Sabtu, 30 Maret 2019

CARA MENGATASI MATA MINUS



Salah satu penyakit yang cukup mengganggu adalah miopi atau rabun jauh, yang lebih populer disebut mata minus. Hal ini membuat mata kita berkurang kemampuannya untuk melihat ke jarak yang jauh.
Secara ilmu pengetahuan, hal ini disebabkan oleh lensa mata yang terlalu panjang serta kornea yang terlalu melengkung. Namun penyebab aslinya tentu berasal dari kebiasaan buruk kita sehari-hari.

Ada banyak penyebab mata minus, mulai dari keturunan, kebiasaan membaca, jarang beraktivitas di luar ruangan, dan masih banyak lagi. Namun kali ini kita akan lebih fokus pada bagaimana cara menyembuhkan mata minus.
Perlu diketahui, secara medis mata minus tak bisa disembuhkan dengan cara tradisional.

satu-satunya cara untuk menyembuhkan mata minus adalah dengan pembedahan kornea mata, atau dikenal dengan operasi LASIK (Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis). Namun, tentu tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa cara alami yang bisa sedikit menyembuhkan mata minus dari dalam, tentu dipadu dengan dikuranginya kebiasaan buruk yang dapat merusak mata.

Cara cepat untuk menyembuhkan mata minus dengan kurun waktu 1 minggu rasanya cukup mustahil. Namun ada beberapa kandungan nutrisional yang ampuh untuk membuat mata minus Anda membaik. Serta tentu saja kurangi kebiasaan main gadget sambil tidur dan berbagai aktivitas lain yang merusak mata.

cara menyembuhkan mata minus seperti berikut :

1. Mengonsumsi jus buah bit
Buah bit membantu menyembuhkan minus parah dan tinggi. Minumlah secara rutin selama satu minggu. Jika perlu, campurkan dengan jus belimbing atau wortel untuk khasiat yang lebih manjur.

2. Mengonsumsi jus lidah buaya
Jus lidah buaya bisa Anda konsumsi selama 1 minggu penuh dan dipercaya dapat mengurangi minus. Hal ini disebabkan oleh kandungan gizi yang dimiliki oleh jus lidah buaya. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan herbal lainnya seperti kenari, lemon dan madu.

3. Hindari penggunaan mata yang berlebihan.
Mata juga perlu istirahat. Tutup mata kamu selama beberapa menit setiap 2-3 jam dan biarkan mata kamu relaks sejanak.

4. Pijat mata kamu.
Pijat mata kamu dengan gerakan melingkar dan lakukan dengan lembut. Kamu bisa pijat dengan mengikuti urutan poin pada gambar di atas. Gunakan jari tengah dan telunjuk untuk menekan mata kamu.

5. Minum jus wortel.
Minum sesering mungkin, minimal sebaiknya kamu lakukan setiap hari sekali. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Slutena tergolong karetenoid, bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata. Konsentrasi lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung dari energi sinar biru.

Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap primata yang memiliki makula mirip manusia. Setelah diberi paparan laser sinar biru (476 nm), retina primata yang kurang mendapat lutein dan zeaxanthin mengalami kerusakan lebih berat. Kemudian, mereka diberi suplemen lutein dan zeaxanthin selama 22-28 minggu yang memberikan hasil ternyata kerusakan yang timbul lebih kecil dibandingkan sebelum mendapat suplemen. 2 Lutein tidak hanya baik untuk bayi dan anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang dewasa dengan penyakit mata.

Sumber Lutein
Tubuh kita tidak dapat membentuk lutein sehingga lutein diperoleh dari sayuran, buah-buahan, suplemen, dan ASI. Lutein terutama banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau tua misalnya bayam dan hanya sedikit pada wortel. Sayangnya, sayuran bukanlah makanan favorit bagi sebagian besar bayi dan anak-anak.

Di Amerika Serikat, hanya 10% anak berusia 4 bulan sampai 2 tahun yang makan sayuran hijau minimal sekali sehari. Di Inggris, sebanyak 40% anak usia 2 hingga 6 tahun yang mengonsumsi sayuran kurang dari sekali sehari, sementara lebih dari 30% dari mereka yang makan buah tidak setiap hari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan kombinasi konsumsi buah dan sayuran anak-anak usia dibawah 5 tahun di Eropa berkisar 133gr/hari hingga 263gr/hari. Angka ini jauh dari rekomendasi WHO untuk konsumsi buah dan sayuran untuk anak-anak yakni sekitar 400 gr atau 5 kali setiap hari.

Lutein tentu saja terdapat dalam ASI. Namun, sebuah penelitian yang melibatkan 471 wanita di sembilan kota di seluruh dunia, menunjukkan beragamnya jumlah kandungan lutein dan zeaxanthin dalam ASI dan sangat tergantung dari konsumsi buah-buahan dan sayuran selama kehamilan. Bayi yang tidak mendapat ASI dan mengonsumsi susu formula ternyata tidak mendapatkan sumber lutein yang baik karena susu formula tidak mengandung lutein.

Suplementasi lutein, dapat menjadi salah satu jalan keluar. Penambahan lutein ke dalam makanan ataupun susu formula akan membantu pemenuhan kebutuhan akan lutein. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lutein dalam bentuk kristal murni, aman digunakan sebagai suplemen makanan.

Seiring bertambahnya usia, fungsi penglihatan akan semakin berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai degenerasi makula. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan. Salah satu cara untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi cukup lutein.

Berikut adalah 3 manfaat lutein untuk kesehatan mata dan fungsi penglihatan :

Lutein Melindungi Fungsi Penglihatan
Makanan atau multivitamin yang mengandung lutein akan memberikan tubuh karotenoid alami. Karotenoid merupakan bahan aktif  seperti yang ditemukan dalam wortel yang dapat bertindak sebagai perisai mata untuk melindungi kerusakan. Lutein membantu melindungi kerusakan retina seiring bertambahnya usia untuk menjaga fungsi penglihatan berada dalam tingkat optimal.

Mencegah Katarak
Katarak adalah kondisi yang dialami terutama oleh orang yang telah berusia lanjut. Katarak menyebabkan penglihatan menjadi kabur karena terjadinya pembentukan lapisan keruh pada mata. Lutein dalam dosis mencukupi dapat mencegah kondisi ini terjadi. Setelah satu atau dua minggu mengkonsumsi suplemen lutein, perbaikan pada fungsi penglihatan seharusnya sudah mulai terasa.

Memperkuat Retina
Fungsi retina akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia atau ketika kekuarangan nutrisi. Pastikan untuk melindungi mata dari sinar matahari langsung. Selain itu, makanan atau suplemen multivitamin yang mengandung lutein akan melindungi retina sehingga dapat mempertahankan kesehatan mata

Lutein tergolong karetenoid, bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata. Konsentrasi lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung dari energi sinar biru.

Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap primata yang memiliki makula mirip manusia. Setelah diberi paparan laser sinar biru (476 nm), retina primata yang kurang mendapat lutein dan zeaxanthin mengalami kerusakan lebih berat. Kemudian, mereka diberi suplemen lutein dan zeaxanthin selama 22-28 minggu yang memberikan hasil ternyata kerusakan yang timbul lebih kecil dibandingkan sebelum mendapat suplemen. 2 Lutein tidak hanya baik untuk bayi dan anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang dewasa dengan penyakit mata.

Sumber Lutein
Tubuh kita tidak dapat membentuk lutein sehingga lutein diperoleh dari sayuran, buah-buahan, suplemen, dan ASI. Lutein terutama banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau tua misalnya bayam dan hanya sedikit pada wortel. Sayangnya, sayuran bukanlah makanan favorit bagi sebagian besar bayi dan anak-anak.

Di Amerika Serikat, hanya 10% anak berusia 4 bulan sampai 2 tahun yang makan sayuran hijau minimal sekali sehari. Di Inggris, sebanyak 40% anak usia 2 hingga 6 tahun yang mengonsumsi sayuran kurang dari sekali sehari, sementara lebih dari 30% dari mereka yang makan buah tidak setiap hari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan kombinasi konsumsi buah dan sayuran anak-anak usia dibawah 5 tahun di Eropa berkisar 133gr/hari hingga 263gr/hari. Angka ini jauh dari rekomendasi WHO untuk konsumsi buah dan sayuran untuk anak-anak yakni sekitar 400 gr atau 5 kali setiap hari.

Lutein tentu saja terdapat dalam ASI. Namun, sebuah penelitian yang melibatkan 471 wanita di sembilan kota di seluruh dunia, menunjukkan beragamnya jumlah kandungan lutein dan zeaxanthin dalam ASI dan sangat tergantung dari konsumsi buah-buahan dan sayuran selama kehamilan. Bayi yang tidak mendapat ASI dan mengonsumsi susu formula ternyata tidak mendapatkan sumber lutein yang baik karena susu formula tidak mengandung lutein.

Suplementasi lutein, dapat menjadi salah satu jalan keluar. Penambahan lutein ke dalam makanan ataupun susu formula akan membantu pemenuhan kebutuhan akan lutein. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lutein dalam bentuk kristal murni, aman digunakan sebagai suplemen makanan.

Seiring bertambahnya usia, fungsi penglihatan akan semakin berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai degenerasi makula. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan. Salah satu cara untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi cukup lutein

Untuk itu, bagi anda yang saat ini menderita mata minus baik masih berukuran kecil maupun besar kami rekomendasikan anda untuk menggunakan Obat Mata S.Lutena Naturally Plus sebagai solusi alternatif pengobatannya.

Obat Mata S.Lutena Naturally Plus atau dikenal juga dengan nama Super Lutein adalah suplemen kesehatan untuk mata yang bertaraf internasional yang sangat laris dan terkenal di dunia. Suplemen mata ini memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit mata sekaligus menjaga kesehatan. Lebih dari 1,4 juta orang di seluruh dunia telah mengkonsumsi produk dengan kandungan Lutein nomor satu di Jepang ini.

Manfaaat Obat Mata S.Lutena
  1. Memperbaiki sirkulasi di mata.
  2. Membantu melindungi jaringan mata.
  3. Menurunkan risiko degenerasi makula.
  4. Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan mata.
  5. Memenuhi vitamin yang dibutuhkan mata.
  6. Mendukung pembuluh darah sehat di mata.
  7. Membantu meningkatkan ketajaman penglihatan.
  8. Membantu memperbaiki jaringan retina yang rusak.
  9. Mengurangi peradangan dan membantu sel-sel retina.


Mencegah dan mampu mengobati mata minus, mata rabun, silinder, rabun jauh, rabun dekat, ablasio retina, retinopati diabetik, retinitis pigmentosa, presbyopia, syaraf retina mata lepas, syaraf retina mata putus, syaraf retina mata robek, kebutaan, penglihatan ganda, penglihatan berbayang, mata berlemak, mata berkabut, floaters, pteregium, infeksi pada mata dan penyakit mata lainnya.

KANDUNGAN OBAT MATA S LUTENA


S. LUTENA kandungannya berisi buah-buahan dan 6 warna sayuran, serta dikombinasikan dengan ikan salmon yang kaya omega 3, dan diproses dengan teknologi mutakhir dari Jepang. 3 softgel Super Lutein/S.Lutena setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna yaitu kuning, hijau gelap, merah tua, merah muda, orange, dan coklat.

Produk kesehatan ini memberikan nutrisi terlengkap yang diperlukan oleh sel tubuh, sehingga dapat membantu proses regenerasi sel. Melalui proses regenerasi sel secara terus menerus inilah yang kemudian membantu proses perawatan bagi penderita penyakit.

Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : Herbaljepang.com

Trimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar