Bulan Ramadhan merupakan bulan
mulia yang penuh keberkahan. Bulan yang selalu dirindukan oleh orang-orang
beriman. Bulan dimana pahala dari setiap ibadah dilipatgandakan. Ketika bulan
Ramadhan tiba maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan
setan-setan dibelenggu. Oleh karena itu, kita sebagai seorang muslim hendaknya
memaksimalkan diri dalam beribadah ketika menjumpai bulan Ramadhan. Namun,
memaksimalkan diri bukan berarti memforsir diri tanpa memperhatikan kondisi
tubuh kita. Tubuh kita pun memiliki hak-haknya yang perlu untuk kita penuhi.
Hendaklah kita menjaga kesehatan tubuh kita agar dapat melakukan ibadah
semaksimal mungkin di bulan Ramadhan.
Cara menjaga kesehatan saat puasa
Ramadhan sangat penting. Sebab banyak terjadi perubahan pola hidup ketika
memasuki bulan puasa, dari pola tidur hingga pola makan. Karena puasa pada
bulan Ramadhan wajib hukumnya bagi umat Islam, kita juga harus selalu menjaga
kesehatan.
Jika kita sampai melalaikan
kesehatan selama berpuasa, bisa-bisa malah jatuh sakit ketika hari raya tiba.
Banyak orang yang kurang sehat setelah puasa karena mereka menjalani pola hidup
yang kurang baik.
Padahal, jika dilakukan dengan
benar, puasa Ramadhan justru akan mendatangkan banyak manfaat untuk kesehatan.
Berikut merupakan tips-tips
menjaga kesehatan ketika berpuasa di bulan Ramadhan :
1. Makan sahur
Ketika sahur sebaiknya memilih
menu makanan yang mengandung protein tinggi dan berserat. Makanan yang
dikonsumsi cukup makanan sederhana dan tidak terlalu berat, yang terpenting
adalah memenuhi unsur gizi yang komplit, yaitu lemak, protein, vitamin,
karbohidrat, dan mineral. Makanan berserat, seperti buah dan sayuran sangat
bermanfaat untuk menahan rasa lapar. Selain itu, hindari makanan yang terlalu
manis karena memicu pengeluaran insulin yang mengakibatkan tubuh lemah.
Kemudian ketika makan sahur, kita
perlu untuk meminum air yang cukup
karena lebih dari 60% tubuh kita terdiri dari air dan untuk menjalankan fungsi
organ tubuh membutuhkan air. Minum air yang dimaksudkan bukan hanya sekedar
minum air putih, tetapi susu, sirup, dan teh juga termasuk cairan. Hendaknya
berusaha mengatur agar kebutuhan tubuh kita terhadap air terpenuhi, yakni
sebanyak delapan gelas air atau sekitar 2 liter.
2. Minum Air Putih yang Cukup
Minum air putih juga bisa menjadi
cara menjaga kesehatan saat puasa di bulan Ramadhan agar tubuh tetap bugar.
Saat berpuasa, tubuh akan banyak kehilangan cairan dan akan mengalami
dehidrasi. Karena itu, selama waktu berbuka sampai sahur kita harus banyak
minum air putih agar kebutuhan cairan bisa tergantikan.
Hindari mengonsumsi minuman
energi, lebih baik minum air kelapa yang alami untuk mengembalikan stamina
tubuh. Air kelapa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan sehingga sangat baik
diminum saat berbuka.
3. Makan Sayur dan Buah
Selama puasa Anda juga perlu
mencukupi kebutuhan vitamin. Vitamin yang baik bagi tubuh bisa didapat dengan
mengonsumsi buah dan sayur saat buka maupun sahur. Makan buah dan sayur akan
memberikan banyak energi selama berpuassa.
Anda juga tidak diperbolehkan
tidur setelah makan sahur karena akan memperlambat metabolisme. Selain itu,
hindari juga minum soda dan kopi terlalu banyak karena bisa memperburuk
kesehatan.
4. Cukup Tidur
Selama bulan Ramadhan mungkin
kita akan mengalami kurang tidur. Sebab banyak aktifitas yang dilakukan pada
malah hari seperti harus bangun untuk makan sahur. Tetapi, Anda juga perlu
mencukupi kebutuhan tidur yang berkualitas.
Karena itu aturlah waktu tidur
Anda sebaik mungkin. Jika sempat, usahakan untuk tidur pada siang hari agar
tubuh lebih segar.
5. Tetap Berolahraga
Di bulan Ramadhan ketika
menjalani puasa kita juga tetap harus menjalani olahraga. Olahraga memiliki
banyak manfaat untuk kesehatan sekaligus akan membuat tubuh bugar selama
berpuasa. Olahraga bisa memperlancar peredaran darah, melancarkan sirkulasi
oksigen dalam tubuh dan melancarkan metabolisme. Dengan menjalani olahraga saat
puasa, maka tubuh akan tetap sehat dan bugar.
Cara menjaga kesehatan saat puasa
di bulan Ramadhan ini semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Dengan menjalani
puasa sehat, maka ibadah yang kita jalani juga akan terasa menyenangkan.
6. Hindari tidur langsung setelah
subuh
Sebagian orang memiliki kebiasaan
tidur setelah sahur ataupun setelah shalat subuh. Ini merupakan salah satu
kebiasaan yang buruk karena membuat tubuh tidak segar ketika bangun dan
kebiasaan ini tidak baik secara kesehatan. Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah
rahimahullah berkata,
”Tidur setelah subuh mencegah rezeki
karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu
dibagikan mereka. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh), kecuali
ada penyebab atau keperluan. Sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan
merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) yang harusnya diurai dengan
berolahraga/beraktivitas. (Zadu al–Ma’ad, 4/222)
Berikut beberapa kiat agar tidak
langsung tidur setelah shalat subuh :
- Makan sahur diakhirkan karena jika jarak makan sahur dengan shalat subuh terlalu jauh membuat mengantuk.
- Mengisi kegiatan setelah shalat subuh bersama banyak orang, misal pengajian di masjid atau membaca Alquran.
- Hindari makan sahur terlalu banyak.
7. Menyegerakan berbuka
Ketika suara adzan maghrib telah
dikumandangkan maka hendaknya kita segera berbuka, tidak menunda-nunda sehingga
energi akan langsung terisi dan badan terasa segar kembali. Menyegerakan
berbuka merupakan anjuran syariat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Terus-menerus manusia berada
dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa.” (HR. Al-Bukhari dan
Muslim)
8. Berbuka dengan yang manis dan
makan secara bertahap
Secara medis, kita dianjurkan
untuk berbuka dengan yang manis karena makanan yang manis lebih cepat
memulihkan energi dan memberikan stamina dalam waktu yang lebih dekat. Makanan
manis dengan karbohidrat sederhana tidak perlu dicerna dalam waktu yang lama
sehingga energinya langsung diserap oleh tubuh. Namun, kita perlu berhati-hati
dengan minuman yang mengandung pemanis buatan karena tidak mengandung energi.
Ketika berbuka lebih baik dengan memakan kurma karena ini adalah sunnah dan
berpahala, sebagaimana riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam biasa berbuka denga ruthab (kurma basah), jika tidak ada dengan tamr
(kurma kering), jika tidak ada, beliau meneguk beberapa teguk air.” (HR. Ahmad,
shahih)
9. Tidak “balas dendam” ketika
berbuka puasa
Ketika berbuka sebaiknya makan
dengan cara bertahap, tidak langsung makan besar dan dalam jumlah banyak karena
untuk balas dendam. Hal yang perlu diperhatikan ketika berbuka adalah makan
secara perlahan-lahan dan memberi jarak kurang lebih setengah atau satu jam.
Tujuannya adalah agar pencernaan tidak kaget dan tidak bekerja dengan berat.
Dampak buruk ketika banyak makan di waktu berbuka sebagai berikut :
- Membuat badan malas, lemas dan mengantuk.
- Mengalami gangguan pencernaan, akibat “kaget” karena menerima jumlah makanan yang besar secara tiba-tiba.
- Menurunkan semangat dan konsentrasi terutama semangat beribadah karena aliran darah lebih fokus pada pencernaan dan pasokan darah berkurang ke otak.
Allah memerintahkan kita untuk
tidak makan secara berlebihan, namun secukupnya saja. Allah Ta’ala berfirman,
“Makan dan minumlah, tetapi
jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf : 31)
Berikut triknya agar tetap segar
dan bugar saat puasa :
Minimalkan konsumsi gula
Gula akan memicu tubuh
memproduksi insulin sehingga menimbulkan rasa lapar, lemas dan lesu, sehingga
Anda terlihat loyo dan tidak segar. Jika ingin berbuka dengan yang manis,
pilihlah makanan manis alami (bukan manis dari gula) untuk menaikkan gula darah
secara perlahan. Misalnya saja buah-buahan segar.
Perbanyak protein
Protein bertugas mengolah energi
menjadi tenaga sehingga Anda tetap bugar dan tidak mudah lapar. Perbanyak juga
asupan makanan yang mengandung vitamin A,B dan C , serta, serta karbohidrat
kompleks seperti nasi merah, roti gandum, ubi, jagung dan singkong.
Kafein menghambat penyerapan kalsium
serta memiliki efek merangsang tubuh untuk sering buang air kecil. Akibatnya
tubuh bisa dehidrasi dan l
Konsumsi suplemen bila perlu
Anda memerlukan Trio Fondasi
penjaga stamina untuk menjamin kesehatan dan kebugaran selama puasa.
Nutrilite Hi-Protein
Memberikan rasa kenyang lebih
lama dan membantu menetralisir asam lambung.
Nutrilite Double X
Memenuhi kebutuhan vitamin dan
mineral, serta menunjang aktivitas selama bulan puasa.
Nutrilite Salmon Omega 3 Complex
Membantu menjaga kesehatan
jantung dan pembuluh darah, otak, saraf, serta sendi.
Untuk infotmasi lebih lanjut dan
untuk info pembelian produk hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898
Terimakasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar