Minggu, 07 April 2019

CARA MENCEGAH FLU



Penyakit flu dan batuk seringkali diderita oleh para pekerja kantoran. Penyakit tersebut dipengaruhi oleh dua faktor sebagai pemicu munculnya sakit ini.
Aktifitas yang berlebihan itu seperti lamanya perjalanan dari atau ke tempat kerja, kurang istirahat, pola hidup yang kurang baik, makan tidak teratur, dan kurang olahraga.

Pada faktor lingkungan kerja, dr. Nusye mengatakan penyakit ini muncul akibat kualitas udara di lingkungan kerja yang kurang baik. Pihak pengelola gedung harus melakukan perawatan secara berkala terhadap saluran sirkulasi udara atau filter pendingin ruangan, untuk mencegah pertumbuhan jamur atau bakteri.

Influenza atau flu dapat disebabkan oleh tiga jenis virus flu, yaitu influenza A, influenza B, adn inluenza C. Berbeda dengan pilek yang dapat terjadi sepanjang tahun, untuk kasus flu biasanya lebih musiman dan banyak disebabkan oleh influenza tipe A dan B.

Cara penularan flu sama dengan pilek, yaitu dengan terhirupnya butiran air yang mengandung virus flu ke dalam tubuh. Berbeda dengan pilek biasa, flu dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius seperti pneumonia. Hal ini sangat rentan terjadi pada anak muda, orang tua, wanita hamil, dan orang dengan sistem imun yang lemah seperti asma, penyakit jantung, atau diabetes.

Gejala flu
Sementara itu, gejala flu datang lebih cepat dan lebih parah dari gejala pilek. Beberapa gejala flu tersebut di antaranya:
  1. Demam tinggi selama 3-5 hari, meski tidak semuanya merasakan demam.
  2. Sering sakit kepala berat.
  3. Batuk kering.
  4. Sesekali sakit tenggorokan.
  5. Badan gemetar dan menggigil.
  6. Nyeri otot sekujur tubuh.
  7. Kelelahan parah hingga 2 sampai 3 minggu.
  8. Mual dan muntah, paling sering terjadi pada anak-anak.

Gejala flu akan semakin bertambah parah secara bertahap, dalam 2 sampai 5 hari. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas penyakit ini satu per satu.

Menurut para ahli, sistem kekebalan tubuh kita ternyata dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan yang tak terduga, misalnya, berapa banyak gula yang dikonsumsi. Mari cari tahu faktor-faktor yang berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh kita.

1. Konsumsi gula Makan terlalu banyak gula ternyata tidak hanya menyebabkan timbunan lemak. Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, ketika Anda mengonsumsi 100 gram gula (sekitar 3 kaleng soda) kemampuan sel darah putih dalam membunuh bakteri selama 5 jam ke depan akan berkurang.

2. Kurang minum Tubuh kita memerlukan air untuk membuang racun. Banyak sedikitnya air yang harus kita minum berbeda tiap individu, tergantung pada aktivitas dan lingkungan. Untuk mengetahui apakah kita cukup minum, perhatikan warna urine. Bila warnanya kuning jernih, itu artinya Anda sudah cukup minum.

3. Penurunan berat badan Penurunan berat badan yang terlalu banyak berdampak buruk untuk jantung, otak, dan sistem imun. Penurunan berat secara berlebihan akan menyebabkan keseimbangan hormon terganggu dan peradangan yang mengganggu kemampuan sel imun melawan infeksi.

4. Hidung sering kering Lendir/mukus di bagian hidung berfungsi untuk menangkap virus dan mencegahnya masuk ke dalam tubuh. Bila lubang hidung Anda sering kering, maka virus dan kuman akan leluasa masuk.

5. Sering stres Bukan kebetulan bila mendadak Anda terserang flu setelah menyelesaikan deadline pekerjaan penting. Menurut studi yang dimuat dalam American Psychological Association, stres yang berlangsung lama akan melemahkan respons sistem imun. Stres juga akan membuat gejala flu bertambah parah.

6. Sering flu Rata-rata orang dewasa akan terserang flu sebanyak satu hingga tiga kali dalam setahun. Bila Anda sering terkena flu, ini berarti sistem imun Anda tidak bekerja maksimal. Cukupi waktu tidur, olahraga, dan konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Cara terbaik untuk terhindar dari flu adalah dengan mendapatkan vaksin flu. Kebanyakan dokter merekomendasikan pemberian vaksin flu pada awal musim flu berlangsung. Selain itu, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin atau gunakan hand sanitizer untuk mencegah penularan flu.

Nutrilite Vitamin B Complex Double Layer,


Nutrilite™ Vitamin B Complex Double Layer yang dibuat dengan spirulina alami dan 8 vitamin B esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mencegah lelah.

SPIRULINA ALAMI

Spirulina-alga mikro berwarna biru kehijauan merupakan salah satu sumber nutrisi alami yang kaya vitamin B12 dan vitamin B complex lainnya.

Dibudidayakan di wilayah California selatan menggunakan sistem yang dirancang khusus.



DOUBLE LAYER TABLET

Membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi vitamin B dan meningkatkan metabolisme

Layer 1: 2 Vit B dilepas secara cepat.

Layer 2: 6 Vit B Dilepas perlahan untuk menjaga energi bertahan lebih lama – 8 jam

KEISTIMEWAANNYA :

1. Mengandung 8 Vitamin B essential yg sangat penting bagi tubuh, dan merupakan Vit B Complex satu2nya dan yg pertama di dunia yang memakai 2 teknologi pelepasan..
Instant release 1 jam pertama dilepaskan vit B2 & B12 utk penyerapan & manfaat pembakaran energi yg lebih cepat terasa.
extended release 8 jam kemudian dilepaskan Vit B1, B3, B5, B6, B7 dan B8 dilepaskan secara perlahan agar energi bisa bertahan lebih lama.

2. Memakai bahan baku alami SPIRILUNA_Micro Algae hijau dan biru yg kaya akan nutrisi termasuk Vit B dan antioksidan, yg dibudidayakan di pertanian air di gurun pasir yg tersertifikasi Nutricert.

3. 100% jaminan kepuasan uang kembali, jika tdk puas.

Isi 60 tablet
Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar