Kanker adalah penyakit yang
disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya
daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas.
Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali
ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk :
- tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)
- menyerang jaringan biologis di dekatnya.
- bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.
Tiga karakter ganas inilah yang
membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor,
tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang
berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut
onkologi.
Penyakit ini sering dikenal oleh
masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semuanya adalah kanker. Tumor adalah
segala benjolan tidak normal, dan terbagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak
dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas.
Penyakit ini dapat menimpa semua
orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih
sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.
Umumnya sebelum kanker meluas
atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan
ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah
lanjut.
Ada 7 gejala yang perlu
diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada atau
tidaknya kanker, yaitu :
- Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.
- Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.
- Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh
- Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).
- Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.
- Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
- Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.
Kanker menyebabkan banyak gejala
yang berbeda, bergantung pada lokasi dan karakter keganasan, serta ada tidaknya
metastasis. Diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan
yang diperoleh dengan biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat
dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.
Kebanyakan kanker menyebabkan
kematian. Berdasarkan dari dari Badan Kesehatan Dunia - WHO, tahun 2015, tidak
kurang dari 8,8 juta manusia meninggal dunia karena penyakit ini. Data tersebut
menunjukkan bahwasanya penyakit ini menjadi salah satu dari enam penyakit
paling mematikan yang mempengaruhi tingkat mortalitas dunia. Walaupun begitu,
30 hingga 50% dari penyakit ini bisa dicegah. Salah satu caranya adalah dengan
memberikan informasi dan dukungan untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Tumor (bahasa Latin;
pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa
"ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat
kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun
bermetastasis. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun
pembuluh darah ke organ lain.
Di Amerika Serikat dan beberapa
negara berkembang lainnya kanker sekarang ini bertanggung jawab untuk sekitar
25% dari seluruh kematian. Dalam setahun, sekitar 0,5% dari populasi
terdiagnosis kanker.
Pada pria dewasa di Amerika
Serikat, kanker yang paling umum adalah kanker prostat (33% dari seluruh kasus
kanker), kanker paru-paru (13%), kanker kolon dan rektum (10%), kanker kandung
kemih (7%), dan "cutaneous melanoma (5%). Sebagai penyebab kematian kanker
paru-paru adalah yang paling umum (31%), diikuti oleh kanker prostat (10%),
kanker kolon dan rektum (10%), kanker pankreas (5%) dan leukemia (4%).
Untuk dewasa wanita di Amerika
Serikat, kanker payudara adalah kanker yang paling umum (32% dari seluruh kasus
kanker), diikuti oleh kanker paru-paru (12%), kanker kolon dan rektum (11%),
kanker endometrium (6%, uterus) dan limfoma non-Hodgkin (4%). Berdasarkan kasus
kematian, kanker paru-paru paling umum (27% dari kematian kanker), diikuti oleh
kanker payudara (15%), kanker kolon dan rektum (10%), kanker indung telur (6%),
dan kanker pankreas (6%).
Statistik dapat bervariasi besar
di negara lainnya. Di Indonesia, kanker menjadi penyumbang kematian ketiga
terbesar setelah penyakit jantung. Penyebab utama kanker di negara tersebut
adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok, dan pola
makan yang tak sehat. Pada tanaman, kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh
jenis jamur/ bakteri tertantu. Pola invasi kanker tanaman dan kaner pada
manusia sangat berbeda.
Dari segi biaya, penyakit kanker
merupakan penyakit nomor 2 di Indonesia, setelah hemodialisis yang banyak menghabiskan
dana pemerintah.
Pada umumnya, kanker dirujuk
berdasarkan jenis organ atau sel tempat terjadinya. Sebagai contoh, kanker yang
bermula pada usus besar dirujuk sebagai kanker usus besar, sedangkan kanker
yang terjadi pada sel basal dari kulit dirujuk sebagai karsinoma sel basal.
Klasifikasi kanker kemudian dilakukan pada kategori yang lebih umum, misalnya :
Karsinoma, merupakan kanker yang
terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang menyelubungi
organ tubuh, misalnya organ pada sistem pencernaan atau kelenjar. Contoh
meliputi kanker kulit, karsinoma serviks, karsinoma anal, kanker esofageal,
karsinoma hepatoselular, kanker laringeal, hipernefroma, kanker lambung, kanker
testiskular dan kanker tiroid.
Sarkoma, merupakan kanker yang
terjadi pada tulang seperti osteosarkoma, tulang rawan seperti kondrosarkoma,
jaringan otot seperti rabdomiosarcoma, jaringan adiposa, pembuluh darah dan
jaringan penghantar atau pendukung lainnya.
Leukemia, merupakan kanker yang
terjadi akibat tidak matangnya sel darah yang berkembang di dalam sumsum tulang
dan memiliki kecenderungan untuk berakumulasi di dalam sirkulasi darah.
Limfoma, merupakan kanker yang
timbul dari nodus limfa dan jaringan dalam sistem kekebalan tubuh
Central Nervous Systems Cancers,
merupakan kanker yang dimulai di jaringan otak dan sumsum tulang belakang
Pada umumnya, sel kanker
membentuk sebuah tumor, kecuali pada leukemia. Sebelum tahun 1960, peneliti
kanker berpendapat bahwa asupan nutrisi yang mencapai tumor terjadi oleh karena
adanya jaringan pembuluh darah yang telah ada, namun penelitian yang lebih baru
menunjukkan bahwa lintasan angiogenesis diperlukan bagi tumor untuk berkembang
dan menyebar.
Tanpa lintasan angiogenesis,
sebuah tumor hanya akan berkembang hingga memiliki diameter sekitar 1–2 mm, dan
setelah itu perkembangan tumor akan terhenti. Sebaliknya, dengan angiogenesis,
sebuah tumor akan berkembang hingga melampaui ukuran diameter 2 milimeter. Oleh
karena itu, sel tumor memiliki kemampuan untuk mensekresi protein yang dapat
mengaktivasi lintasan angiogenesis.
Dari berbagai protein yang dapat
mengaktivasi lintasan angiogenesis seperti acidic fibroblast growth factor,
angiogenin, epidermal growth factor, G-CSF, HGF, interleukin-8, placental
growth factor, platelet-derived endothelial growth factor, scatter factor,
transforming growth factor-alpha, TNF-α, dan molekul kecil seperti adenosina,
1-butyryl glycerol, nikotinamida, prostaglandin E1 dan E2; para ilmuwan telah
mengidentifikasi dua protein yang sangat penting bagi pertumbuhan tumor yaitu
vascular endothelial growth factor (VEGF) dan basic fibroblast growth factor
(bFGF). Kedua protein ini disekresi oleh berbagai jenis sel kanker dan beberapa
jenis sel normal.
Sekresi VEGF atau bFGF akan
mengikat pada pencerap sel endotelial dan mengaktivasi sel tersebut untuk
memicu lintasan metabolisme yang membentuk pembuluh darah baru. Sel endotelial akan memproduksi sejumlah enzim
MMP yang akan melakukan degradasi terhadap jaringan matriks ekstraseluler yang
mengandung protein dan polisakarida, dan berfungsi untuk sebagai jaringan ikat
yang menyangga jaringan parenkima dengan mengisi ruang di sela-sela selnya.
Degradasi jaringan tersebut
memungkinkan sel endotelial bermigrasi menuju jaringan parenkima, melakukan
proliferasi dan diferensiasi menjadi jaringan pembuluh darah yang baru.
Reaksi antara asam tetraiodotiroasetat
dengan integrin adalah penghambat aktivitas hormon tiroksin dan
tri-iodotironina yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam
angiogenesis dan proliferasi sel tumor.
Slutena merupakan suplemen
kesehatan yang terdiri dari bahan dasar sayur, buah dan ikan. Diracik dengan
komposisi standar kesehatan asupan gizi untuk mencegah berbagai macam kanker.
Sehingga Slutena sangat baik untuk mencegah kanker. Namun hebatnya tidak hanya
untuk mencegah kanker namun juga mampu mengobati kanker apabila sudah terjadi.
Slutena sendiri merupakan herbal
dari Jepang yang mendapat penghargaan sebagai makanan anti kanker nomer 1 di
Jepang beberapa tahun terakhir berturut turut. Dan sudah diperkenalkan sejak 16
tahun lalu di Jepang. Direkomendais 6600 dokter yang tergabung dalam lembaga
kanker di Jepang, sehingga sangat aman dan terpercaya untuk dikonsumsi. Baik
itu untuk proses penyembuhan maupun proses pencegahan.
Sudah dibuktikan oleh jutaan
orang terutama bagi penderita kanker. Bahkan tidak hanya di Indonesia namun
diberbagai belahan dunia.
S. LUTENA adalah suplemen bergizi
y ang banyak mengandung carotenoid(β-karotin)&α-Karotin yang bermanfaat dan
sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna hijau,kuning dan merah.
Produk ini diciptakan bagi mereka
yang sibuk dan kurang mengkonsumsi gizi yang dibutuhkan setiap harinya.
Kandungan gizi yang terdapat pada produk ini telah memenuhi standar dari
Kementrian Kesehatan ,Tenaga Kerja dan Kesejahteraan.
S. LUTENA adalah suplemen bergizi
yang banyak mengandung carotenoid (β-karotin) & α-Karotin yang bermanfaat
dan sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna hijau,kuning dan merah.
Kandungani β-Karotin &
α-Karotin yang terdapat dalam Lutena bisa menambah energi penting dalam tubuh
dengan jumlah yang lebih besar.
Produk ini menyediakan suplemen
yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang
dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini
diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh
BPOM
1 PRODUK SEJUTA MANFAAT
DI Jepang S LUTENA disebut
sebagai makanan ANTI KANKER no 1 Di Jepang karena S Lutena kaya akan unsur
pigmen kuning & hijau buah-buahan & sayuran.
Prinsip utama dalam pengobatan
S.Lutena adalah kesabaran dan ketelatenan dalam konsumsinya, tidak boleh
tergesa-gesa. Kebanyakan orang mengharapkan kesembuhan instan hanya dengan
mengkonsumsi beberapa kapsul saja, itu sebenarnya bukan hal yang mustahil semua
tergantung dengan berat ringannya penyakit dan baik tidaknya metabolisme tubuh.
Rata-rata dalam penyembuhan penyakit berat perlu waktu dan tidak boleh putus
asa. Karena bila berhenti ditengah jalan akan sia-sia saja apa yang dilakukan
selama ini.
Untuk informasi lebih lanjut,
konsultasi dan Pemesanan hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web. Herbaljepang.com
Terimakasih



Tidak ada komentar:
Posting Komentar