Angka kematian akibat penyakit
tidak menular terus meningkat. Serangan jantung menjadi salah satu ancaman
tertinggi.
Mungkin selama ini Anda mengira
gejala penyakit jantung, entah untuk serangan jantung, gangguan irama jantung,
atau gagal jantung itu sama semua. Padahal tidak semua gejala awal penyakit
jantung itu sama, apalagi untuk pria dan wanita.
Penyakit jantung adalah berbagai
kondisi yang menggambarkan terjadinya gangguan pada jantung. Jadi secara tidak
langsung, kondisi ini hanya merujuk pada serangkaian masalah yang menyerang
jantung saja.
Ada beberapa jenis penyakit
jantung yang mungkin sering dikira sama. Di antaranya adalah:
1. Cacat jantung bawaan
Congenital heart disease atau
penyakit cacat jantung bawaan adalah penyakit jantung yang sudah ada sejak
lahir. Kondisi ini bisa ditandai dengan :
- cacat septum, yakni adanya lubang di antara dua bilik jantung
- obstruksi, yakni aliran dari yang berasal dari bilik jantung terhambat sebagian atau seluruhnya
- cyanosis, yakni gangguan pada aliran darah di jantung sehingga pasokan oksigen berkurang.
2. Aritmia
Aritmia adalah kelainan jantung
yang ditandai dengan detak dan ritme jantung yang tidak teratur. Mulai dari
detak jantung yang terlalu cepat (tachycardia), terlalu lambat (bradycardia),
terlalu awal (kontraksi prematur), serta tidak teratur (fibrilasi).
3. Lemah jantung
Kardiomiopati atau lemah jantung
adalah kondisi yang terjadi ketika jantung melemah sehingga sulit untuk bekerja
dengan baik. Penyebabnya otot-otot jantung mengalami gangguan seperti otot yang
menebal, melebar, dan sebagainya.
4. Penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner (PJK)
adalah kondisi saat arteri koroner pada jantung menyempit akibat adanya
penumpukan plak. Akhirnya, nutrisi dan oksigen yang diperoleh jantung akan
lebih sedikit.
5. Gagal jantung
Gagal jantung adalah istilah
untuk menggambarkan ketika jantung tidak mampu berfungsi dengan baik untuk
memompa darah ke sekujur tubuh. Kondisi ini terjadi saat aliran darah menuju
jantung melambat, karena jumlah darah yang tidak mencukupi.
Apa saja tanda dan gejala
penyakit jantung?
Kenali gejala awal penyakit
jantung yang harus disadari
Seperti yang telah Anda ketahui
sebelumnya, penyakit jantung terbagi menjadi beberapa jenis. Oleh karena itu,
tanda dan gejala penyakit jantung juga akan berbeda-beda tergantung
penyakitnya. Namun, ada sejumlah gejala awal penyakit jantung yang umum
terjadi.
Jika Anda mengalami satu atau
beberapa tanda yang mengkhawatirkan, segera hubungi dokter. Beberapa gejala
awal penyakit jantung adalah :
1. Nyeri dada
Nyeri dada atau angina adalah
gejala awal penyakit jantung yang cukup mengkhawatirkan karena bersifat nyeri
dan rasa tidak nyaman pada dada. Biasanya gejala ini terjadi saat otot-otot
jantung tidak memperoleh cukup darah yang kaya dengan oksigen.
Tidak hanya pada dada, nyeri yang
dirasakan juga bisa menjalar hingga ke lengan, leher, bahu, rahang, hingga
punggung. Rasa nyeri ini bisa berlangsung selama beberapa hari ataupun minggu.
Namun, tingkat keparahan nyeri bisa berbeda-beda tergantung seberapa banyak plak
yang menumpuk di arteri koroner jantung.
2. Detak jantung tidak teratur
Palpitasi atau dikenal sebagai
detak jantung yang tidak teratur adalah gejala yang sangat umum terjadi, tapi
juga bisa menandakan gejala awal penyakit jantung. Banyak orang yang mengalami
palpitasi merasakan bahwa detak jantungnya berhenti sebentar, tapi kemudian
dilanjutkan kembali dengan irama yang kencang.
Sebagian besar orang yang
mengalami palpitasi jantung memiliki aritmia atau detak jantung yang tidak
normal. Ini tergantung dari jenis aritmia yang Anda diderita. Jika detak
jantung yang tak teratur memang berujung pada penyakit jantung, biasanya akan
disertai dengan tanda lainnya. Mulai dari pusing, nyeri dada, sesak napas,
hingga tubuh terasa goyah.
4. Sesak napas
Selain terjadi pada penyakit
paru, sesak napas adalah salah satu gejala yang juga sering terjadi sebagai
gejala awal penyakit jantung. Pasalnya, fungsi jantung yang tidak normal lagi
bisa berdampak pada kelancaran aliran darah Anda. Aliran darah yang kurang
lancar ini akan rentan membuat Anda sesak napas karena kurangnya oksigen.
Misalnya pada pasien gagal
jantung yang sering mengalami sesak napas, terutama saat sedang berbaring.
Penderitanya juga bisa bangun tiba-tiba di malam hari akibat sesak napas, dalam
istilah medis kondisi ini disebut dengan nocturnal dyspnea.
Masalah lainnya pada jantung,
seperti penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner, juga ditandai
dengan gejala sesak napas.
Sesak napas gejala penyakit
jantung biasanya mungkin terjadi bersamaan dengan nyeri dada. Jadi bisa
dikatakan bahwa sesak napas adalah salah satu pertanda medis yang tidak bisa
dianggap sepele dan butuh perawatan segera dari dokter.
4. Pusing
Pusing adalah kondisi yang
dirasakan seseorang ketika diserang sensasi seperti akan pingsan, kepala terasa
berat (atau justru melayang), badan lemas, dan penglihatan yang semakin kabur.
Terkadang pusing berkaitan dengan
gejala awal penyakit jantung.
Misalnya penyakit aritmia jantung, gagal jantung,
jantung koroner, dan lain sebagainya.
Itu sebabnya, Anda disarankan
untuk tidak menyepelekan pusing yang Anda alami. Terutama jika kondisi ini
terjadi dalam waktu yang cukup lama. Ada baiknya untuk segera lakukan
pemeriksaan lanjutan dengan dokter Anda.
5. Kehilangan kesadaran tiba-tiba
Kehilangan kesadaran tiba-tiba
atau disebut juga pingsan termasuk salah satu gejala penyakit jantung yang
kerap kali terjadi. Biasanya, pingsan tidak menandakan adanya masalah medis
serius.
Namun, pada beberapa kondisi yang
disertai dengan munculnya gejala lain yang tidak normal, pingsan bisa
menunjukkan kondisi kesehatan yang berbahaya dan mengancam tubuh. Jadi, penting
untuk mencari tahu apa penyabab Anda tiba-tiba hilang kesadaran.
6. Badan lemas
Lemas adalah ketidakmampuan tubuh
untuk melakukan fungsi dan tugasnya seperti biasa. Orang dengan kondisi ini
dianjurkan untuk banyak tidur dan istirahat guna memulihkan kembali energinya.
Namun, dalam kondisi yang tidak
biasanya, kelelahan juga bisa menjadi gejala awal penyakit jantung maupun
menunjukkan adanya kelainan pada sistem organ tubuh lainnya.
Sleep apnea, restless leg
syndrome, dan insomnia bisa menjadi beberapa faktor risiko dan gangguan umum
yang mengarah pada penyakit jantung. Sama seperti pusing, kelelahan yang
terjadi dalam waktu lama butuh pemeriksaan medis untuk segera diketahui
penyebabnya.
Mengandung Vitamin E, Salmon oil,
dan Fish oil
2 asam lemak esensial omega 3,
EPA (Eicosapentanoic Acid) dan DHA (Docosahexanoic Acid) yang berasal dari ikan
salmon perairan Norwegia, Atlantik Utara yang bebas pencemaran yang dapat
membantu memelihara kesehatan
Isi: 90 softgel
Manfaat
- kandungan asam lemak omega 3 memperlambat terjadinya pembekuan darah, membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsà normal otak, mata, saraf dan sendi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta memiliki efek anti radang
- asam lemak omega 3 juga mempertahankan tekanan darah, kadar kolesterol dan trigliserida untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah
- kandungan Vitamin E yang merupakan antioksidan membantu mempertahankan kualitas dari minyak ikan
Dosis / Anjuran / Saran
- usia 18 tahun ke atas
- usia lanjut
- bagi yang ingin menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah
Untuk informasi lebih lanjut dan
info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898
Terimakasih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar