Asam urat adalah jenis rematik
yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada
persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang
diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari
tangan, dan siku. Selain nyeri, asam urat juga dapat membuat persendian
membengkak, meradang, panas, dan kaku.
Meski bukan merupakan penyakit
berbahaya, jika terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tanpa penanganan
serius, penyakit asam urat bisa berdampak sangat buruk. Banyak juga diantaranya
yang mendapatkan komplikasi penyakit mematikan akibat lambannya penanganan.
Tentu tak ada yang ingin hal itu terjadi, maka dari itu sebaiknya diketahui,
dideteksi, dan dikenali beragam penyebabnya sejak dini. Hal ini sebagai salah
satu upaya antisipasi agar penyakit ini bisa ditangani dengan benar sejak dini
sebelum sampai pada tahap komplikasi.
Berdasarkan catatan sejarah,
penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang paling tua di dunia.
Pasalnya, penyakit ini ternyata sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Pada
jaman dahulu penyakit ini sering menyerang orang-orang kelas bangsawan atau
menengah atas. Bahkan, penyakit ini dalam beberapa literatur sering disebut
sebagai ‘penyakit raja-raja’. Hal itu terjadi karena penyakit ini sering
diasosiasikan dengan makanan-makanan enak dan lezat, yang pada jaman itu hanya bisa
dinikmati kaum bangsawan.
Penyebab Asam Urat
Penyalkit asam terjadi ketika
kristal urat menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan dan rasa sakit yang
hebat dari serangan asam urat. Kristal urat dapat terbentuk ketika Anda
memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah Anda. Berikut beberapa
penyebab asam urat :
Penyakit asam urat disebabkan
oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui
air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara
berlebihan.
Asam urat sebetulnya diperlukan
tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya
sedikit. Sisanya dikeluarkan melalui usus (30%) dan ginjal (70%). Tingginya
kadar asam urat dalam darah disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan
ekskresi di ginjal sedikit.
Asam urat berlebih itu berpadu
dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak persendian.
Terbentuklah endapan yang disebut topus. Akibatnya terjadi peradangan-biasa
disebut arthritis gout-akut yang ditandai rasa nyeri di persendian seperti pada
lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan tangan.
Gejala Penyakit Asam Urat
Setiap orang yang mengidap
penyakit, tentu akan memiliki gejala tertentu. Begitupun juga dengan penyakit
asam urat yang mana terdapat beberapa gejala tertentu. Adapun gejala-gejala
tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu informasi penting untuk mengenalinya
sejak dini. Dengan mengenalinya sejak awal, maka bisa dilakukan langkah
preventif ataupun pengobatan yang tepat. (Baca Gejala Asam Urat Dan Cara
Mengatasinya Dengan Tepat)
Ada beragam pendapat dan
informasi tentang apa saja gejala dari penyakit ini, berikut adalah di
antaranya :
- Sering mengalami nyeri sendi : penyakit asam urat memang biasanya menyerang bagian sendi, baik itu pada bagian kaki, pergelangan tangan, pergelangan kaki, sikut, lutut dan persendian lainnya.
- Terjadi peradangan dan memar : bagian sendi yang mulanya terasa sakit itu kemudian menjadi bengkak, dan memerah.
- Terjadi penurunan mobilitas sendi : ini terjadi ketika penyakit ini sudah memasuki tahapan selanjutnya yang lebih parah.
Perkembangan gejala penyakit ini
sangat cepat dan bisa memburuk dalam beberapa jam pertama. Nyeri sendi bisa
berlangsung selama 3-10 hari. Nyeri akan segera diikuti adanya pembengkakan yang
disertai rasa seperti panas terbakar dan kulit kemerahan. Kondisi ini membuat
penderita mengalami kesulitan bergerak karena sendi-sendi menjadi kaku disertai
nyeri yang hebat.
Manifestasi lain biasanya berupa
tofi. Tofi adalah benjolan-benjolan kecil berwarna putih yang biasanya terdapat
di daun telinga, dan jari-jari tangan atau kaki.
Saat gejala mulai menurun,
bengkak pada persendian perlahan mulai menghilang. Pembengkakan ini akan
meninggalkan bekas berupa kulit seperti bersisik, mengelupas, dan terasa gatal.
Pengobatan Asam Urat
Jika masih ringan, penyakit ini
biasanya bisa reda dengan sendirinya. Namun untuk mencegah memburuknya penyakit
dan mencegah komplikasi penyakit yang lebih berat, penanganan yang tepat harus
dilakukan.
Karena pada dasarnya penyakit ini
tidak bisa disembuhkan, pengobatan hanya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit
dan peradangan serta mengontrol kadar asam urat di dalam darah untuk mencegah
terjadinya komplikasi.
Ada beberapa cara mengobati asam
urat yang bisa anda lakukan. Hal ini sangat tergantung dari tingkat keparahan
penyakit yang anda derita.
1. Pengobatan Asam Urat Secara Medis
Ceritakan pada dokter
gejala-gejala yang anda alami seperti di persendian mana anda merasakan nyeri,
sejak kapan dan seberapa sering anda mengalami nyeri, dan hal-hal lain yang
diperlukan. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan anda benar
menderita penyakit asam urat. Jika diperlukan pemeriksaan laboratorium juga
dilakukan.
Setelah dipastikan anda menderita
penyakit asam urat, dokter akan memberikan penanganan yang diperlukan. Jika
dibutuhkan terapi dengan obat asam urat, beberapa obat berikut lazim digunakan
:
Untuk membantu menghilangkan
gejala, obat-obat penghilang rasa sakit (analgetic) dan antiradang (anti
inflamasi) berikut lazim digunakan : NSAID (ibuprofen, naproxen, celecoxib,
piroxicam, diclofenac, asam mefenamat, dan nsaid lainnya), kortikosteroid, dan
colchicine. Salah satu merk obat yang mengandung asam mefenamat misalnya
mefinal.
Untuk membantu menurunkan kadar
asam urat dalam darah : allopurinol atau Probenecid.
2. Metode Pengobatan Asam Urat Alami
Jika penyakit ini masih taraf
ringan, anda bisa memilih pengobatan asam urat secara alami. Pengobatan secara
alami ini memiliki kelebihan dibanding dengan metode lainnya, bahkan ini lebih
disarankan oleh para ahli. Pengobatan secara alami bisa dilakukan dengan
mengonsumsi atau menggunakan beberapa bahan alami dan aman. Beberapa cara
pengobatan asam urat secara alami yang bisa dilakukan :
- Banyak minum air putih
- Perbanyak vitamin C
- Konsumsi cuka madu
- Konsumsi jus lemon atau buah cherry
- Pilih makanan bersifat basa
- Obati dengan obat herbal asam urat. Produk-produk obat herbal asam urat itu biasanya mengandung ekstrak Sambiloto (Andrografis paniculata), Temulawak (Curcuma xanthorriza), Tempuyung (Sunchus arvensis), Lada (Piper nigrum) dan Rumput teki (Cyperus rotundus).
Pencegahan
Obat-obatan memang sangat
membantu penanganan penyakit ini, tetapi obat-obatan hanya bisa mengurangi
gejala dan mengontrol kadar asam urat dalam darah, namun tidak menyembuhkan.
Cara terbaik untuk menghindari
penyakit ini dan mencegah terjadinya komplikasi adalah dengan cara hidup sehat.
Berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan :
1. Membatasi asupan makanan
tinggi purin
Makanan-makanan seperti jeroan,
ikan sarden, daging merah (daging sapi, babi dan kambing), dan makanan laut
(tuna, udang, kerang dan lobster) dibatasi maksimal 113 - 170 gr/hari. Batasi
juga konsumsi sayur-sayuran seperti daun singkong, bayam, kangkung dan melinjo
karena kandungan purin pada sayuran ini cukup tinggi. Kacang-kacangan juga
diketahui mengandung purin yang tinggi sehingga sebaiknya juga dibatasi.
2. Makanan yang mengandung asam
lemak jenuh yang tinggi
Makanan yang digoreng, bersantan,
berisi margarine atau mentega sebaiknya dihindari karena asam lemak jenuh bisa
menurunkan kemampuan ginjal mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh. Konsumsi
lemak sebaiknya tidak lebih dari 15 % dari total kalori.
3. Kurangi asupan karbohidrat
sederhana
Makanan yang mengandung
karbohidrat sederhana, seperti roti putih, kue, permen, dan makanan yang
mengandung pemanis fruktosa, sebaiknya dikurangi. Sangat dianjurkan untuk
memilih jenis karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi tidak
kurang dari 100 gram per hari.
4. Sebaiknya anda tidak
mengkonsumsi alkohol
Sebaiknya jangan mengkonsumsi
minuman beralkohol terutama bir karena alkohol akan meningkatkan kadar asam
laktat dalam darah. Asam laktat menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.
5. Batasi asupan makanan yang
mengandung protein hewani yang tinggi
Makanan seperti hati, otak, paru
dan limpa sebaiknya dibatasi. Karena protein hewani dapat meningkatkan kadar
asam urat dalam darah. Asupan protein yang baik adalah protein nabati, misalnya
yang berasal dari susu, keju dan telur dengan jumlah berkisar antara 50 - 70
gram / hari 0.8 - 1 gram / kg BB / hari.
6. Asupan cairan yang cukup
Sangat disarankan bagi anda untuk
mengkonsumsi cairan minimal 2.5 liter atau 10 gelas sehari. Konsumsin cairan
yang cukup akan membantu proses pembuangan asam urat melalui urin. Cairan tidak
harus air putih, tetapi bisa berupa teh, kopi, atau buah-buahan yang mengandung
air yang banyak misalnya semangka, melon, blewah, nanas, belimbing, dan jambu
air. Harus diingat tidak semua buah-buahan baik bagi penderita penyakit ini.
Buah-buahan seperti alpukat dan durian sebaiknya dibatasi karena buah-buahan
ini mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
Penyakit asam urat adalah
penyakit yang sangat berkaitan dengan gaya hidup. Oleh karena itu cara
mengatasinya selalu berkaitan dengan mengubah pola hidup kita. Dengan sedini
mungkin membiasakan pola hidup sehat, akan meminimalisir seseorang menderita
penyakit ini.
NUTRILITE Glucosamine with Boswellia
Nutrilite NUTRILITE Glucosamine
with Boswellia Untuk Kesehatan Tulang & Sendi. Mengapa Memilih Vitamin
Tulang & Sendi dan Suplemen Tulang
& Sendi, Suplemen Radang sendi yang aman, Vitamin Radang sendi yang bagus
dari NUTRILITE™ .
Radang sendi seringkali menjadi
masalah yang dijumpai pada orang lanjut usia, namun mungkin sekali terjadi pada
usia muda dengan aktivitas beban yang berat. NUTRILITE™ Glucosamine with
Boswellia adalah salah satu solusi untuk masalah ini. Mengandung glucosamine
HCl dilengkapi dengan ekstrak boswellia untuk membantu menjaga kesehatan sendi dan
mencegah peradangan sendi.
Isi: 150 kapsul
Manfaat Produk NUTRILITE
Glucosamine with Boswellia
- menyediakan glucosamine HCL, yaitu bentuk molekul lebih stabil dan memiliki kandungan glucosamine aktif yang lebih tinggi dibandingkan dengan glucosamine sulfat sehingga lebih efektif dan efisien
- tambahan ekstrak tanaman herbal boswellia sebagai anti inflamasi (radang) serta akan membantu fungsi normal jaringan ikat dan struktur persendian
- diperkaya konsentrat ceri acerola dan citrus akan menambah manfaat fitonutrisi dalam produk ini
Dosis dan Penggunaan
- usia 12 tahun ke atas
- orang yang ingin menjaga kesehatan sendi
- orang yang mempunyai aktivitas berat
- orang lanjut usia
- penderita obesitas
Untuk informasi lebih lanjut dan
info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Terimakasih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar