Jumat, 03 Mei 2019

CARA MENJAGA KESEHATAN DIBULAN RAMADHAN



Bulan Ramadhan merupakan bulan mulia yang penuh keberkahan. Bulan yang selalu dirindukan oleh orang-orang beriman. Bulan dimana pahala dari setiap ibadah dilipatgandakan. Ketika bulan Ramadhan tiba maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Oleh karena itu, kita sebagai seorang muslim hendaknya memaksimalkan diri dalam beribadah ketika menjumpai bulan Ramadhan. Namun, memaksimalkan diri bukan berarti memforsir diri tanpa memperhatikan kondisi tubuh kita. Tubuh kita pun memiliki hak-haknya yang perlu untuk kita penuhi. Hendaklah kita menjaga kesehatan tubuh kita agar dapat melakukan ibadah semaksimal mungkin di bulan Ramadhan.

Cara menjaga kesehatan saat puasa Ramadhan sangat penting. Sebab banyak terjadi perubahan pola hidup ketika memasuki bulan puasa, dari pola tidur hingga pola makan. Karena puasa pada bulan Ramadhan wajib hukumnya bagi umat Islam, kita juga harus selalu menjaga kesehatan.

Jika kita sampai melalaikan kesehatan selama berpuasa, bisa-bisa malah jatuh sakit ketika hari raya tiba. Banyak orang yang kurang sehat setelah puasa karena mereka menjalani pola hidup yang kurang baik.

Padahal, jika dilakukan dengan benar, puasa Ramadhan justru akan mendatangkan banyak manfaat untuk kesehatan.

Berikut merupakan tips-tips menjaga kesehatan ketika berpuasa di bulan Ramadhan :

1. Makan sahur
Ketika sahur sebaiknya memilih menu makanan yang mengandung protein tinggi dan berserat. Makanan yang dikonsumsi cukup makanan sederhana dan tidak terlalu berat, yang terpenting adalah memenuhi unsur gizi yang komplit, yaitu lemak, protein, vitamin, karbohidrat, dan mineral. Makanan berserat, seperti buah dan sayuran sangat bermanfaat untuk menahan rasa lapar. Selain itu, hindari makanan yang terlalu manis karena memicu pengeluaran insulin yang mengakibatkan tubuh lemah.

Kemudian ketika makan sahur, kita perlu untuk meminum air  yang cukup karena lebih dari 60% tubuh kita terdiri dari air dan untuk menjalankan fungsi organ tubuh membutuhkan air. Minum air yang dimaksudkan bukan hanya sekedar minum air putih, tetapi susu, sirup, dan teh juga termasuk cairan. Hendaknya berusaha mengatur agar kebutuhan tubuh kita terhadap air terpenuhi, yakni sebanyak delapan gelas air atau sekitar 2 liter.

2. Minum Air Putih yang Cukup
Minum air putih juga bisa menjadi cara menjaga kesehatan saat puasa di bulan Ramadhan agar tubuh tetap bugar. Saat berpuasa, tubuh akan banyak kehilangan cairan dan akan mengalami dehidrasi. Karena itu, selama waktu berbuka sampai sahur kita harus banyak minum air putih agar kebutuhan cairan bisa tergantikan.
Hindari mengonsumsi minuman energi, lebih baik minum air kelapa yang alami untuk mengembalikan stamina tubuh. Air kelapa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan sehingga sangat baik diminum saat berbuka.

3. Makan Sayur dan Buah
Selama puasa Anda juga perlu mencukupi kebutuhan vitamin. Vitamin yang baik bagi tubuh bisa didapat dengan mengonsumsi buah dan sayur saat buka maupun sahur. Makan buah dan sayur akan memberikan banyak energi selama berpuassa.
Anda juga tidak diperbolehkan tidur setelah makan sahur karena akan memperlambat metabolisme. Selain itu, hindari juga minum soda dan kopi terlalu banyak karena bisa memperburuk kesehatan.

4. Cukup Tidur
Selama bulan Ramadhan mungkin kita akan mengalami kurang tidur. Sebab banyak aktifitas yang dilakukan pada malah hari seperti harus bangun untuk makan sahur. Tetapi, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan tidur yang berkualitas.
Karena itu aturlah waktu tidur Anda sebaik mungkin. Jika sempat, usahakan untuk tidur pada siang hari agar tubuh lebih segar.

5. Tetap Berolahraga
Di bulan Ramadhan ketika menjalani puasa kita juga tetap harus menjalani olahraga. Olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sekaligus akan membuat tubuh bugar selama berpuasa. Olahraga bisa memperlancar peredaran darah, melancarkan sirkulasi oksigen dalam tubuh dan melancarkan metabolisme. Dengan menjalani olahraga saat puasa, maka tubuh akan tetap sehat dan bugar.
Cara menjaga kesehatan saat puasa di bulan Ramadhan ini semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Dengan menjalani puasa sehat, maka ibadah yang kita jalani juga akan terasa menyenangkan.

6. Hindari tidur langsung setelah subuh
Sebagian orang memiliki kebiasaan tidur setelah sahur ataupun setelah shalat subuh. Ini merupakan salah satu kebiasaan yang buruk karena membuat tubuh tidak segar ketika bangun dan kebiasaan ini tidak baik secara kesehatan. Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah rahimahullah berkata,

”Tidur setelah subuh mencegah rezeki karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikan mereka. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh), kecuali ada penyebab atau keperluan. Sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) yang harusnya diurai dengan berolahraga/beraktivitas. (Zadu al–Ma’ad, 4/222)

Berikut beberapa kiat agar tidak langsung tidur setelah shalat subuh :
  1. Makan sahur diakhirkan karena jika jarak makan sahur dengan shalat subuh terlalu jauh membuat mengantuk.
  2. Mengisi kegiatan setelah shalat subuh bersama banyak orang, misal pengajian di masjid atau membaca Alquran.
  3. Hindari makan sahur terlalu banyak.


7. Menyegerakan berbuka
Ketika suara adzan maghrib telah dikumandangkan maka hendaknya kita segera berbuka, tidak menunda-nunda sehingga energi akan langsung terisi dan badan terasa segar kembali. Menyegerakan berbuka merupakan anjuran syariat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Terus-menerus manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

8. Berbuka dengan yang manis dan makan secara bertahap
Secara medis, kita dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis karena makanan yang manis lebih cepat memulihkan energi dan memberikan stamina dalam waktu yang lebih dekat. Makanan manis dengan karbohidrat sederhana tidak perlu dicerna dalam waktu yang lama sehingga energinya langsung diserap oleh tubuh. Namun, kita perlu berhati-hati dengan minuman yang mengandung pemanis buatan karena tidak mengandung energi. Ketika berbuka lebih baik dengan memakan kurma karena ini adalah sunnah dan berpahala, sebagaimana riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka denga ruthab (kurma basah), jika tidak ada dengan tamr (kurma kering), jika tidak ada, beliau meneguk beberapa teguk air.” (HR. Ahmad, shahih)

9. Tidak “balas dendam” ketika berbuka puasa
Ketika berbuka sebaiknya makan dengan cara bertahap, tidak langsung makan besar dan dalam jumlah banyak karena untuk balas dendam. Hal yang perlu diperhatikan ketika berbuka adalah makan secara perlahan-lahan dan memberi jarak kurang lebih setengah atau satu jam. Tujuannya adalah agar pencernaan tidak kaget dan tidak bekerja dengan berat. Dampak buruk ketika banyak makan di waktu berbuka sebagai berikut :
  • Membuat badan malas, lemas dan mengantuk.
  • Mengalami gangguan pencernaan, akibat “kaget” karena menerima jumlah makanan yang besar secara tiba-tiba.
  • Menurunkan semangat dan konsentrasi terutama semangat beribadah karena aliran darah lebih fokus pada pencernaan dan pasokan darah berkurang ke otak.

Allah memerintahkan kita untuk tidak makan secara berlebihan, namun secukupnya saja. Allah Ta’ala berfirman,

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf : 31)


Berikut triknya agar tetap segar dan bugar saat puasa :

Minimalkan konsumsi gula
Gula akan memicu tubuh memproduksi insulin sehingga menimbulkan rasa lapar, lemas dan lesu, sehingga Anda terlihat loyo dan tidak segar. Jika ingin berbuka dengan yang manis, pilihlah makanan manis alami (bukan manis dari gula) untuk menaikkan gula darah secara perlahan. Misalnya saja buah-buahan segar.

Perbanyak protein
Protein bertugas mengolah energi menjadi tenaga sehingga Anda tetap bugar dan tidak mudah lapar. Perbanyak juga asupan makanan yang mengandung vitamin A,B dan C , serta, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, ubi, jagung dan singkong.

Kafein menghambat penyerapan kalsium serta memiliki efek merangsang tubuh untuk sering buang air kecil. Akibatnya tubuh bisa dehidrasi dan l
Konsumsi suplemen bila perlu
Anda memerlukan Trio Fondasi penjaga stamina untuk menjamin kesehatan dan kebugaran selama puasa.

Nutrilite Hi-Protein
Memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menetralisir asam lambung.

Nutrilite Double X
Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, serta menunjang aktivitas selama bulan puasa.

Nutrilite Salmon Omega 3 Complex
Membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, otak, saraf, serta sendi.

Untuk infotmasi lebih lanjut dan untuk info pembelian produk hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898

Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar