Sendi adalah penghubung antara dua tulang yang memungkinkan
Anda untuk menekuk lutut dan siku, membungkuk, menengok, berjalan, melambaikan
tangan ataupun menulis. Mengingat perannya yang penting, maka kesehatan sendi
perlu dijaga mulai dari sekarang agar dapat terus berfungsi dengan baik.
Di dalam sendi terdapat tulang rawan (kartilago) dan cairan
sinovium yang berperan sebagai bantalan antar tulang agar tidak saling
bergesekan. Seiring bertambahnya usia, bantalan ini akan menipis hingga
menimbulkan gesekan antar tulang. Hal inilah yang membuat persendian Anda rusak
dan memicu munculnya arthritis atau radang sendi.
Sendi adalah bagian tubuh yang menghubungkan tulang-tulang
kita. Bayangkan, di tubuh kita terdapat 206 tulang yang harus saling terhubung
satu sama lain. Maka dari itu, sendi merupakan factor yang paling penting dalam
tubuh manusia, tanpa adanya sendi tubuh manusia tidak akan pernah bisa bergerak
dengan lentur. Kemudian, menjaga kesehatan sendi sangatlah dibutuhkan oleh
kita, terlebih bagi kita yang berusia 40 keatas dan mulai merasakan nyeri
sendi. Nah untuk itu, hal apa sajakah yang harus dilakukan untuk menjaga
kesehatan sendi ?
Menjaga berat badan
Kelebihan berat badan menyebabkan sendi-sendi pada lutut,
pinggul, dan punggung harus menanggung beban yang lebih besar. Makin berat
bobot seseorang, maka makin tinggi risiko gangguan pada sendi. Maka dari itu,
menjaga kesehatan sendi dapat dilakukan dengan menurunkan berat badan.
Hindari duduk terlalu lama
Duduk diam sepanjang hari, baik menonton TV, mengetik,
ataupun berkendara, dapat meningkatkan risiko terkena gangguan sendi. Padahal
semakin banyak bergerak, sendi menjadi semakin lentur dan mengurangi risiko terkena
gangguan sendi. Bila pekerjaan Anda mengharuskan duduk selama berjam-jam,
lakukan peregangan setidaknya tiap 15 menit sekali.
Perhatikan postur tubuh
Salah satu cara menjaga kesehatan sendi yang masih cukup
asing bagi sebagian orang adalah menjaga postur tubuh yang baik. Postur tubuh
yang buruk, misalnya karena posisi duduk, berdiri, atau berjalan yang salah,
dapat membuat beban pada sendi meningkat. Untuk mengakalinya, pertahankan
posisi tegak ketika duduk dengan punggung dan kedua bahu lurus, kedua telapak
kaki menyentuh lantai, dan ubah posisi setiap 30 menit. Saat tidur, biasakan
untuk menjaga posisi tubuh tetap nyaman sambil menjaga kelengkungan tulang
belakang. Jangan duduk dengan bantal terlalu tinggi atau menyamping terlalu
lama.
Konsumsi makanan bergizi
Menjaga kesehatan sendi juga dapat dilakukan dengan
mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, protein, vitamin C, vitamin D,
antioksidan, dan asam lemak omega-3. Makanan yang baik untuk menjaga kesehatan
sendi yakni buah dan sayur, ikan, minyak zaitun, biji-bijian utuh, susu dan
produk olahannya (seperti keju atau yoghurt), kacang-kacangan, serta teh hijau.
Jangan merokok
Berhenti merokok dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga
kesehatan sendi. Menurut sebuah penelitian, merokok memiliki efek negatif
terhadap kesehatan sendi dan tulang. Merokok dapat meningkatkan risiko
terjadinya osteoporosis, juga membuat tulang rentan mengalami keretakan
(fraktur) akibat kepadatan tulang yang menurun. Tak hanya itu, rokok juga dapat
meningkatkan risiko terkena bursitis, tendinitis, nyeri pinggang, dan
rheumatoid arthritis.
Olahraga secara teratur
Beberapa penelitian menemukan bahwa olahraga yang bisa
memacu detak jantung, seperti senam aerobik, diketahui dapat meredakan
pembengkakan pada sendi. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk melakukan
angkat beban ringan agar otot-otot yang menyangga sendi menjadi lebih kuat.
Akan tetapi, jika Anda sedang mengalami nyeri sendi, ada baiknya mencoba
olahraga lain yang lebih tidak berisiko, seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda.
Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah
berolahraga
Sebagian orang sering kali tidak melakukan pemanasan sebelum
berolahraga. Padahal, melakukan gerakan ringan sebelum berolahraga mampu
mencegah cedera sendi yang bisa terjadi selama orahraga. Tidak hanya itu, Anda
juga disarankan untuk melakukan pendinginan setelahnya. Pemanasan dan
pendinginan dapat dilakukan sekitar lima menit, sebelum dan setelah
berolahraga.
Hindari olahraga secara berlebihan
Olahraga secara rutin memang dapat menjaga kesehatan sendi
dan membuat tubuh menjadi lebih bugar. Namun, manfaat olahraga tidak akan
diperoleh bila dilakukan secara berlebihan. Maka dari itu, Anda harus bisa
mengenali tanda-tanda saat tubuh membutuhkan istirahat. Jika otot atau sendi
terasa nyeri meski setelah berhari-hari, beristirahatlah sejenak dari rutinitas
berolahraga. Segera periksakan diri ke dokter jika rasa nyeri tidak kunjung
hilang.
Konsumsi suplemen herbal
Mengkonsumsi suplemen herbal tidak hanya untuk orang yang
memiliki penyakit saja, yang ingin menjaga kesehatannya pun dapat mengkonsumsi
suplemen ini. Terlebih bagi anda yang usianya sudah mencapai 40 ke atas dan
sudah mulai merasakan nyeri pada sendi sangat di haruskan untuk mengkonsumsi
suplemen. Seperti halnya suplemen herbal S.LUTENA. S.LUTENA ini merupakan
suplemen herbal asal jepang yang bermanfaat untuk menjaga dan memelihara
kesehatan sendi kita.
Dengan menerapkan cara-cara menjaga kesehatan sendi di atas,
bukan tidak mungkin sendi Anda akan tetap kuat dan sehat hingga usia tua.
Untuk PEMESANAN dan konsultasi lebih lanjut silahkan hubungi
:
Tlpn/wa : 0856.9281.9898
Trims.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar