Jumat, 17 Mei 2019

CARA MENJAGA ORGAN TUBUH TETAP SEHAT


Untuk menjaga kesehatan otot-otot tubuh dan menjaga penampilan, olahraga mutlak diperlukan. Namun untuk merawat organ dalam seperti paru-paru, jantung dan liver, olahraga saja tidak cukup. Ada beberapa hal yang diperlukan untuk menjaga kondisinya tetap prima.
Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan organ dalam. Kebanyakan di antaranya adalah menjaga asupan makanan dan menerapkan gaya hidup sehat. Karena tidak nampak dari luar, organ-organ ini relatif lebih sulit untuk dipantau, jadi usahakan agar rutin menjalankan kebiasaan sehat.


beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan organ dalam adalah sebagai berikut :

1. Otak
Penurunan kemampuan otak dimulai sebelum menjelang usia 40 tahun, sehingga harus menjadi perhatian utama. Untuk menjaga otak tetap sehat, caranya adalah dengan mengasah kemampuannya dengan melakukan kegiatan baru, misalnya belajar bahasa asing dan rajin membaca.
Air adalah salah satu bahan bakar otak. Tubuh perlu makan setiap 2 - 3 jam, bisa disela dengan mengemil kacang-kacangan dan biji-bijian. Fungsi otak juga dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi ginkgo biloba atau suplemen minyak ikan.

2. Paru-paru
Agar paru-paru tetap sehat hingga tua, hindari asap tembakau, asap mobil dan polusi udara. Bahkan mengenakan pakaian ketat juga dapat melemahkan fungsi paru-paru karena mengganggu pergerakannya untuk mengembang dengan bebas.
Tak lupa, sertakan banyak buah dan sayuran dalam makanan, terutama apel yang penuh dengan vitamin E. Vitamin ini berkaitan dengan fungsi paru-paru yang optimal. Untuk menjaga kesehatan paru-paru, makanlah minyak ikan cod atau suplemen vitamin D.

3. Hati
Konsumsi alkohol berlebihan bukanlah satu-satunya musuh bagi hati atau liver. Minum pil pereda nyeri dengan dosis berlebih juga penyebab gagal hati akut yang paling umum. Kelebihan suplemen vitamin A juga dapat membebani organ yang berfungsi menyaring racun keluar dari tubuh.
Cobalah minum minuman lemon di pagi hari atau minum teh dandelion untuk merangsang sekresi empedu hati yang dapat membuang racun. Tak lupa, pastikan mendapat vaksin hepatitis agar terlindungi dari virus yang terkenal suka menyerang hati.

4. Jantung
Kerusakan pada organ yang satu ini paling ditakuti oleh banyak orang. Kolesterol, diabetes dan gaya hidup yang tak sehat dapat merusak jantung. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah pembunuh yang sulit dideteksi karena sering terjadi tanpa menampakkan adanya gejala.
Jalani latihan kardiovaskular secara rutin untuk mempertahankan fungsi jantung. Jantung yang tidak berfungsi dengan baik artinya tidak mampu memompa darah dengan benar. Antioksidan juga perlu diminum serta memeriksa tekanan darah secara rutin.

5. Ginjal
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan gagal ginjal, mulai dari berbagai obat seperti aspirin, obat penurun kolesterol, bahkan beberapa jenis ramuan Cina. pastikan mengkonsumsi obat sesuai dosis dan gunakan obat atau jamu yang sudah mendapat izin edar.
Banyak minum juga akan sangat membantu ginjal membilas racun. Pastikan jumlahnya tidak melebihi 3 liter air dalam sehari. Sumbernya tidak harus dari air minum saja, bisa juga dari teh hijau, jus buah dan sayuran.

6. Pankreas
Pankreas berfungsi melepaskan enzim untuk memecah makanan. Tapi jika terus-menerus makan makanan yang tinggi kadar gulanya, selain memperbesar risiko diabetes, juga akan membuat organ ini kewalahan karena bekerja terlalu keras.
Agar pankreas tetap sehat, jagalah pola makan secara teratur sehingga organ ini tak harus bekerja terlalu keras. Pastikan juga agar tidak makan berlebihan.

S.LUTENA


S. lutena dari Naturally Plus adalah herbal ‘ajaib’ dari Jepang. Herbal ini merupakan sebuah terobosan baru nutrisi alami yang terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan organ tubuh manusia. S. Lutena 100% terbuat dari bahan alami dan aman bagi tubuh manusia. S. Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh. Saat ini sudah lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi dan merasakan manfaat yang sangat besar dari herbal ini.
S. Lutena merupakan ekstrak dari berbagai jenis sayur-sayuran berwarna  hijau & cerah yang terdiri dari 6 jenis karotenoid yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, disamping mengandung vitamin E, vitamin B, dan DHA. Herbal ini merupakan pilihan tepat dan terbaik bagi masyarakat modern untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap hari. Kini S. Lutena telah menjadi suplemen kesehatan yang mendominasi di negeri Jepang.

Keunggulan dari herbal S. Lutena ini adalah dari sisi proses pembuatannya dengan teknologi tinggi dan tidak terkontaminasi oleh udara sehingga fungsi anti oksidannya tidak berkurang sama sekali. Bahan dasar S. Lutena yang setara dengan 300 jenis sayur dan buah, dibuat dalam bentuk cair yang dimasukkan ke dalam kapsul khusus dengan teknologi “ionisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS). Hal ini berbeda jauh dengan suplemen lainnya yang relatif sangat rentan teroksidasi dengan udara (oksigen) termasuk suplemen dalam bentuk jus.
Perlu diketahui S. Lutena merupakan suplemen makanan bernutrisi dengan kandungan Betakaroten, di mana Betakaroten tersebut merupakan molekul prekursor dalam vitamin A, yaitu nutrisi yang dapat membantu meningkatkan penglihatan terutama dalam keadaan gelap, serta dapat menyehatkan kulit dan selaput lendir.




S. Lutena herbal multi manfaat
Kandungan 6 Karotenoid dan 5 komponen penting pada S. Lutena memiliki peranan yang sangat penting dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh.
Herbal S. Lutena dari Naturally Plus terbukti ampuh mengobati berbagai penyakit berat dan ganas seperti di bawah ini :
  • Diabetes
  • Kanker
  • Tumor
  • Migrain
  • Darah Tinggi
  • Stroke
  • Kolesterol
  • Jantung
  • Kulit Kering
  • Nyeri Haid
  • Nyeri Sendi
  • Borok
  • Sakit Pinggang
  • Katarak
  • Haid Tidak Lancar
  • Sakit Pinggang
  • Eksim
  • Arteriosklerosis
  • Mata Minus
  • Mata Plus
  • Rabun Senja
  • Mata
  • Sakit Ginjal
  • Hepatitis, dsb.

Prinsip Pengobatan Menggunakan S. Lutena


Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya.

Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. 

Padahal itu adalah sebaliknya. S. Lutena mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah S. Lutena melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.

Tahap mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah S. Lutena mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
Tahap meregenerasi sel, dalam tahap ini S. lutena mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung.

Untuk informasi lebih lanjut, konsultasi dan Pemesanan hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web. Herbaljepang.com

Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar