Salah satu penyakit yang cukup
mengganggu adalah miopi atau rabun jauh, yang lebih populer disebut mata minus.
Hal ini membuat mata kita berkurang kemampuannya untuk melihat ke jarak yang
jauh.
Secara ilmu pengetahuan, hal ini
disebabkan oleh lensa mata yang terlalu panjang serta kornea yang terlalu
melengkung. Namun penyebab aslinya tentu berasal dari kebiasaan buruk kita
sehari-hari.
Ada banyak penyebab mata minus,
mulai dari keturunan, kebiasaan membaca, jarang beraktivitas di luar ruangan,
dan masih banyak lagi. Namun kali ini kita akan lebih fokus pada bagaimana cara
menyembuhkan mata minus.
Perlu diketahui, secara medis
mata minus tak bisa disembuhkan dengan cara tradisional.
satu-satunya cara untuk
menyembuhkan mata minus adalah dengan pembedahan kornea mata, atau dikenal dengan
operasi LASIK (Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis). Namun,
tentu tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa cara alami yang bisa sedikit
menyembuhkan mata minus dari dalam, tentu dipadu dengan dikuranginya kebiasaan
buruk yang dapat merusak mata.
Cara cepat untuk menyembuhkan
mata minus dengan kurun waktu 1 minggu rasanya cukup mustahil. Namun ada
beberapa kandungan nutrisional yang ampuh untuk membuat mata minus Anda
membaik. Serta tentu saja kurangi kebiasaan main gadget sambil tidur dan
berbagai aktivitas lain yang merusak mata.
cara menyembuhkan mata minus
seperti berikut :
1. Mengonsumsi jus buah bit
Buah bit membantu menyembuhkan
minus parah dan tinggi. Minumlah secara rutin selama satu minggu. Jika perlu,
campurkan dengan jus belimbing atau wortel untuk khasiat yang lebih manjur.
2. Mengonsumsi jus lidah buaya
Jus lidah buaya bisa Anda
konsumsi selama 1 minggu penuh dan dipercaya dapat mengurangi minus. Hal ini
disebabkan oleh kandungan gizi yang dimiliki oleh jus lidah buaya. Selain itu,
Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan herbal lainnya seperti kenari, lemon dan
madu.
3. Hindari penggunaan mata yang
berlebihan.
Mata juga perlu istirahat. Tutup
mata kamu selama beberapa menit setiap 2-3 jam dan biarkan mata kamu relaks
sejanak.
4. Pijat mata kamu.
Pijat mata kamu dengan gerakan
melingkar dan lakukan dengan lembut. Kamu bisa pijat dengan mengikuti urutan
poin pada gambar di atas. Gunakan jari tengah dan telunjuk untuk menekan mata
kamu.
5. Minum jus wortel.
Minum sesering mungkin, minimal
sebaiknya kamu lakukan setiap hari sekali. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun
satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Slutena tergolong karetenoid,
bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang
dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid
yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata. Konsentrasi
lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk
menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang
lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin
berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung
dari energi sinar biru.
Serangkaian penelitian telah
dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap
primata yang memiliki makula mirip manusia. Setelah diberi paparan laser sinar
biru (476 nm), retina primata yang kurang mendapat lutein dan zeaxanthin
mengalami kerusakan lebih berat. Kemudian, mereka diberi suplemen lutein dan
zeaxanthin selama 22-28 minggu yang memberikan hasil ternyata kerusakan yang
timbul lebih kecil dibandingkan sebelum mendapat suplemen. 2 Lutein tidak hanya
baik untuk bayi dan anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang dewasa
dengan penyakit mata.
Sumber Lutein
Tubuh kita tidak dapat membentuk
lutein sehingga lutein diperoleh dari sayuran, buah-buahan, suplemen, dan ASI.
Lutein terutama banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau tua misalnya bayam
dan hanya sedikit pada wortel. Sayangnya, sayuran bukanlah makanan favorit bagi
sebagian besar bayi dan anak-anak.
Di Amerika Serikat, hanya 10%
anak berusia 4 bulan sampai 2 tahun yang makan sayuran hijau minimal sekali
sehari. Di Inggris, sebanyak 40% anak usia 2 hingga 6 tahun yang mengonsumsi
sayuran kurang dari sekali sehari, sementara lebih dari 30% dari mereka yang
makan buah tidak setiap hari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan
kombinasi konsumsi buah dan sayuran anak-anak usia dibawah 5 tahun di Eropa
berkisar 133gr/hari hingga 263gr/hari. Angka ini jauh dari rekomendasi WHO untuk
konsumsi buah dan sayuran untuk anak-anak yakni sekitar 400 gr atau 5 kali
setiap hari.
Lutein tentu saja terdapat dalam
ASI. Namun, sebuah penelitian yang melibatkan 471 wanita di sembilan kota di
seluruh dunia, menunjukkan beragamnya jumlah kandungan lutein dan zeaxanthin
dalam ASI dan sangat tergantung dari konsumsi buah-buahan dan sayuran selama
kehamilan. Bayi yang tidak mendapat ASI dan mengonsumsi susu formula ternyata
tidak mendapatkan sumber lutein yang baik karena susu formula tidak mengandung lutein.
Suplementasi lutein, dapat
menjadi salah satu jalan keluar. Penambahan lutein ke dalam makanan ataupun
susu formula akan membantu pemenuhan kebutuhan akan lutein. Sebuah penelitian
menunjukkan bahwa lutein dalam bentuk kristal murni, aman digunakan sebagai
suplemen makanan.
Seiring bertambahnya usia, fungsi
penglihatan akan semakin berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai degenerasi
makula. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan. Salah
satu cara untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi cukup
lutein.
Berikut adalah 3 manfaat lutein
untuk kesehatan mata dan fungsi penglihatan :
Lutein Melindungi Fungsi
Penglihatan
Makanan atau multivitamin yang
mengandung lutein akan memberikan tubuh karotenoid alami. Karotenoid merupakan
bahan aktif seperti yang ditemukan dalam
wortel yang dapat bertindak sebagai perisai mata untuk melindungi kerusakan.
Lutein membantu melindungi kerusakan retina seiring bertambahnya usia untuk
menjaga fungsi penglihatan berada dalam tingkat optimal.
Mencegah Katarak
Katarak adalah kondisi yang
dialami terutama oleh orang yang telah berusia lanjut. Katarak menyebabkan
penglihatan menjadi kabur karena terjadinya pembentukan lapisan keruh pada
mata. Lutein dalam dosis mencukupi dapat mencegah kondisi ini terjadi. Setelah
satu atau dua minggu mengkonsumsi suplemen lutein, perbaikan pada fungsi
penglihatan seharusnya sudah mulai terasa.
Memperkuat Retina
Fungsi retina akan semakin
menurun seiring dengan bertambahnya usia atau ketika kekuarangan nutrisi.
Pastikan untuk melindungi mata dari sinar matahari langsung. Selain itu,
makanan atau suplemen multivitamin yang mengandung lutein akan melindungi retina
sehingga dapat mempertahankan kesehatan mata
Lutein tergolong karetenoid,
bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang
dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid
yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata. Konsentrasi
lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk
menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang
lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin
berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung
dari energi sinar biru.
Serangkaian penelitian telah
dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap
primata yang memiliki makula mirip manusia. Setelah diberi paparan laser sinar
biru (476 nm), retina primata yang kurang mendapat lutein dan zeaxanthin
mengalami kerusakan lebih berat. Kemudian, mereka diberi suplemen lutein dan
zeaxanthin selama 22-28 minggu yang memberikan hasil ternyata kerusakan yang
timbul lebih kecil dibandingkan sebelum mendapat suplemen. 2 Lutein tidak hanya
baik untuk bayi dan anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang dewasa
dengan penyakit mata.
Sumber Lutein
Tubuh kita tidak dapat membentuk
lutein sehingga lutein diperoleh dari sayuran, buah-buahan, suplemen, dan ASI.
Lutein terutama banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau tua misalnya bayam
dan hanya sedikit pada wortel. Sayangnya, sayuran bukanlah makanan favorit bagi
sebagian besar bayi dan anak-anak.
Di Amerika Serikat, hanya 10%
anak berusia 4 bulan sampai 2 tahun yang makan sayuran hijau minimal sekali
sehari. Di Inggris, sebanyak 40% anak usia 2 hingga 6 tahun yang mengonsumsi
sayuran kurang dari sekali sehari, sementara lebih dari 30% dari mereka yang
makan buah tidak setiap hari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan
kombinasi konsumsi buah dan sayuran anak-anak usia dibawah 5 tahun di Eropa
berkisar 133gr/hari hingga 263gr/hari. Angka ini jauh dari rekomendasi WHO
untuk konsumsi buah dan sayuran untuk anak-anak yakni sekitar 400 gr atau 5
kali setiap hari.
Lutein tentu saja terdapat dalam
ASI. Namun, sebuah penelitian yang melibatkan 471 wanita di sembilan kota di
seluruh dunia, menunjukkan beragamnya jumlah kandungan lutein dan zeaxanthin
dalam ASI dan sangat tergantung dari konsumsi buah-buahan dan sayuran selama
kehamilan. Bayi yang tidak mendapat ASI dan mengonsumsi susu formula ternyata
tidak mendapatkan sumber lutein yang baik karena susu formula tidak mengandung
lutein.
Suplementasi lutein, dapat
menjadi salah satu jalan keluar. Penambahan lutein ke dalam makanan ataupun
susu formula akan membantu pemenuhan kebutuhan akan lutein. Sebuah penelitian
menunjukkan bahwa lutein dalam bentuk kristal murni, aman digunakan sebagai
suplemen makanan.
Seiring bertambahnya usia, fungsi
penglihatan akan semakin berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai degenerasi
makula. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan. Salah
satu cara untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi cukup
lutein
Untuk itu, bagi anda yang saat
ini menderita mata minus baik masih berukuran kecil maupun besar kami
rekomendasikan anda untuk menggunakan Obat Mata S.Lutena Naturally Plus sebagai
solusi alternatif pengobatannya.
Obat Mata S.Lutena Naturally Plus
atau dikenal juga dengan nama Super Lutein adalah suplemen kesehatan untuk mata
yang bertaraf internasional yang sangat laris dan terkenal di dunia. Suplemen
mata ini memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk
membantu mengatasi berbagai macam penyakit mata sekaligus menjaga kesehatan.
Lebih dari 1,4 juta orang di seluruh dunia telah mengkonsumsi produk dengan
kandungan Lutein nomor satu di Jepang ini.
Manfaaat Obat Mata S.Lutena
- Memperbaiki sirkulasi di mata.
- Membantu melindungi jaringan mata.
- Menurunkan risiko degenerasi makula.
- Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan mata.
- Memenuhi vitamin yang dibutuhkan mata.
- Mendukung pembuluh darah sehat di mata.
- Membantu meningkatkan ketajaman penglihatan.
- Membantu memperbaiki jaringan retina yang rusak.
- Mengurangi peradangan dan membantu sel-sel retina.
Mencegah dan mampu mengobati mata
minus, mata rabun, silinder, rabun jauh, rabun dekat, ablasio retina,
retinopati diabetik, retinitis pigmentosa, presbyopia, syaraf retina mata
lepas, syaraf retina mata putus, syaraf retina mata robek, kebutaan,
penglihatan ganda, penglihatan berbayang, mata berlemak, mata berkabut,
floaters, pteregium, infeksi pada mata dan penyakit mata lainnya.
KANDUNGAN OBAT MATA S LUTENA
S. LUTENA kandungannya berisi
buah-buahan dan 6 warna sayuran, serta dikombinasikan dengan ikan salmon yang
kaya omega 3, dan diproses dengan teknologi mutakhir dari Jepang. 3 softgel
Super Lutein/S.Lutena setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan
dengan 6 macam warna yaitu kuning, hijau gelap, merah tua, merah muda, orange,
dan coklat.
Produk kesehatan ini memberikan
nutrisi terlengkap yang diperlukan oleh sel tubuh, sehingga dapat membantu
proses regenerasi sel. Melalui proses regenerasi sel secara terus menerus
inilah yang kemudian membantu proses perawatan bagi penderita penyakit.
Untuk informasi lebih lanjut dan
info pembelian hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : Herbaljepang.com
Trimakasih.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar