Rabu, 15 Mei 2019

CARA MEMPERBAIKI MAKULA LUTEA



Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penurunan penglihatan pusat, yaitu kemampuan Anda memandang lurus ke depan. Makula adalah suatu area kecil di tengah lapisan bagian dalam retina mata dengan jumlah sel batang dan kerucut terbanyak. Area ini berperan penting bagi manusia untuk bisa melihat dengan baik di kala terang maupun gelap. Penglihatan sisi (peripheral vision) tidak memiliki jumlah sel yang sama dengan makula sehingga menghasilkan penglihatan yang tidak fokus atau tidak tajam.

Makula membantu manusia lebih mandiri dan waspada terhadap benda atau keadaan di sekitar diri sendiri. Kondisi ini memengaruhi kemampuan membaca, menyetir, menulis, atau mengenali wajah seseorang, namun tidak berpengaruh kepada penglihatan sisi atau sekeliling. Selanjutnya, kondisi ini berkembang secara bertahap tergantung kepada tingkat keparahannya.
Degenerasi makula merupakan penyebab gangguan penglihatan paling umum di negara-negara maju. Di asia sendiri, sekitar 6 dari 100 orang ditemukan menderita degenerasi makula.

Diagnosis Degenerasi Makula
Degenerasi makula umumnya diketahui tanpa sengaja ketika penderita melakukan pemeriksaan mata. Jika penderita mengalami gejala AMD, maka dokter umum akan segera memberi rujukan kepada dokter spesialis mata.

Penglihatan penderita akan diperiksa dengan cara diminta melihat beberapa gambar yang memiliki garis vertikal maupun horizontal. Jika penderita menemukan adanya garis yang hilang atau terdistorsi, maka dokter akan melanjutkan dengan melakukan pemeriksaan pada bagian belakang mata dengan menggunakan mikroskop khusus. Dokter mungkin akan memotret retina mata untuk melihat jika terdapat perubahan yang menyerupai kondisi AMD kering atau basah.

Tes lain yang mungkin digunakan adalah tes tomografi koherensi ocular (ocular coherence tomography) dan fluorescein angiography jika penderita terbukti menderita AMD basah.

Ocular coherence tomography, tes ini dilakukan dengan menggunakan sinar cahaya khusus untuk memindai retina dan melihat gangguan pada makula secara lebih mendetail. Tes ini membantu menentukan jenis AMD yang diderita dan memantau perawatan yang sedang berlangsung.

Fluorescein angiography, tes ini dilakukan dengan cara menyuntikkan tinta berwarna kepada pembuluh darah di tangan untuk mengetahui jika terdapat kebocoran pembuluh darah pada penderita yang didiagnosis AMD basah. Pembuluh darah yang bocor dapat diketahui dari tinta yang muncul di area makula, sekaligus mengetahui tingkat keparahan kebocoran dan AMD pada penderita.

Gejala Degenerasi Makula
Degenerasi makula adalah penyakit progresif yang kondisinya akan memburuk seiring waktu meski penderita cenderung tidak merasakan sakit. Gejala AMD akan lebih mudah diketahui jika penyakit ini telah menyerang kedua mata. AMD yang menyerang satu mata tidak mudah dirasakan karena masih terbantu oleh mata lain yang normal.

Gejala awal AMD yang utama adalah memburuknya penglihatan pusat walau telah menggunakan kacamata. Penderita juga merasa kesulitan ketika mengenali tulisan, gambar, wajah dan ekspresi wajah orang lain.

AMD kering membutuhkan waktu 5-10 tahun sebelum menjadi mencapai tingkatan parah, sementara penderita AMD basah dapat kehilangan penglihatannya lebih cepat. Selain gejala awal, gejala yang mungkin dialami oleh penderita AMD kering adalah:

Warna terlihat kurang cerah.
Kesulitan beradaptasi dengan cahaya yang redup.
Penglihatan yang samar atau tidak jelas.
Sementara penderita AMD basah mungkin akan mengalami gejala tambahan berikut :
  • Adanya titik buta (blind spot) pada bidang penglihatan yang akan bertambah luas seiring bertambahnya sel-sel makula yang berdegenerasi.
  • Halusinasi visual pada penderita AMD yang parah, yaitu ketika penderita melihat gambar yang berbeda mulai dari gambar yang sederhana hingga yang rumit, umumnya gambar anak-anak dan binatang.
  • Distorsi visual garis (Garis lurus akan terlihat bergelombang)

Penyebab Degenerasi Makula
Penyebab degenerasi makula belum diketahui dengan pasti namun gejala-gejalanya selalu berkembang seraya usia bertambah.
Ada dua jenis utama degenerasi makula (AMD) dengan penyebab yang berbeda, yaitu degenerasi makula basah dan kering. AMD kering adalah jenis yang paling sering ditemui dan kemungkinan baru terdeteksi ketika penderita melakukan pemeriksaan mata. Namun, meskipun menyebabkan kondisi yang lebih parah, AMD basah lebih bisa di tangani.

Degenerasi makula kering/AMD kering.
AMD kering diawali dengan munculnya penumpukan zat sisa di bawah  retina yang disebut drusen. Penumpukan drusen yang semakin banyak akan berpengaruh pada penglihatan. Pada tahap lanjut, hal ini dapat menyebabkan degenerasi dan menipisnya sel yang berada di lapisan bagian luar retina (retinal pigment epithelium/RPE). RPE adalah sel yang menutrisi dan menjaga sel batang dan kerucut di lapisan bagian dalam retina.

Degenerasi makula basah/AMD basah.
Selain disebabkan oleh menurunnya kondisi RPE, kondisi ini juga disebabkan oleh tumbuhnya pembuluh darah baru yang rapuh dari pembuluh darah kecil yang terdapat di belakang lapisan makula. Pembuluh darah yang rapuh ini cenderung mudah bocor dan mengeluarkan darah dan cairan yang dapat merusak sel batang dan kerucut, serta menyebabkan jaringan parut di makula. AMD basah dapat mengganggu penglihatan pusat dalam waktu yang lebih cepat dari AMD kering, yaitu dalam kurun waktu minggu hingga bulan. Bahkan jika terjadi perdarahan, penglihatan dapat hilang secara tiba-tiba dalam hitungan jam atau hari saja.

Selain jenis kelamin wanita dan usia diatas 50 tahun, faktor risiko lain yang bisa memicu perkembangan degenerasi makula, antara lain :
  • Etnis Kaukasia (Kulit putih)
  • Perokok berat
  • Penderita obesitas
  • Penderita penyakit jantung
  • Penderita tekanan darah tinggi
  • Memiliki anggota keluarga penderita AMD
  • Sinar ultraviolet A dan B yang berasal dari matahari

Pencegahan Degenerasi Makula
Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko berkembangnya AMD basah maupun kering :
  • Menghentikan kebiasaan merokok.
  • Lindungi mata dari sinar ultraviolet dengan menggunakan kacamata surya dapat membantu memperlambat perkembangan kondisi ini.
  • Tes mata rutin dapat mendeteksi gejala gangguan mata lebih dini sehingga bisa diobati lebih awal.
  • Memulai kebiasaan makan yang sehat dengan diet makanan yang seimbang dan sesuai dengan kondisi tubuh. Perbanyak makanan yang mengandung antioksidan, ikan, buah, dan sayuran.
  • Dapatkan nutrisi tambahan dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin A, C, E, zinc, dan tembaga. Suplemen dalam jumlah yang cukup dan sesuai dapat membantu mengurangi risiko kehilangan penglihatan.


NUTRISI HERBAL UNTUK  PENYAKIT  MATA DEGENERASI MAKULA


Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan  Penyakit  Degenerasi Makula  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena  tidak hanya untuk  Pengobatan Degenerasi Makula    saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

S.LUTENA NUTRISI HERBAL PENGOBATAN  DEGENERASI MAKULA
S.Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.



KEUNGGULAN  S.LUTENA :
  • S.Lutena  aman terbebas dari pengaruh udara. Sehingga, tidak teroksidasi yang mengakibatkan fungsi anti oksidannya berkurang.
  • S.Lutena merupakan produk hasil kerja sama beberapa perusahaan farmasi ternama : – KEMIN IDUSTRY, Inc., membuat bahan baku “FloraGLO Lutein”, proses dipantenkan. – RIKEN VITAMIN Co., Ltd, membuat bahan baku ‘crocetin’. Perusahaan spesialis research & ektraksi pigmen warna dari bahan baku alami. – ALIMEN INDUSTRY Co., Ltd. – Zeria Pharmaceutical Co., Ltd.
  • Diproduksi dengan standar ISO9001 dan GMP
  • Mendapat sertifikat HALAL dari JMA (Japanese Muslim Assotiation)
  • Setiap dua tahun, sejak 1999, S.Lutena melakukan ‘self eliminate’ & upgread kualitas
  • FloraGLO Lutein dipantenkan di banyak negara: AS, Jepang, Australia, Uni Eropa (Finlandia, Jerman, Yunani, Perancis, Denmark, Inggris, Belanda, Swedia, Lexumbourg, Portugal, Itali, Belgia, Irlandia)
  • FloraGLO memperoleh sertifikat GRAS (Generally Recognized As Safe) yang berarti “Worldwide Recdivognition”
  • Berkat S.Lutena, Naturally Plus menjadi anggota NNFA JAPAN (National Nutritional Foods Assotiation of JAPAN
  • Direkomendasikan oleh JAPANESE ASOTIATION OF ADULT DISEASE
  • Mendapat peh3linghargaan “Gold Metal for First Consumption Brand 2004” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan “No. 1 Brand Consumption Assotiation, 2006” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan, “10 Best Health Supplement” pada Asia Pasific The Most Competitive Edge, 2006
  • No. 1 Anti Cancer-Food in Japan 

Manfaat  S.Lutena Secara Umum adalah :
  • Detoksifikasi
  • Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
  • Pembersih Darah
  • Antioksidan

MANFAAT  S.LUTENA UNTUK KESEHATAN
MATA
  1. Meningkatkan penglihatan
  2. Memperbaiki rabun senja
  3. Memperbaiki rabun jauh/dekat
  4. Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  5. Memperbaiki matakatarak
  6. Memperbaiki “floaters”
  7. Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  8. Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

TIAP BOTOL  S.LUTENA BERISI 100 KAPSUL.
Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Degenerasi Makula Bisa Disembuhkan Dengan S.LUTENA

Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898
Web : Herbaljepang.com

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar