Kanker ada dalam berbagai tipe,
namun semuanya serius dan mematikan. Kebanyakan bisa disembuhkan, tetapi
sekarang ini, masih banyak yang tidak ada obatnya. Sebagian besar kasus kanker
berkembang selama beberapa dekade, dan dapat dikaitkan dengan berbagai faktor
dalam hidup seseorang, seperti diet, genetik, dan lingkungan.
Kanker adalah penyakit akibat
pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel
kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh
lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.
Kanker sering dikenal oleh
masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah
segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan,
yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis
tumor ganas.
Kanker dapat menimpa semua orang,
pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering
menimpa orang yang berusia 40 tahun.
Umumnya sebelum kanker meluas
atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan
ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah
lanjut.
Beberapa faktor resiko penyakit
kanker mungkin di luar kendali manusia. Tetapi ada tindakan yang bisa dilakukan
untuk mengurangi resiko kanker diantaranya sebagai berikut :
1. Berhenti Merokok
Konsumsi tembakau adalah penyebab
penyakit kanker terbesar yang bisa dihindarkan. 22 persen kematian karena
kanker per tahunnya disebabkan oleh tembakau. Selain merokok, mengunyah
tembakau atau menghirupnya bisa menyebabkan kanker. Bahkan perokok pasif dewasa
juga terbukti bisa terkena kanker paru-paru.
2. Hati-hati Saat Berjemur Sinar
Matahari
Kanker kulit adalah salah satu
jenis kanker yang paling tinggi prevalensinya. Cara mencegahnya? Jangan
berjemur di bawah matahari saat intensitas ultra violet sedang tinggi, yakni
antara pukul 10 pagi hingga jam 4 sore. Lindungi bagian tubuh yang terkena
matahari dengan topi, pakaian, kacamata hitam dan gunakan krim pelindung.
3. Jangan Minum Alkohol Berlebihan
Menurut WHO, resiko kanker
bertambah seiring jumlah alkohol yang dikonsumsi. Alkohol adalah faktor resiko
bagi banyak jenis kanker, termasuk kanker rongga mulut, tenggorokan, pita
suara, kerongkongan, hati, usus, dan kanker payudara.
4. Hindari Polusi
Polusi lingkungan dengan bahan
kimia karsinogenik bertanggung jawab atas 4 persen dari kasus kanker, demikian
menurut WHO. Manusia juga bisa terekspos unsur karsinogen melalui makanan yang
terkontaminasi bahan kimia seperti aflatoksin atau dioksin. Polusi udara di
dalam ruangan dari asap batubara melipatgandakan resiko kanker paru-paru,
khususnya bagi perempuan yang tidak merokok.
5. Berolahraga dan Jaga Berat Badan
Ada korelasi antara kelebihan
berat badan serta obesitas dengan sejumlah tipe kanker. Kegiatan fisik secara
rutin dan menjaga berat badan yang ideal dengan pola makan yang sehat, akan
mampu mengurangi resiko kanker. Seperti misalnya dengan menyantap banyak buah
dan sayuran. Sebaliknya, konsumsi daging merah dan olahan bisa meningkatkan
resiko kanker usus.
6. Hindari Infeksi
Sekitar 22 persen kematian karena
kanker di negara berkembang disebabkan oleh penyebab penyakit infeksi. Virus
hepatitis B dan C menyebabkan kanker hati dan infeksi HPV menyebabkan kanker
leher rahim. Bakteri helicobacter pylori (foto) meningkatkan resiko terkena
kanker lambung.
7. Deteksi Dini Kanker
Beberapa jenis kanker bisa
dideteksi sebelum gejalanya terasa. Karena itu rajinlah memeriksa diri sendiri,
misalnya untuk kulit dan payudara. Deteksi kanker dini bisa membantu mengenali
dan memudahkan penanganan beberapa jenis kanker di fase awal.
NUTRISI HERBAL UNTUK PENGOBATAN
SAKIT KANKER
Hal utama yang perlu diperhatikan
Untuk Pengobatan Sakit Kanker adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap
hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan,
makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu
harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen
alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran
yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran
serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Pengobatan Sakit Kanker Paru-Paru saja
tetapi juga untuk memperbaiki gangguan
fungsi organ tubuh lainnya.
Fungsi utama S.Lutena adalah
memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh
agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ
tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.
APA ITU S.LUTENA?
S.LUTENA NUTRISI HERBAL MEMBANTU
PENGOBATAN SAKIT KANKER
S.LUTENA merupakan nutrisi
kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh
dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa
membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama
tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali
muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam
s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus
maupun karena suatu penyakit tertentu.
Manfaat S.Lutena Secara Umum
adalah :
- Detoksifikasi
- Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
- Pembersih Darah
- Antioksidan
TIAP BOTOL S.LUTENA BERISI 100
KAPSUL.
Komposisi: refined fish oil
(mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry,
gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung
lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6,
B12. Manfaat S.LUTENA Untuk Sakit Kanker Paru-Paru
Untuk informasi lebih lanjut dan
untuk info pembelian produk hubungi :
Tlp.0856.9281.9898
Web : herbaljepang.com
Terimakasih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar