Selasa, 07 Mei 2019

CARA MENGATASI KISTA TANPA OPRASI


Banyak orang mengira bahwa penyakit kista, miom, atau tumor merupakan hal yang sama. Padahal tidak demikian. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kista merupakan sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang abnormal dan menempel pada organ terdekat. 
Kista merupakan tumor jinak alias bukan kanker), maka penyakit kista tidak berbahaya. Umumnya, penyakit kista tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, bila dibiarkan berkembang lebih besar dapat menjadi parah.

Lalu, miom atau mioma (fibroid) merupakan tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di bagian mana saja pada rahim wanita. Penyebab miom di rahim ini tidak diketahui dengan jelas. Namun, beberapa faktor yang memengaruhi pembentukannya adalah hormon (estrogen dan progesteron) dan kehamilan pada wanita.

Terkadang, wanita tidak sadar di rahimnya mulai tumbuh miom karena tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, lama-kelamaan miom di rahim ini dapat menyebabkan perdarahan vagina, sakit perut, nyeri panggul, sering buang air kecil, dan ketidaknyamanan atau sakit saat berhubungan seks.

Sedangkan tumor umumnya mengacu pada sebuah massa yang tumbuh dalam tubuh. Tumor adalah massa jaringan yang tidak normal yang berisi padatan (daging) atau cairan. Jaringan yang tidak normal ini dapat berkembang di bagian mana saja dalam tubuh, seperti tulang, organ, dan jaringan lunak. Tumor dalam tubuh bisa memiliki sifat jinak (umumnya tidak berbahaya dan bukan kanker) atau ganas (kanker).

Tumor jinak biasanya hanya berada di satu tempat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Jika diobati, sebagian besar tumor jinak biasanya akan merespon dengan baik. Namun, jika tidak diobati, beberapa tumor yang berubah menjadi ganas, bisa tumbuh lebih besar sehingga menyebabkan masalah serius karena ukurannya. Tumor ganas juga sering ditandai sebagai bakal kanker.

Penyakit kista adalah kondisi yang disebabkan oleh benjolan berbentuk kapsul atau kantung dan terisi dengan cairan, semisolid, atau material gas, yang dapat muncul pada jaringan tubuh mana saja.
Ukuran benjolan bervariasi, mulai dari sangat kecil (mikroskopik) hingga sangat besar. Benjolan kista yang berukuran besar bisa menghimpit organ dalam yang berada di dekatnya. Tergantung pada lokasi, benjolan kista memiliki beberapa jenis umum, seperti :
  1. Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantung berisi cairan di dalam atau pada permukaan indung telur.
  2. Kista otak, bukan merupakan “tumor otak” karena tidak berasal dari jaringan otak.

Kista adalah kondisi yang umum dan bisa terjadi pada siapapun di usia berapapun tanpa pandang bulu. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Faktor-faktor risiko
Apa yang meningkatkan risiko saya untuk penyakit ini?
Ada beberapa faktor penyebab kista, salah satunya disebabkan oleh londisi genetik, cacat pada organ yang berkembang, infeksi, tumor dan obstruksi pada aliran cairan, minyak atau zat lainnya adalah faktor risiko penyebab kista. Berikut ini merupakan beberapa penyebab kista lainnya yang harus diketahui.

1. Usia
Menurut U.S National Library of Medicine (NLM), wanita yang berusia di antara usia pubertas sampai menopause menempati risiko paling tinggi untuk terkena di bagian ovarium, karena pada masa ini wanita masih mengalami periode menstruasi. Pada saat wanita mengalami menstruasi, munculnya benjolan cairan di ovarium bisa saja terbentuk. Ini bukan menjadi masalah selama benjolan di ovarium bisa hilang dengan sendirinya, tidak membesar, dan tidak menyebabkan gejala.

Kondisi penyebab kista ovarium jarang terjadi pada wanita setelah menopause. Namun, wanita yang sudah menopause dan mempunyai benjolan berisi cairan di ovarium mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker ovarium.

2. Kemoterapi dengan tamoxifen
Wanita penderita kanker payudara yang pernah menjalankan kemoterapi dengan tamoxifen memiliki risiko adanya benjolan di ovarium yang lebih tinggi. Tamoxifen dapat menyebabkan terbentuknya benjolan di ovarium Namun, benjolan berisi cairan ini dapat hilang setelah pengobatan selesai.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
Wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik mempunyai risiko benjolan di ovarium yang lebih tinggi. Sindrom ovarium polikistik terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup hormon bagi folikel dalam ovarium untuk melepaskan sel telur. Akibatnya, terbentuklah benjolan folikel. Sindrom ovarium polikistik juga dapat mengganggu produksi hormon pada wanita, sehingga banyak masalah yang dapat terjadi karena hal ini.

4. Endometriosis
Endometriosis terjadi saat bagian dari jaringan yang melapisi rahim (endometrium) terbentuk di bagian luar rahim, seperti pada tuba falopi, ovarium, kandung kemih, usus besar, vagina, atau rektum. Terkadang, kantung berisi darah (benjolan/fibroid) terbentuk pada jaringan ini. Benjolan berisi yang terbentuk karena endometriosis ini disebut dengan endometrioma. Benjolan ini dapat menyebabkan Anda merasa sakit saat berhubungan seksual dan selama periode menstruasi.

4. Obat penyubur kandungan
Obat penyubur kandungan biasanya dipakai untuk membantu Anda ovulasi (melepaskan sel telur). Seperti gonadotropin, clomiphene citrate, atau letrozole. Hal ini tentu dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh Anda. Sehingga, penggunaan obat penyubur kandungan juga dapat meningkatkan risiko adanya benjolan di ovarium, seringnya dalam jenis kista fungsional.

Mayoritas kondisi ini tidak memiliki gejala atau tanda-tanda. Malah kadang tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tanda atau ciri-ciri kista di organ internal tubuh, kemungkinan tidak menghasilkan gejala apapun jika benjolannya berukuran kecil. Apabila benjolannya membesar, menggantikan atau menekan organ lain atau membatasi aliran cairan pada jaringan seperti hati, pankreas atau organ lain, maka gejala yang terkait dapat muncul.

Ciri-ciri kista di payudara
Anda dapat memiliki satu atau beberapa benjolan di payudara dan dapat terjadi pada salah satu atau kedua payudara. Berikut ciri-ciri kista pada payudara :
ciri-ciri kista dapat ditemukan pada salah satu atau kedua payudara.
  • Benjolan yang lembut, mudah digerakkan, berbentuk bulat atau oval dengan tepi yang jelas.
  • Puting susu dapat terlihat bening, kuning atau cokelat tua.
  • Nyeri pada area benjolan.
  • Bertambahnya ukuran benjolan dan nyeri sebelum periode menstruasi.
  • Penurunan ukuran benjolan dan resolusi gejala lain setelah periode menstruasi.

Ciri-ciri di kulit
Kista kulit adalah benjolan berisi cairan yang berada di bawah kulit. Berikut merupakan ciri-ciri kista kulit :
  • Benjolan kecil dan bulat di bawah kulit, biasanya pada wajah, tubuh atau leher.
  • Komedo yang menyumbat pembukaan pada benjolan.
  • Zat kental, kuning, berbau busuk yang kadang keluar dari benjolan
  • Kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada area, jika meradang atau terinfeksi.

Ciri-ciri kista ovarium
Setiap wanita memiliki dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian. Terkadang benjolan (kantung kecil berisi cairan) bisa berkembang di salah satu ovarium. Mungkin Anda pernah mengalaminya tanpa Anda ketahui. Banyak wanita memiliki kista setidaknya satu kali selama hidupnya. Namun, umumnya ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Bahkan, penyakit kista ovarium ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika benjolan ini tidak hilang, malah makin membesar, dan pecah. Benjolan inilah yang biasanya dapat menimbulkan gejala penyakit kista ovarium dan membuat Anda tidak nyaman. Ada dua jenis penyakit kista ovarium yang perlu Anda ketahui, yaitu :
  • Kista ovarium fungsional. Benjolan ini bisa yerkembang karena bagian dari siklus menstruasi. Jenis kista ini tidak berbahaya dan mudah untuk hilang dengan sendirinya. Ini merupakan jenis kista yang paling umum.
  • Kista ovarium patologis. Benjolan ini berkembang karena pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya kondisi ini menimbulkan gejala dan perlu perawatan khusus untuk menanganinya. Kista  jenis ini bisa jinak atau ganas (kanker).

Berikut merupakan ciri-ciri kista ovarium :
Nyeri ringan yang menyebar ke punggung bawah dan paha bisa menjadi salah satu ciri- ciri kista ovarium. Nyeri sebelum periode menstruasi mulai, sebelum berakhir atau saat berhubungan intim (dyspareunia).
  • Nyeri saat buang air besar atau tekanan pada usus.
  • Mual, muntah atau nyeri pada payudara yang terasa selama kehamilan.
  • Terasa penuh atau berat pada perut.
  • Tekanan pada kemih yang membuat Anda sering buang air kecil atau kesulitan mengosongkan kemih secara sempurna.

gejala-gejala kista berikut ini :

1. Tanda benjolan di payudara
Jaringan payudara normal sering terasa tidak halus. Namun jika Anda merasakan benjolan baru yang tidak kunjung hilang setelah periode menstruasi, atau benjolan payudara bertumbuh atau berubah.

2. Tanda kista kulit
Bertumbuh dengan cepat
Robekan atau terasa sakit atau terinfeksi
Terjadi pada area yang terus iritasi
Mengganggu tampilan Anda

3. Tanda terdapat kista ovarium
Sakit pada perut atau panggul secara tiba-tiba dan parah
Nyeri yang disertai demam atau muntah.

Penyebab
Apa penyebab kista?
Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda :
  • Kondisi genetik
  • Tumor
  • Infeksi
  • Kelainan pada perkembangan embrio
  • Cacat pada sel
  • Kondisi inflamasi kronis
  • Penyumbatan pada saluran pada tubuh
  • Parasit
  • Cedera.

PENGOBATAN KISTA DENGAN HERBAL


Hal utama yang perlu diperhatikan untuk Pengobatan Kista adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami, S.Lutena/Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk membantu memperbaiki kerusakan sel seluruh organ tubuh dan bagus untuk Pengobatan Kista serta menjadikan tubuh tetap awet muda dan  juga mengoptimalkan fungsi dari seluruh organ tubuh agar maksimal

Fungsi utama S.Lutena/Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

SUPER LUTEIN/S.LUTENA NUTRISI HERBAL BANTU PENGOBATAN KISTA
S.Lutena/Super Lutein Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena/Super Lutein ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

TIAP BOTOL SUPER LUTEIN (S.LUTENA) BERISI 100 KAPSUL.
Komposisi : refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax, ekstrak, vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, dan B12. Kista & Suplemen Herbal S.LUTENA

Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898

Web : Herbaljepang.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar