Penyakit jantung yang disebabkan
oleh kelainan tidak dapat dicegah. Namun demikian, banyak jenis penyakit ini
yang dapat dicegah, dengan menjalani pola hidup sehat. Selain sebagai
pencegahan, pola hidup sehat di bawah ini juga dapat membantu pasien penyakit
jantung dalam proses penyembuhan :
Berhenti merokok.
Rokok adalah
faktor risiko utama penyakit jantung, terutama penyakit jantung koroner.
Rutin memeriksakan diri.
Lakukan
pemeriksaan rutin terkait kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.
Tekanan darah.
Tekanan darah
normal adalah di bawah 120/80 mm Hg.
Kadar kolesterol jahat (LDL).
Pada umumnya, kadar LDL normal adalah di bawah 130 mg/dL. Namun pada orang
dengan faktor risiko penyakit jantung, kadar LDL sebaiknya berada di bawah 100
mg/dL. Sedangkan pada individu dengan penyakit jantung atau diabetes, kadar LDL
disarankan di bawah 70 mg/dL.
Kadar gula darah. Kadar gula
darah normal umumnya kurang dari 100 mg/dL setelah tidak makan (puasa) selama
setidaknya 8 jam, dan kurang dari 140 mg/dL 2 jam setelah makan.
Latihan atau olahraga rutin.
Selain membantu menjaga kesehatan, latihan rutin selama 30-60 menit sehari dapat
membantu mengontrol tekanan darah, serta kadar kolesterol dan gula darah. Akan
tetapi, pada pasien aritmia dan kelainan jantung bawaan, sebaiknya
konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai durasi latihan yang aman.
Konsumsi makanan sehat.
Perbanyak
konsumsi buah, sayuran, gandum, dan lemak omega-3. Selain itu, batasi konsumsi
daging merah, serta hindari makanan tinggi gula, lemak, kolesterol, dan garam.
Ketahui juga batas kandungan kalori dalam makanan yang dikonsumsi, dan usahakan
untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan rendah kalori.
Jaga berat badan ideal.
Berat
badan berlebih atau obesitas, dapat meningkatkan risiko terserang penyakit
jantung.
Kelola stres dengan baik. Stres
dalam jangka panjang dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Oleh karena
itu, sebisa mungkin kurangi stres dengan menjalani aktivitas fisik. Sebagai
contoh, lakukan latihan yang melibatkan teknik pernapasan dan relaksasi otot,
seperti yoga. Konsultasikan dengan dokter bila Anda sering merasa bingung,
tertekan, dan marah tiap kali menghadapi masalah.
Menjaga kebersihan tubuh. Rutin
mencuci tangan, menyikat gigi, dan hindari kontak dengan orang yang sedang
terserang penyakit infeksi seperti flu.
Berdasarkan data WHO, penyakit
kardiovaskuler merenggut 17,7 juta nyawa setiap tahun. Dari total angka
kematian ini, lebih dari setengahnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner
dan stroke. Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung diperkirakan akan
terus meningkat mencapai 23,3 juta jiwa pada tahun 2030. Begini caranya
mencegah penyakit jantung mulai dari sekarang.
1. SARAPAN BUBUR GANDUM
Gandum mengandung beta-glucan,
serat yang dapat menurunkan kolesterol jahat penyebab sakit jantung. Ini
membentuk gel tebal seperti pasta yang mengikat kolesterol dalam usus dan
mencegah penyerapan ke dalam aliran darah.
Menurut ahli gizi, hanya 3 gram
beta-glucan per hari (setara semangkuk berukuran rata-rata bubur) dapat
menurunkan kolesterol sebesar 5 sampai 10 persen.
2. MEMBERSIHKAN GIGI SECARA
TERATUR
Penyakit gusi telah dikaitkan
dengan pengerasan arteri dan serangan jantung. Bakteri yang menyebabkan
kerusakan gigi diperkirakan memicu peradangan, yang telah dikaitkan dengan
penyakit jantung.
Para ahli merekomendasikan
menyikat gigi secara teratur dan membersihkan dengan benang gigi (ketika ada
makanan yang terjebak di antara gigi Anda). Benang gigi juga memecah biofilm
yang memerangkap massa lengket bakteri).
3. BERCINTA DUA KALI SEMINGGU
Pria yang berhubungan seks,
setidaknya dua kali seminggu, 45 persen lebih rendah terserang penyakit jantung
dibanding mereka yang melakukannya sekali sebulan atau kurang dari itu. “Ini
mungkin karena manfaat fisik dan emosional, serta pengurangan stres,” kata ahli
jantung Dr Aseem Malhotra.
4. PAKAILAH MASKER TIDUR
Kurang tidur terkait dengan
risiko yang lebih besar terkena serangan jantung bahkan kematian. Pastikan
kamar tidur Anda gelap atau memakai masker tidur, karena cahaya menekan
produksi hormon tidur melatonin.
5. KURANGI KONSUMSI GULA
Studi di Amerika Serikat yang
diterbitkan tahun lalu menunjukkan bahwa gula dapat menjadi kontributor besar
untuk tekanan darah tinggi. Dr James DiNicolantonio, seorang ilmuwan penelitian
kardiovaskular di St Luke Mid America Heart Institute, yang memimpin
penelitian, mengatakan: “Mendorong konsumen untuk mengatakan tidak pada gula,
bukan garam, mungkin strategi diet yang lebih baik untuk mencapai kontrol
tekanan darah.”
6. BERLIBUR KE TEMPAT YANG CERAH
Pergi berlibur secara teratur
mengurangi sepertiga risiko kematian akibat penyakit jantung , kata para
peneliti di University of Pittsburgh, Amerika. Dan liburan di suatu tempat yang
cerah bisa meningkatkan keuntungan. Tahun lalu, universitas-universitas di
Southampton dan Edinburgh menemukan bahwa sinar matahari mengubah kadar oksida
nitrat, yang merenggangkan pembuluh darah, membantu tekanan darah turun.
7. MAKAN SEMANGKUK YOGHURT
Menurut sebuah studi dari
Institut Kesehatan Griffith dan School of Medicine di Australia, dosis harian
‘bakteri baik’ atau probiotik dari yoghurt bisa membantu menurunkan tekanan
darah, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi. Satu teori mengatakan
bahwa bakteri ‘baik’ melawan proses inflamasi terkait dengan penyakit jantung.
8. MENONTON FILM KOMEDI DENGAN
TEMAN
Tertawa dapat meningkatkan aliran
darah dengan lebih dari 20 persen. Beberapa studi menunjukkan, tertawa memiliki
efek penghilang stres yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
9. JANGAN MENUNDA BUANG AIR KECIL
Sebuah studi terhadap orang
dengan penyakit jantung dini di Taiwan menunjukkan bahwa kandung kemih yang
terlalu penuh dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat dan
menempatkan tekanan yang tidak perlu pada arteri koroner, memicu mereka untuk
berkontraksi.
10. JANGAN TERLALU LAMA DUDUK
Penelitian menyarankan duduk
selama 8 jam sehari meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes
sebesar 40 persen. “Usahakan jangan duduk lebih dari 4 jam, cobalah sekali-kali
berdiri,” kata John Buckley,
profesor ilmu olahraga terapan di Chester University. “Maksimal duduk dua jam,
selingi dengan berdiri 30 menit.”
11. Konsumsi Suplemen Alami
Untuk mencegah terjadinya
penyakit jantung anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal atau suplemen
alami seperti S.LUTENA . S.LUTENA ini merupakan herbal alami yang dapat
mengatasi dan mencegah terjadinya penyakit jantung.
S. LUTENA adalah suplemen bergizi
y ang banyak mengandung carotenoid(β-karotin)&α-Karotin yang bermanfaat dan
sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna hijau,kuning dan merah.
Produk ini diciptakan bagi mereka
yang sibuk dan kurang mengkonsumsi gizi yang dibutuhkan setiap harinya.
Kandungan gizi yang terdapat pada produk ini telah memenuhi standar dari
Kementrian Kesehatan ,Tenaga Kerja dan Kesejahteraan.
S. LUTENA adalah suplemen bergizi
yang banyak mengandung carotenoid (β-karotin) & α-Karotin yang bermanfaat
dan sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna hijau,kuning dan merah.
Kandungani β-Karotin &
α-Karotin yang terdapat dalam Lutena bisa menambah energi penting dalam tubuh
dengan jumlah yang lebih besar.
Produk ini menyediakan suplemen
yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang
dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini
diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh
BPOM
1 PRODUK SEJUTA MANFAAT
Prinsip utama dalam pengobatan
S.Lutena adalah kesabaran dan ketelatenan dalam konsumsinya, tidak boleh
tergesa-gesa. Kebanyakan orang mengharapkan kesembuhan instan hanya dengan
mengkonsumsi beberapa kapsul saja, itu sebenarnya bukan hal yang mustahil semua
tergantung dengan berat ringannya penyakit dan baik tidaknya metabolisme tubuh.
Rata-rata dalam penyembuhan penyakit berat perlu waktu dan tidak boleh putus
asa. Karena bila berhenti ditengah jalan akan sia-sia saja apa yang dilakukan
selama ini.
Untuk informasi lebih lanjut,
konsultasi dan Pemesanan hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web. Herbaljepang.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar