Selasa, 14 Mei 2019

MAKANAN YANG BAIK UNTUK PENDERITA LIVER



Pernahkah Anda mengalami kesulitan tidur, bertambah berat badan, atau mengalami sakit kepala berkepanjangan? Hal-hal ini adalah tanda bahwa tubuh Anda memiliki banyak racun. Racun dapat berasal dari pola makan, kebiasaan gaya hidup, atau polutan dari lingkungan. Ini juga berarti hati Anda perlu bekerja lebih keras untuk membersihkan darah dari segala racun. Untuk membantu hati Anda, Anda dapat mengubah pola makan Anda untuk memberi hati nutrisi yang penting agar dapat berfungsi dengan efisien.
Saat Anda membersihkan hati Anda dari racun, Anda akan segera mulai merasakan manfaat kesehatannya. Manfaat-manfaat tersebut meliputi :
  • meningkatnya tingkat energi
  • sistem imun yang lebih kuat
  • mood dan pikiran yang lebih baik
  • hilangnya sinusitis
  • hilangnya sakit perut atau sembelit
  • hilangnya napas bau
  • kulit yang lebih cerah
  • siklus menstruasi yang rutin dan berkurangnya PMS

Makanan yang baik untuk hati :

1. Air
Hingga 60% dari tubuh Anda adalah air. Namun tidak seperti unta, manusia tidak menyimpan air di kantung pada punggung. Kadar air pada tubuh manusia adalah kadar air dalam sirkulasi, tersimpan di sel tubuh. Jika Anda tidak memiliki air yang cukup, hati Anda tidak dapat menjadi sehat. Racun meninggalkan tubuh Anda melalui air, seperti air seni dan keringat. Direkomendasikan untuk meminum 3 liter air setiap hari. Namun jangan minum air dengan berlebihan, karena tidak baik juga.

2. Lemak sehat
Lemak memberikan tubuh tenaga untuk berkerja dan bermain. Anda dapat menemukan lemak yang sehat di produk alami seperti flax seeds, hemp seeds, chia seeds, minyak kelapa, olive oil dan alpukat. Makanan tersebut mengandung lemak yang sehat seperti lemak tak jenuh dan monosaturated fat. Sumber yang paling kaya akan asam lemak omega-3 adalah dari makanan hasil laut.

3. Rempah-rempah
Rempah-rempah adalah cara yang paling murah untuk mendapatkan hati yang sehat. Rempah serba guna – dapat dibuat menjadi teh atau sebagai bumbu – dan kaya akan zat-zat pendetoksifikasi anti peradangan, antiviral dan antimikrobial.

4. Protein hewan
Pecinta daging dapat bersuka cita karena tidak perlu berhenti mengonsumsi daging. Walau terdapat risiko keracunan amonia apabila Anda mengonsumsi daging dari asal yang tidak terjamin atau daging tidak dimasak sesuai dengan standard, Anda dapat menghindari risiko-risiko tersebut degan membeli bahan makanan dari merek organik dan memasak dengan benar. Pilihlah potongan daging yang memiliki sedikit lemak dan hindari menggorengnya.

5. Sayur-sayuran cruciferous
Sayur-sayuran cruciferous adalah jenis sayuran yang meliputi brokoli, kol, kembang kol, bok choy dan daikon. Nama kelompok sayuran tersebut berasal dari bentuk daun yang menyerupai salib. Sayur-sayuran ini memiliki phytonutrients – flavonoid, carotenoid, sulforaphane dan indoles. Zat kimia alami ini dapat membantu hati menetralkan zat kimia, pestisida, obat-obatan dan karsinogen.

6. Sayur-sayuran hijau
Sayur-sayuran hijau seperti kale, Brussels sprouts, dan kol kaya akan sulfur. Zat kimia ini terkenal untuk kemampuan mendetoksifikasi hati dan dapat dimasak dengan berbagai cara. Dandelion, salah satu dari kelompok sayur-sayuran ini, adalah tumbuhan yang paling efektif dan direkomendasikan untuk hati. Tidak hanya mendetoksifikasi hati, dandelion juga menstimulasi produksi empedu hati dan kandung empedu untuk mendukung pencernaan dan penyerapan lemak.

7. Tanaman laut
Dikenal juga sebagai algea dan memiliki banyak jenis algea. Beberapa contohnya adalah arame, nori, kombu, wakame, hijiki, dulse, agar dan kelp. Warga Jepang memiliki angka kematian yang terkait dengan penyakit hati terendah karena tanaman laut adalah salah satu makanan utama dalam pola makan mereka. Tanaman laut ini membantu hati dalam mencegah logam dari terserap oleh tubuh Anda.

8. Biji-bijian berkecambah, kacang-kacangan, dan padi-padian
Protein dan enzim dari kecambah membantu meningkatkan pertahanan hati terhadap racun. Selain itu, mereka juga memiliki zat kimia yang mencegah kanker.

9. Makanan berserat prebiotik
Serat prebiotik adalah kelompok karbohidrat yang tidak tercerna namun membantu pencernaan. Tugas mereka adalah menghasilkan lemak terserap dan mengurangi risiko hati berlemak.

10. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi seperti kimchi, acar, sup miso dan tofu dapat menambahkan mikroorganisme di perut dan membantu pencernaan. Selain itu, senyawa kimia di makanan berfermentasi sudah dipecah, sehingga mudah dicerna orang dengan penyakit hati.

11. Makanan yang kaya sulfur
Hati Anda memerlukan sulfur untuk melakukan detoksifikasi dengan mengeluarkan merkuri atau zat tambahan makanan tertentu. Sulfur memiliki efek anti peradangan dan baik untuk seluruh tubuh Anda. Namun, kebanyakan orang tidak mendapat cukup sulfur. Anda dapat mendapatkan sulfur di makanan seperti :
  • bawang putih
  • bawang bombay, bawang merah, bawang perai
  • telur
  • artichoke
  • jamur kesehatan: maitake, shiitake, reishi

12. Buah-buahan
Buah-buahan pada umumnya, terutama buah-buahan ceri seperti stroberi, raspberi dan cranberi sering disebut sebagai buah-buahan super karena sangat sehat. Buah-buahan tersebut mengandung anthocyanin dan polyphenols, yang telah terbukti menghambat perkembangan sel kanker di hati. Selain itu, mereka juga kaya antioksidan dan dapat mengurangi jerawat, rasa sakit dan penuaan.

Kadang kali sulit untuk menghindari racun. Racun dapat ditemukan di makanan, lingkungan dan produk yang kita gunakan. Penting untuk mengeliminasi racun sebisa mungkin. Cobalah untuk mengonsumsi makanan di atas pada pola makan Anda, yang dapat membantu membersihkan dan mendukung hati Anda.

MANFAAT S.LUTENA UNTUK PENDERITA KANKER LIVER (HATI)


Untuk Kanker Liver (Hati) bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA

S.Lutena merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam super lutein atau s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan  Kanker Liver (Hati) adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Pengobatan  Kanker Liver (Hati) saja tetapi juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.


TIAP BOTOL S.LUTENA BERISI 100 KAPSUL.
Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Kanker Liver (Hati)

Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898
Web : Herbaljepang.com

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar