Selasa, 14 Mei 2019

CEGAH TERKENA PENYAKIT KUNING



Penyakit kuning adalah penyakit yang umum. Seringnya penyakit ini dialami bayi baru lahir, namun dapat terjadi juga pada anak-anak yang sudah lebih besar. Penyakit kuning biasanya dapat membaik dengan sendirinya dan hilang dalam beberapa hari. Dalam beberapa kasus tertentu, penyakit kuning juga bisa jadi gejala dari suatu penyakit tertentu.
Penyakit kuning atau sakit kuning bisa disebut juga dengan jaundice atau ikterus.

Penyakit kuning adalah keadaan kulit dan bagian putih mata menjadi berwarna kuning yang disebabkan karena tingginya kadar bilirubin.
Bilirubin dibentuk dari pemecahan sel darah merah. Tubuh biasanya mengeluarkan bilirubin melalui hati. Karena hati pada bayi baru lahir belum matang (imatur), terkadang bilirubin menumpuk lebih cepat daripada kemampuan tubuh mengeluarkannya, sehingga menyebabkan terjadinya penyakit kuning.

Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala penyakit kuning?
Gejala yang paling khas dari penyakit kuning adalah kulit dan sklera mata penderita berwarna kuning. 
Gejala lainnya dapat berupa :
  • Bagian dalam mulut berwarna kuning
  • Urin berwarna gelap atau coklat seperti teh
  • Feses berwarna pucat seperti dempul

Catatan: jika bagian putih mata Anda tidak kuning, Anda mungkin bukan terkena penyakit kuning. Kulit Anda dapat berubah menjadi warna kuning – oranye jika Anda mengonsumsi beta karoten berlebih yaitu pigmen oranye pada wortel.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

penyebab penyakit kuning
Penyebab penyakit kuning adalah penumpukkan senyawa bilirubin. Bilirubin dapat menumpuk di darah, karena senyawa ini dibentuk dari pemecahan sel darah merah. Biasanya tubuh mengeluarkan bilirubin melalui organ hati.
Karena organ hati bayi baru lahir belum matang (immature), terkadang bilirubin menumpuk lebih cepat daripada kemampuan tubuh mengeluarkannya, sehingga menyebabkan terjadinya penyakit kuning. Kadar bilirubin yang sangat tinggi dapat merusak sistem saraf bayi. Kondisi ini disebut juga kernicterus. Bayi prematur lebih berisiko terkena penyakit kuning dibanding bayi cukup bulan.

Penyebab lain penyakit kuning adalah infeksi, masalah golongan darah antara ibu dan bayi, dan ASI. Kadang-kadang, ASI mengganggu kemampuan hati bayi untuk memproses bilirubin. penyakit kuning jenis ini muncul lebih lama dibanding yang lain dan dapat bertahan selama beberapa minggu.

Selain itu, pada organ hati orang dewasa mungkin akan mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat memproses bilirubin. Terkadang bilirubin tidak dapat masuk ke sistem pencernaan sehingga dibuang melalui buang air besar. Tapi dalam kasus lain, banyak bilirubin yang mencoba masuk ke hati pada saat yang bersamaan. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh.

Terdapat tiga macam penyakit kuning, tergantung pada bagian tubuh yang terkena dampak dari pergerakan bilirubin tersebut. Berikut ini adalah macam-macamnya, dengan penyebab masing-masing :

1. Penyebab penyakit kuning  jenis pre-hepatik
Kondisi penyakit ini muncul ketika terjadi infeksi yang mempercepat kerusakan sel darah merah. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan peningkatan level bilirubin dalam darah, sehingga memicu penyakit kuning. Penyebab dari penyakit kuning pre-hepatik:

Malaria – infeksi ini menyebar dalam darah.
Anemia sel sabit – gangguan darah yang diturunkan di mana sel darah merah terbentuk tidak normal. Thalassemia juga dapat memicu risiko penyakit kuning.
Sindrom Crigler-Najjar – sindrom genetik di mana tubuh kehilangan enzim yang membantu memindahkan bilirubin dari darah.
Spherocytosis yang diturunkan  – kondisi genetik yang menyebabkan sel darah merah terbentuk tidak normal sehingga sel tersebut tidak dapat bertahan lama.

2. Penyebab penyakit kuning jenis post-hepatik
Kondisi penyakit ini biasanya dipicu ketika saluran empedu rusak, meradang, atau terhambat. Akibat yang ditimbulkan adalah kandung empedu tidak mampu memindahkan empedu ke sistem pencernaan. Berikut ini yang dapat menyebabkan kondisi tersebut:

Batu empedu – menghalangi sistem saluran empedu kanker pankreas
Pankreatitis atau kanker kandung empedu – peradangan pankreas, yang dapat menyebabkan pankreatitis akut (berlangsung selama beberapa hari) atau pankreatitis kronis (berlangsung selama beberapa tahun)

3. Penyebab penyakit kuning jenis intra-hepatik
Kondisi penyakit kuning ini terjadi ketika ada permasalahan di hati – contohnya kerusakan akibat infeksi atau alkohol. Hal ini mengganggu kemampuan hati untuk memproses bilirubin. Berikut ini kemungkinan penyebab dari penyakit ini :
  • Virus hepatitis A, B, C
  • Penyakit hati (kerusakan hati) yang disebabkan terlalu banyak minum alkohol
  • Leptospirosis – infeksi yang menular melalui binatang contohnya tikus
  • Demam glandular – infeksi yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr; virus ini ditemukan pada ludah orang yang terinfeksi dan menyebar melalui ciuman, batuk, berbagi peralatan makanan yang tidak dicuci
  • Penyalahgunaan obat – mengosumsi paracetamol atau ekstasi yang berlebihan
  • Primary biliary cirrhosis (PBC) – kondisi yang jarang ditemukan dan dapat menyebabkan kerusakan hati lebih lanjut
  • Sindrom Gilbert – sindrom genetik umum di mana hati memiliki masalah dalam mengurai bilirubin dalam tingkat normal
  • Kanker hati
  • Pemakaian zat yang berlebihan yang diketahui dapat menyebabkan kerusakan hati, seperti fenol (digunakan di tempat pembuatan plastik), karbon tetraklorida (dahulu sering digunakan seperti pada proses pendinginan)
  • Hepatitis autoimun – kondisi yang jarang di mana sistem kekebalan tubuh mulai menyerang hati

Berikut, ada beberapa cara untuk mencegah penyakit kuning :

1.Vaksinasi
Penelitian menunjukkan bahwa vaksinasi dapat digunakan untuk mencegah penyakit kuning. Banyak program yang dilakukan, sehingga obat ini telah bermanfaat bagi banyak orang.

2. Menghindari minuman beralkohol
Mengkonsumsi minuman beralkohol secara rutin, dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati, yang akhirnya menyebabkan kematian pada seseorang. Mengurangi asupan minuman alkohol adalah salah satu solusi untuk mencegah penyakit kuning.

3. Kadar kolesterol sehat
Obesitas (kegemukan) dan penyakit kuning adalah saling berhubungan. Makanan berlemak dapat meningkatkan kadar LDL (kolestrol), meningkatkan risiko lemak hati dan kerusakan hati.

4. Pola makan yang sehat dan seimbang
Jika Anda mempertimbangkan cara untuk mencegah penyakit kuning, maka Anda dapat berkonsentrasi pada diet yang sehat dan seimbang. Pastikan Anda selalu mengonsumsi makan yang sehat, demi menjaga kesehatan organ hati Anda.

5. Sinar Matahari
Fototerapi adalah pengobatan yang paling penting untuk penyakit kuning, terutama bayi yang menderita penyakit kuning.

6. Hindari mengonsumsi obat yang tidak perlu
Pastikan Anda hanya selalu mengonsumsi obat dari resep dokter saja. Hal ini penting adanya,sehingga sel – sel hati Anda tidak bekerja secara berlebihan yang dapat menjadi penyebab penyakit kuning .

7. Hindari makanan dan minuman tertentu
Makanan dan minuman tertentu juga dapat menyebabkan penyakit kuning seperti kopi, cabe merah, tembakau, rempah-rempah pedas dan teh. Sebagai cara untuk mencegah penyakit kuning, Anda akan perlu untuk menghindari semua makanan yang mengandung unsur-unsur tersebut.

8. Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan merupakan hal terpenting, yang dapat membantu Anda untuk mencegah penyakit kuning. Hindari mengonsumsi makanan dan air yang tercemar.

9. Pencegahan pribadi
Ini adalah teknik pencegahan penting untuk penyakit kuning. Hindari penggunaan secara bersama piring, sendok, cangkir, pakaian, sisir, handuk, dll, dengan orang yang terkena hepatitis.

10. Mencuci tangan
Pastikan Anda mencuci tangan, sebelum mengambil makanan atau air. Terutama setelah penggunaan toilet umum. Gagang pintu dan keran toilet umum cenderung membawa berbagai kuman penyakit yang menular dan berbahaya.

Apakah Itu S. LUTENA


S. LUTENA adalah suplemen gizi yang kaya akan karotenoid (ß-karotin) dengan manfaat yang sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye, serta sayuran berwarna hijau.
Produk ini menyediakan suplemen yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPOM.

6 Jenis Karotenoid


Komposisi
Di masa lalu, orang hanya fokus pada lima jenis nutrisi – protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, kemudian serat makanan dimasukkan sebagai nutrisi keenam. Dalam beberapa tahun terakhir sebuah penelitian tentang oksigen aktif mengalami kemajuan, Fitonutrien dijadikan fokus penelitian dan sekarang dianggap sebagai nutrisi yang ketujuh. Karotenoid adalah kunci yang mewakili Fitonutrien yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Bagi mereka yang ingin melakukan diet seimbang, karotenoid harus lebih diperhatikan.


Fitokimia
Dalam kata “fitokimia”, “nabati” berarti “tanaman”.
Nabati mengacu pada nutrisi yang berasal dari tanaman.
Dari karotenoid pada wortel dan bayam. Polyphends terkandung dalam teh dan wine, Antosianidin di bluebemis, Lycopene dalam tomat dan Isoflavon dalam kacang kedelai, saat ini ada ribuan Fitokimia yang sudah dikenal.
Suplemen Makanan Kesehatan S.Lutena - Super Lutein dari Jepang

Lutein
Nutrisi yang tersimpan di daerah kuning (yellow spot area) pada mata dan kulit.

Salah satu jenis karotenoid, yaitu lutein tersimpan dalam mata dan kulit. Kubis, bahan untuk membuat “Jus Sayuran”, dan bayam adalah salah satu jenis sayuran kuning-hijau yang kaya akan lutein.
Lutein adalah anti-oksidan yang kuat dan dapat mencegah lemak berbahaya dalam retina menjadi over-oksidasi, serta menyerap sinar biru, dan mencegah retina dari kerusakan.

Suplemen Makanan Kesehatan S.Lutena - Super Lutein dari Jepang
Lutein terkandung dalam bayam
(kandungan setiap 100g bayam yang kita konsumsi)
10.20mg

Zeaxanthin
Komposisi yang serupa dengan lutein
Tersimpan dalam jumlah besar di daerah titik kuning mata kita.
Zeaxanthin memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan lutein. Merupakan anggota dari pigmen kuning jeruk dan dapat ditemukan dalam jumlah besar pada tanaman seperti jagung, dan kesemek manis Jepang yang biasa disebut “Fuyu”, serta teh hijau, kuning telur, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. 

Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein. hati dan lemak hewani. Melalui proses metabolisme, lutein berubah menjadi zeaxanthin, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein.

Suplemen Makanan Kesehatan S.Lutena - Super Lutein dari Jepang
Zeaxanthin terkandung dalam buah Kesemek Jepang/FUYU
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
0.24mg

Lycopene
Pigmen warna merah pada buah tomat mempunyai efek antioksidan yang kuat.
Lycopene dapat dijumpai pada pigmen warna merah dalam buah tomat. Ketika terjemur di bawah sinar matahari, tomat akan melindungi dirinya sendiri dari terik sinar matahari dengan cara memproduksi lycopene.
Seperti Lutein, Lycopene dapat berfungsi sebagai antioksidan.
Ada ungkapan di dataran Eropa, bahwa : “ ketika buah tomat berubah warna menjadi merah, maka wajah para dokter berubah menjadi hijau”. 

Dari ungkapan ini dapat dilihat bahwa buah tomat dan hidup sehat memiliki hubungan yang sangat erat. Makanan olahan dapat menghilangkan manfaat Lycopene lebih besar dibandingkan dengan sayuran segar. Menambahkan minyak saat memasak dapat meningkatkan kandungan minyak dalam tubuh, oleh karena itu kita membutuhkan Lycopene untuk membantu melarutkan lemak tersebut.

Suplemen Makanan Kesehatan S.Lutena - Super Lutein dari Jepang
Lycopene terkandung dalam buah Tomat
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
3.10mg

α - β Karotin
Karotin diubah menjadi vitamin A dalam tubuh
Baik α dan β-karotin ditemukan pada pigmen kuning dan oranye dalam wortel dan labu. Karena kedua pigmen tersebut tersimpan secara alami, maka sejak dulu telah digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan, minuman, dan kosmetik. Karotin akan diubah menjadi Vitamin A sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena keduanya penting untuk tubuh, para ahli dengan giat telah melakukan penelitian pada keduanya selama bertahun-tahun.
Karotin yang belum mengalami transformasi memiliki efek antioksidan yang lebih tinggi.

Suplemen Makanan Kesehatan S.Lutena - Super Lutein dari Jepang
Karotin dalam Wortel Kandungan α- karotin /β- karotin
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
α- karotin 3.6mg
β- karotin 7.9mg

Karotin dalam Labu Kandungan α- karotin /β- karotin
(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)
α- karotin 0.012mg
β- karotin 0.82mg

Crocetin
Karotenoid alami yang telah diteliti dengan cermat oleh para peneliti di seluruh dunia.
Crocetin dapat ditemukan dalam buah bunga melati, serta dalam benang sari dan putik dari kunyit. Fungsi Crocetin dapat melarutkan lemak dan air. Ciri khasnya yang paling menonjol adalah volume molekulnya yang sangat kecil, yang membuatnya mudah diserap oleh tubuh. Baru-baru ini para peneliti di seluruh dunia telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bagaimana crocetin dapat meredakan kelelahan mata.

Sebagai contoh bunga melati, molekul-molekul berwarna yang ditemukan dalam buah bunga ini mengandung zat glukosa “Crocetin (Crocetin Glikosida)” yang larut dalam air. Pigmen warna ini bisa dikatakan sebagai pewarna alami yang aman, dan sudah sejak lama digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan ringan yang terbuat dari beras dengan rasa yang manis (wagashi).
Crocetin disini adalah crocetin tanpa gula, dari 750kg buah bunga melati hanya dapat menghasilkan 1kg crocetin, dengan demikian crocetin merupakan karotenoid alami yang berharga.

TIAP BOTOL S.LUTENA BERISI 100 KAPSUL.


Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Kanker Liver (Hati)

Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856-9281-9898
Web : Herbaljepang.com

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar