Kamis, 25 April 2019

MENJAGA TUMBUH KEMBANG YANG OPTIMAL PADA ANAK



Semua orang tua sudah pasti ingin punya anak yang sehat dan punya tumbuh kembang optimal serta sesuai usianya. Untuk mencapai ini, keluarga punya peran penting.
Ada tiga pilar yang menyokong dan sangat penting bagi pertumbuhan si kecil. Yakni, nutrisi, stimulasi dan kasih sayang orang tua. Kemudian ada lagi tambahan berupa 'perlindungan' untuk si kecil.
perlindungan atau cara orang tua melindungi anaknya dari penyakit, cedera dan polusi. Perlindungan dari orang tua mencakup pemenuhan nutrisi juga imunisasi dan 'menyediakan' lingkungan yang bersih untuk anak.

Lalu, peran keluarga seperti apa sih yang bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil? Yang pertama, semuanya bermula sejak anak dalam kandungan. Tentu yang paling utama diperlukan nutrisi. Nah, peran bunda sudah pasti dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Sedangkan ayah berperan mendukung dan menyediakan kebutuhan bunda saat hamil.
stimulasi sangat berpengaruh pada otak, jadi anak akan melihat mendengar, meniru, mengerti dan mengulang apa yang kita lakukan.

Kemudian berikan kasih sayang, dipeluk, dicium, diberi pujian, diberi tepuk tangan, atau bahkan diberi hadiah akan membentuk rasa aman dan percaya diri pada anak.
Lingkungan yang bersih dan sehat juga sangat memengaruhi tumbuh kembang anak secara positif. Untuk itu, orang tua perlu banget memastikan lingkungan keluarga bersih dan sehat

Orangtua perlu menyadari bahwa perkembangan anak dimulai sejak dini. Salah satu cara untuk memaksimalkan perkembangannya adalah dengan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Dukungan untuk kepintaran akal, fisik, sosial Ada hal sederhana yang dapat dilakukan orangtua untuk mendukung perkembangan akal anak. Salah satunya adalah dengan memenuhi asupan nutrisi berikut :
1. Asam Lemak Esensial (Omega 3 & 6)
DHA (Docosehaxaenoic Acid) dan AA (Arachidonic Acid) adalah bagian dari rantai panjang asam lemak esensial Omega 3 dan Omega 6, berturut-turut. Asam lemak Omega 3 (Asam alfa-linolenat) dan Omega 6 (Asam Linoleat) penting untuk proses mengamati dan berpikir si kecil dan tidak dapat dihasilkan tubuh. Anda bisa mendapatkannya dari sarden, tongkol, salmon, tuna, udang, kerang, kacang kenari, dan minyak zaitun.

2. Kolin
Kolin adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan fungsi daya ingat. Selain itu, kolin membantu proses komunikasi otak dengan organ-organ lain di tubuh. Sumber makanan yang mengandung kolin antara lain telur, susu yang difortifikasi, brokoli, kubis, kembang kol, tahu, yoghurt, dan daging sapi tanpa lemak.

3. Zat besi
Zat besi juga unsur paling penting dalam menjaga dan meningkatkan aktivitas saraf. Selain itu, zat besi membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf. Makanan sumber zat besi antara lain daging sapi, daging kambing, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

4. Vitamin A
Vitamin A dibutuhkan untuk mendukung fungsi penglihatan, pertumbuhan tulang, dan membantu melindungi tubuh dari infeksi. Anak usia 1-3 tahun membutuhkan asupan vitamin A 400 mikrogram per hari (AKG, 2013). Pastikan si kecil mengonsumsi wortel, bayam, ubi, dan paprika merah untuk mendapat asupan vitamin A yang cukup.

Dukungan untuk kepintaran fisik
Sementara untuk kepintaran fisik, orangtua dapat mendukung perkembangannya dengan memenuhi kebutuhan protein dan alpha-lactalbumin.

1. Protein
Setiap sel di tubuh memerlukan protein. Bagi anak usia dini, sebanyak 10 persen tenaganya bersumber dari protein. Oleh karena itu, protein merupakan komponen esensial yang akan membantu si kecil tumbuh aktif. Sumber protein terbaik untuk si kecil yaitu daging sapi, daging unggas, kuning telur, susu, dan kacang – kacangan.

2. Alpha-lactalbumin
alpha-lactalbumin adalah protein whey yang terdiri dari sekitar 20 persen dari total kandungan protein yang mudah dicerna.  Dapat meningkatkan penyerapan mineral dan menstimulasi fungsi daya tahan tubuh dan memiliki efek prebiotik, alpha-lactalbumin banyak terkandung di daging, unggas, ikan, telur, dan susu yang difortifikasi.

Dukungan untuk kepintaran sosial
Kecerdasan yang terakhir dan tak kalah penting adalah kecerdasan sosial. Orangtua memainkan peranan yang begitu besar dalam mendukung perkembangannya. Caranya, ajarkan anak secara langsung atau berikan contoh bagaimana untuk berhadapan dengan orang lain.

NUTRILITE CHEWABLE IRON


Untuk menunjang pertumbuhan otak anak, dibutuhkan zat besi yang berperan untuk pembentukan sel saraf dan membantu kecerdasan. Untuk memastikan kecukupan zat besi pada anak Anda, berikan Nutrilite Chewable Iron yang terbuat dari ferrous lactate dengan rasa vanilla yang disukai anak-anak. Chewable Iron menyediakan 3,67 mg zat besi per tabletnya.

Isi: 80 tablet

Manfaat Produk
  • menyediakan zat besi dalam jumlah cukup dan aman bagi anak, yaitu 3,67 mg per tabletnya
  • zat besi dipelukan anak untuk proses pembentukan sel darah merah dan otot yang sehat, transportasi dan penyimpanan oksigen, pembentukan energi dan protein, menunjang kesehatan sel saraf, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta membantu kecerdasan anak
  • berbahan dasar ferrous lactate, yang mudah diserap dan dicerna tubuh
  • tersedia dalam bentuk tablet kunyah dengan vanila, sangat disukai anak-anak
  • tanpa perasa, pewarna maupun pengawet buatan, sehingga aman dikonsumsi anak-anak setiap hari

Dosis dan Penggunaan
  1. anak-anak usia 1 tahun keatas
  2. dewasa yang sulit menelan tablet

Dosis Anjuran: 1-3 x 1 tablet per hari, setelah makan


Untuk informasi lebih lanjut dan untuk info pembelian produk hubungi :
Tlp.0856-9281-9898

Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar