Rabu, 17 April 2019

MENGETAHUI GEJALA TERKENA SERANGAN JANTUNG



Angka kematian akibat penyakit tidak menular terus meningkat. Serangan jantung menjadi salah satu ancaman tertinggi.
Mungkin selama ini Anda mengira gejala penyakit jantung, entah untuk serangan jantung, gangguan irama jantung, atau gagal jantung itu sama semua. Padahal tidak semua gejala awal penyakit jantung itu sama, apalagi untuk pria dan wanita.

Penyakit jantung adalah berbagai kondisi yang menggambarkan terjadinya gangguan pada jantung. Jadi secara tidak langsung, kondisi ini hanya merujuk pada serangkaian masalah yang menyerang jantung saja.

Ada beberapa jenis penyakit jantung yang mungkin sering dikira sama. Di antaranya adalah:

1. Cacat jantung bawaan
Congenital heart disease atau penyakit cacat jantung bawaan adalah penyakit jantung yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini bisa ditandai dengan :
  • cacat septum, yakni adanya lubang di antara dua bilik jantung
  • obstruksi, yakni aliran dari yang berasal dari bilik jantung terhambat sebagian atau seluruhnya
  • cyanosis, yakni gangguan pada aliran darah di jantung sehingga pasokan oksigen berkurang.

2. Aritmia
Aritmia adalah kelainan jantung yang ditandai dengan detak dan ritme jantung yang tidak teratur. Mulai dari detak jantung yang terlalu cepat (tachycardia), terlalu lambat (bradycardia), terlalu awal (kontraksi prematur), serta tidak teratur (fibrilasi).

3. Lemah jantung
Kardiomiopati atau lemah jantung adalah kondisi yang terjadi ketika jantung melemah sehingga sulit untuk bekerja dengan baik. Penyebabnya otot-otot jantung mengalami gangguan seperti otot yang menebal, melebar, dan sebagainya.

4. Penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner (PJK) adalah kondisi saat arteri koroner pada jantung menyempit akibat adanya penumpukan plak. Akhirnya, nutrisi dan oksigen yang diperoleh jantung akan lebih sedikit.

5. Gagal jantung
Gagal jantung adalah istilah untuk menggambarkan ketika jantung tidak mampu berfungsi dengan baik untuk memompa darah ke sekujur tubuh. Kondisi ini terjadi saat aliran darah menuju jantung melambat, karena jumlah darah yang tidak mencukupi.

Apa saja tanda dan gejala penyakit jantung?
Kenali gejala awal penyakit jantung yang harus disadari
Seperti yang telah Anda ketahui sebelumnya, penyakit jantung terbagi menjadi beberapa jenis. Oleh karena itu, tanda dan gejala penyakit jantung juga akan berbeda-beda tergantung penyakitnya. Namun, ada sejumlah gejala awal penyakit jantung yang umum terjadi.

Jika Anda mengalami satu atau beberapa tanda yang mengkhawatirkan, segera hubungi dokter. Beberapa gejala awal penyakit jantung adalah :

1. Nyeri dada
Nyeri dada atau angina adalah gejala awal penyakit jantung yang cukup mengkhawatirkan karena bersifat nyeri dan rasa tidak nyaman pada dada. Biasanya gejala ini terjadi saat otot-otot jantung tidak memperoleh cukup darah yang kaya dengan oksigen.

Tidak hanya pada dada, nyeri yang dirasakan juga bisa menjalar hingga ke lengan, leher, bahu, rahang, hingga punggung. Rasa nyeri ini bisa berlangsung selama beberapa hari ataupun minggu. Namun, tingkat keparahan nyeri bisa berbeda-beda tergantung seberapa banyak plak yang menumpuk di arteri koroner jantung.

2. Detak jantung tidak teratur
Palpitasi atau dikenal sebagai detak jantung yang tidak teratur adalah gejala yang sangat umum terjadi, tapi juga bisa menandakan gejala awal penyakit jantung. Banyak orang yang mengalami palpitasi merasakan bahwa detak jantungnya berhenti sebentar, tapi kemudian dilanjutkan kembali dengan irama yang kencang.

Sebagian besar orang yang mengalami palpitasi jantung memiliki aritmia atau detak jantung yang tidak normal. Ini tergantung dari jenis aritmia yang Anda diderita. Jika detak jantung yang tak teratur memang berujung pada penyakit jantung, biasanya akan disertai dengan tanda lainnya. Mulai dari pusing, nyeri dada, sesak napas, hingga tubuh terasa goyah.

4. Sesak napas
Selain terjadi pada penyakit paru, sesak napas adalah salah satu gejala yang juga sering terjadi sebagai gejala awal penyakit jantung. Pasalnya, fungsi jantung yang tidak normal lagi bisa berdampak pada kelancaran aliran darah Anda. Aliran darah yang kurang lancar ini akan rentan membuat Anda sesak napas karena kurangnya oksigen.

Misalnya pada pasien gagal jantung yang sering mengalami sesak napas, terutama saat sedang berbaring. Penderitanya juga bisa bangun tiba-tiba di malam hari akibat sesak napas, dalam istilah medis kondisi ini disebut dengan nocturnal dyspnea.
Masalah lainnya pada jantung, seperti penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner, juga ditandai dengan gejala sesak napas.
Sesak napas gejala penyakit jantung biasanya mungkin terjadi bersamaan dengan nyeri dada. Jadi bisa dikatakan bahwa sesak napas adalah salah satu pertanda medis yang tidak bisa dianggap sepele dan butuh perawatan segera dari dokter.

4. Pusing
Pusing adalah kondisi yang dirasakan seseorang ketika diserang sensasi seperti akan pingsan, kepala terasa berat (atau justru melayang), badan lemas, dan penglihatan yang semakin kabur.
Terkadang pusing berkaitan dengan gejala awal penyakit jantung. 

Misalnya penyakit aritmia jantung, gagal jantung, jantung koroner, dan lain sebagainya.
Itu sebabnya, Anda disarankan untuk tidak menyepelekan pusing yang Anda alami. Terutama jika kondisi ini terjadi dalam waktu yang cukup lama. Ada baiknya untuk segera lakukan pemeriksaan lanjutan dengan dokter Anda.

5. Kehilangan kesadaran tiba-tiba
Kehilangan kesadaran tiba-tiba atau disebut juga pingsan termasuk salah satu gejala penyakit jantung yang kerap kali terjadi. Biasanya, pingsan tidak menandakan adanya masalah medis serius.
Namun, pada beberapa kondisi yang disertai dengan munculnya gejala lain yang tidak normal, pingsan bisa menunjukkan kondisi kesehatan yang berbahaya dan mengancam tubuh. Jadi, penting untuk mencari tahu apa penyabab Anda tiba-tiba hilang kesadaran.

6. Badan lemas
Lemas adalah ketidakmampuan tubuh untuk melakukan fungsi dan tugasnya seperti biasa. Orang dengan kondisi ini dianjurkan untuk banyak tidur dan istirahat guna memulihkan kembali energinya.
Namun, dalam kondisi yang tidak biasanya, kelelahan juga bisa menjadi gejala awal penyakit jantung maupun menunjukkan adanya kelainan pada sistem organ tubuh lainnya.

Sleep apnea, restless leg syndrome, dan insomnia bisa menjadi beberapa faktor risiko dan gangguan umum yang mengarah pada penyakit jantung. Sama seperti pusing, kelelahan yang terjadi dalam waktu lama butuh pemeriksaan medis untuk segera diketahui penyebabnya.

Nutrilite Salmon Omega-3


Mengandung Vitamin E, Salmon oil, dan Fish oil
2 asam lemak esensial omega 3, EPA (Eicosapentanoic Acid) dan DHA (Docosahexanoic Acid) yang berasal dari ikan salmon perairan Norwegia, Atlantik Utara yang bebas pencemaran yang dapat membantu memelihara kesehatan

Isi: 90 softgel

Manfaat
  • kandungan asam lemak omega 3 memperlambat terjadinya pembekuan darah, membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsí normal otak, mata, saraf dan sendi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta memiliki efek anti radang
  • asam lemak omega 3 juga mempertahankan tekanan darah, kadar kolesterol dan trigliserida untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah
  • kandungan Vitamin E yang merupakan antioksidan membantu mempertahankan kualitas dari minyak ikan


Dosis / Anjuran / Saran
  • usia 18 tahun ke atas
  • usia lanjut
  • bagi yang ingin menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah


Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar