menyebabkan peradangan dan dapat menghambat kinerja dari fungsi hati. Virus ini dapat menyebar melalui aliran darah, air mani, dan cairan lainnya. Oleh karena itu, penularan dari penyakit ini terbilang sangat mudah. Bahkan, penularan ini bisa terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau lewat kontak dekat dengan penderita secara langsung. Sedangkan virus dan parasit yang umum dijumpai adalah virus hepatitis, diantaranya:
  • Hepatitis A
  • Hepatitis B
  • Hepatitis C
5. Kelainan sistem kekebalan tubuh pada manusia
Penyakit liver juga bisa disebabkan oleh kelainan pada sistem kekebalan tubuh atau autoimun. Banyak sekali penyakit autoimun yang bisa menyebabkan penyakit pada organ hati, beberapa di antaranya adalah: Sirosis hati, hepatitis autoimun, dan yang lainnya.

Makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita Liver :

1. Air


Hingga 60% dari tubuh Anda adalah air. Namun tidak seperti unta, manusia tidak menyimpan air di kantung pada punggung. Kadar air pada tubuh manusia adalah kadar air dalam sirkulasi, tersimpan di sel tubuh. Jika Anda tidak memiliki air yang cukup, hati Anda tidak dapat menjadi sehat. Racun meninggalkan tubuh Anda melalui air, seperti air seni dan keringat. Direkomendasikan untuk meminum 3 liter air setiap hari. Namun jangan minum air dengan berlebihan, karena tidak baik juga.

2. Biji-bijian berkecambah, kacang-kacangan, dan padi-padian


Protein dan enzim dari kecambah membantu meningkatkan pertahanan hati terhadap racun. Selain itu, mereka juga memiliki zat kimia yang mencegah kanker.

3. Makanan yang kaya sulfur


Hati Anda memerlukan sulfur untuk melakukan detoksifikasi dengan mengeluarkan merkuri atau zat tambahan makanan tertentu. Sulfur memiliki efek anti peradangan dan baik untuk seluruh tubuh Anda. Namun, kebanyakan orang tidak mendapat cukup sulfur. Anda dapat mendapatkan sulfur di makanan seperti:
  • bawang putih
  • bawang bombay, bawang merah, bawang perai
  • telur
  • artichoke
  • jamur kesehatan: maitake, shiitake, reishi


4. Buah-buahan


Buah-buahan pada umumnya, terutama buah-buahan ceri seperti stroberi, raspberi dan cranberi sering disebut sebagai buah-buahan super karena sangat sehat. Buah-buahan tersebut mengandung anthocyanin dan polyphenols, yang telah terbukti menghambat perkembangan sel kanker di hati. Selain itu, mereka juga kaya antioksidan dan dapat mengurangi jerawat, rasa sakit dan penuaan.

5. Makanan berserat prebiotik


Serat prebiotik adalah kelompok karbohidrat yang tidak tercerna namun membantu pencernaan. Tugas mereka adalah menghasilkan lemak terserap dan mengurangi risiko hati berlemak.

6. Makanan fermentasi


Makanan fermentasi seperti kimchi, acar, sup miso dan tofu dapat menambahkan mikroorganisme di perut dan membantu pencernaan. Selain itu, senyawa kimia di makanan berfermentasi sudah dipecah, sehingga mudah dicerna orang dengan penyakit hati.

7. Lemak sehat


Lemak memberikan tubuh tenaga untuk berkerja dan bermain. Anda dapat menemukan lemak yang sehat di produk alami seperti flax seeds, hemp seeds, chia seeds, minyak kelapa, olive oil dan alpukat. Makanan tersebut mengandung lemak yang sehat seperti lemak tak jenuh dan monosaturated fat. Sumber yang paling kaya akan asam lemak omega-3 adalah dari makanan hasil laut.

8. Rempah-rempah


Rempah-rempah adalah cara yang paling murah untuk mendapatkan hati yang sehat. Rempah serba guna – dapat dibuat menjadi teh atau sebagai bumbu – dan kaya akan zat-zat pendetoksifikasi anti peradangan, antiviral dan antimikrobial.

9. Protein hewan


Pecinta daging dapat bersuka cita karena tidak perlu berhenti mengonsumsi daging. Walau terdapat risiko keracunan amonia apabila Anda mengonsumsi daging dari asal yang tidak terjamin atau daging tidak dimasak sesuai dengan standard, Anda dapat menghindari risiko-risiko tersebut degan membeli bahan makanan dari merek organik dan memasak dengan benar. Pilihlah potongan daging yang memiliki sedikit lemak dan hindari menggorengnya.

Kadang kali sulit untuk menghindari racun. Racun dapat ditemukan di makanan, lingkungan dan produk yang kita gunakan. Penting untuk mengeliminasi racun sebisa mungkin. Cobalah untuk mengonsumsi makanan di atas pada pola makan Anda, yang dapat membantu membersihkan dan mendukung hati Anda.

10. Sayur-sayuran cruciferous


Sayur-sayuran cruciferous adalah jenis sayuran yang meliputi brokoli, kol, kembang kol, bok choy dan daikon. Nama kelompok sayuran tersebut berasal dari bentuk daun yang menyerupai salib. Sayur-sayuran ini memiliki phytonutrients – flavonoid, carotenoid, sulforaphane dan indoles. Zat kimia alami ini dapat membantu hati menetralkan zat kimia, pestisida, obat-obatan dan karsinogen.

11. Sayur-sayuran hijau


Sayur-sayuran hijau seperti kale, Brussels sprouts, dan kol kaya akan sulfur. Zat kimia ini terkenal untuk kemampuan mendetoksifikasi hati dan dapat dimasak dengan berbagai cara. Dandelion, salah satu dari kelompok sayur-sayuran ini, adalah tumbuhan yang paling efektif dan direkomendasikan untuk hati. Tidak hanya mendetoksifikasi hati, dandelion juga menstimulasi produksi empedu hati dan kandung empedu untuk mendukung pencernaan dan penyerapan lemak.

12. Tanaman laut


Dikenal juga sebagai algea dan memiliki banyak jenis algea. Beberapa contohnya adalah arame, nori, kombu, wakame, hijiki, dulse, agar dan kelp. Warga Jepang memiliki angka kematian yang terkait dengan penyakit hati terendah karena tanaman laut adalah salah satu makanan utama dalam pola makan mereka. Tanaman laut ini membantu hati dalam mencegah logam dari terserap oleh tubuh Anda.

13. Mengkonsumsi Nutrilite Liver Health


NUTRILITE LIVER HEALTH WITH MILK THISTLE AND DANDELION 
Mengandung ekstrak Milk Thistle (Silymarin), Dandelion, dan Tumeric yang akan menjaga sel-sel hati agar tetap berfungsi baik sehingga dapat melakukan detoksifikasi dengan baik.

Isi: 60 tablet.

Manfaat Poduk
• mendukung proses detoksifikasi
• mendukung regenerasi sel hati
• menjaga & membantu memperbaiki fungsi hati
• antioksidan untuk hati

Dosis dan Penggunaan
• usia 12 tahun ke atas
• mereka yang aktif
• mereka yang ingin menjaga kesehatan hati
• mereka yang pola makannya kurang sehat

Dosis Anjuran: 2 x 1 tablet per hari, setelah makan

Tidak dianjurkan bagi ibu hamil & menyusui

Untuk informasi pemesanan dan konsultasi silahkan hubungi :
- 0856.9281.9898
- 0838.1523.2621

Tidak ada komentar:

Posting Komentar