Pernahkah Anda mengalami
kesulitan tidur, bertambah berat badan, atau mengalami sakit kepala
berkepanjangan? Hal-hal ini adalah tanda bahwa tubuh Anda memiliki banyak
racun. Racun dapat berasal dari pola makan, kebiasaan gaya hidup, atau polutan
dari lingkungan. Ini juga berarti hati Anda perlu bekerja lebih keras untuk
membersihkan darah dari segala racun. Untuk membantu hati Anda, Anda dapat mengubah
pola makan Anda untuk memberi hati nutrisi yang penting agar dapat berfungsi
dengan efisien.
Saat Anda membersihkan hati Anda
dari racun, Anda akan segera mulai merasakan manfaat kesehatannya.
Manfaat-manfaat tersebut meliputi :
- meningkatnya tingkat energi
- sistem imun yang lebih kuat
- mood dan pikiran yang lebih baik
- hilangnya sinusitis
- hilangnya sakit perut atau sembelit
- hilangnya napas bau
- kulit yang lebih cerah
- siklus menstruasi yang rutin dan berkurangnya PMS
Makanan yang baik untuk hati :
1. Air
Hingga 60% dari tubuh Anda adalah
air. Namun tidak seperti unta, manusia tidak menyimpan air di kantung pada
punggung. Kadar air pada tubuh manusia adalah kadar air dalam sirkulasi,
tersimpan di sel tubuh. Jika Anda tidak memiliki air yang cukup, hati Anda
tidak dapat menjadi sehat. Racun meninggalkan tubuh Anda melalui air, seperti
air seni dan keringat. Direkomendasikan untuk meminum 3 liter air setiap hari.
Namun jangan minum air dengan berlebihan, karena tidak baik juga.
2. Lemak sehat
Lemak memberikan tubuh tenaga
untuk berkerja dan bermain. Anda dapat menemukan lemak yang sehat di produk
alami seperti flax seeds, hemp seeds, chia seeds, minyak kelapa, olive oil dan
alpukat. Makanan tersebut mengandung lemak yang sehat seperti lemak tak jenuh dan
monosaturated fat. Sumber yang paling kaya akan asam lemak omega-3 adalah dari
makanan hasil laut.
3. Rempah-rempah
Rempah-rempah adalah cara yang
paling murah untuk mendapatkan hati yang sehat. Rempah serba guna – dapat
dibuat menjadi teh atau sebagai bumbu – dan kaya akan zat-zat pendetoksifikasi
anti peradangan, antiviral dan antimikrobial.
4. Protein hewan
Pecinta daging dapat bersuka cita
karena tidak perlu berhenti mengonsumsi daging. Walau terdapat risiko keracunan
amonia apabila Anda mengonsumsi daging dari asal yang tidak terjamin atau
daging tidak dimasak sesuai dengan standard, Anda dapat menghindari
risiko-risiko tersebut degan membeli bahan makanan dari merek organik dan
memasak dengan benar. Pilihlah potongan daging yang memiliki sedikit lemak dan
hindari menggorengnya.
5. Sayur-sayuran cruciferous
Sayur-sayuran cruciferous adalah
jenis sayuran yang meliputi brokoli, kol, kembang kol, bok choy dan daikon.
Nama kelompok sayuran tersebut berasal dari bentuk daun yang menyerupai salib.
Sayur-sayuran ini memiliki phytonutrients – flavonoid, carotenoid, sulforaphane
dan indoles. Zat kimia alami ini dapat membantu hati menetralkan zat kimia,
pestisida, obat-obatan dan karsinogen.
6. Sayur-sayuran hijau
Sayur-sayuran hijau seperti kale,
Brussels sprouts, dan kol kaya akan sulfur. Zat kimia ini terkenal untuk
kemampuan mendetoksifikasi hati dan dapat dimasak dengan berbagai cara.
Dandelion, salah satu dari kelompok sayur-sayuran ini, adalah tumbuhan yang
paling efektif dan direkomendasikan untuk hati. Tidak hanya mendetoksifikasi
hati, dandelion juga menstimulasi produksi empedu hati dan kandung empedu untuk
mendukung pencernaan dan penyerapan lemak.
7. Tanaman laut
Dikenal juga sebagai algea dan
memiliki banyak jenis algea. Beberapa contohnya adalah arame, nori, kombu,
wakame, hijiki, dulse, agar dan kelp. Warga Jepang memiliki angka kematian yang
terkait dengan penyakit hati terendah karena tanaman laut adalah salah satu
makanan utama dalam pola makan mereka. Tanaman laut ini membantu hati dalam mencegah
logam dari terserap oleh tubuh Anda.
8. Biji-bijian berkecambah,
kacang-kacangan, dan padi-padian
Protein dan enzim dari kecambah
membantu meningkatkan pertahanan hati terhadap racun. Selain itu, mereka juga
memiliki zat kimia yang mencegah kanker.
9. Makanan berserat prebiotik
Serat prebiotik adalah kelompok
karbohidrat yang tidak tercerna namun membantu pencernaan. Tugas mereka adalah
menghasilkan lemak terserap dan mengurangi risiko hati berlemak.
10. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi seperti
kimchi, acar, sup miso dan tofu dapat menambahkan mikroorganisme di perut dan
membantu pencernaan. Selain itu, senyawa kimia di makanan berfermentasi sudah
dipecah, sehingga mudah dicerna orang dengan penyakit hati.
11. Makanan yang kaya sulfur
Hati Anda memerlukan sulfur untuk
melakukan detoksifikasi dengan mengeluarkan merkuri atau zat tambahan makanan
tertentu. Sulfur memiliki efek anti peradangan dan baik untuk seluruh tubuh
Anda. Namun, kebanyakan orang tidak mendapat cukup sulfur. Anda dapat
mendapatkan sulfur di makanan seperti :
- bawang putih
- bawang bombay, bawang merah, bawang perai
- telur
- artichoke
- jamur kesehatan: maitake, shiitake, reishi
12. Buah-buahan
Buah-buahan pada umumnya,
terutama buah-buahan ceri seperti stroberi, raspberi dan cranberi sering
disebut sebagai buah-buahan super karena sangat sehat. Buah-buahan tersebut
mengandung anthocyanin dan polyphenols, yang telah terbukti menghambat
perkembangan sel kanker di hati. Selain itu, mereka juga kaya antioksidan dan
dapat mengurangi jerawat, rasa sakit dan penuaan.
Kadang kali sulit untuk
menghindari racun. Racun dapat ditemukan di makanan, lingkungan dan produk yang
kita gunakan. Penting untuk mengeliminasi racun sebisa mungkin. Cobalah untuk
mengonsumsi makanan di atas pada pola makan Anda, yang dapat membantu
membersihkan dan mendukung hati Anda.
MANFAAT S.LUTENA UNTUK PENDERITA
KANKER LIVER (HATI)
Untuk Kanker Liver (Hati) bisa
diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi
herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber
antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena
sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan
konsumsi S.LUTENA
S.Lutena merupakan nutrisi
kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh
dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa
membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama
tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali
muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam
super lutein atau s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel
baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.
Hal utama yang perlu diperhatikan
Untuk Pengobatan Kanker Liver (Hati)
adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya
kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan
memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja
untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan
nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan
organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super
Lutein tidak hanya untuk Pengobatan
Kanker Liver (Hati) saja tetapi juga untuk memperbaiki gangguan fungsi
organ tubuh lainnya.
Fungsi utama S.Lutena adalah
memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh
agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ
tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.
TIAP BOTOL S.LUTENA BERISI 100
KAPSUL.
Komposisi: refined fish oil
(mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry,
gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung
lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6,
B12. Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Kanker Liver (Hati)
Untuk informasi lebih lanjut dan
info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898
Web : Herbaljepang.com
Terimakasih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar