Selasa, 19 Maret 2019

CARA MENGATASI PENYAKIT DBD



Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan utamanya melalui nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini biasanya ditemukan di daerah tropis dan subtropis.

Demam berdarah ringan umumnya ditandai oleh demam tinggi yang mendadak, sakit kepala hebat, rasa sakit di belakang mata, otot, serta sendi, hilangnya nafsu makan, mual, dan ruam pada permukaan kulit. Sedangkan pada demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.

Merawat pasien demam berdarah dengan berbagai pengobatan rumahan bisa menjadi pilihan untuk menghindari komplikasi dan mengurangi gejala.

Jika Anda atau keluarga terinfeksi virus dengue, maka melakukan pengobatan di rumah untuk menggantikan perawatan di rumah sakit bisa menjadi alternatif untuk pemulihan yang cepat dan mengurangi gejalanya. Hal ini dikarenakan tidak ada penanganan spesifik untuk DBD, kebanyakan pasien biasanya pulih dalam 2 minggu.

Jika Anda atau keluarga mengalami gejala demam berdarah ringan maka ada baiknya melakukan hal-hal berikut sebagai pengobatan awal untuk mencegahnya agar tidak semakin parah :

1. Mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak
Pasien demam berdarah sebisa mungkin mencukupi asupan cairan. Dari mulai air putih hingga jus buah sebaiknya dikonsumsi oleh pasien. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dehidrasi karena demam, serta membantu menurunkan demam.
Selain itu, mengonsumsi banyak air juga membantu meringankan gejala seperti kram otot dan sakit kepala karena keduanya timbul akibat dehidrasi. Air juga akan membantu menghilangkan racun berlebih dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui urine.

2. Mengonsumsi jambu biji dan makanan sehat yang mudah dicerna
Dokter biasanya menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti makanan yang  direbus, sayuran hijau, serta buah-buahan. Salah satu buah yang sudah dikenal manfaatnya untuk mengobati demam berdarah ialah jambu biji. Jambu biji mengandung vitamin C yang dapat membantu mempercepat pembentukan trombosit baru.

Pada pasien demam berdarah, trombosit dalam tubuhnya biasanya berada dalam di bawah ambang normal. Jambu biji mengandung trombinol yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat membantu tubuh menghasilkan trombosit yang lebih banyak. Untuk itu mengonsumsi jambu biji bisa menjadi cara efektif untuk membantu meningkatkannya kembali.
Selain itu jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur yang berguna untuk menghambat pertumbuhan virus, termasuk virus dengue.

3. Melakukan istirahat secara total
Beristirahat secara total atau bed rest sangat dianjurkan untuk pasien demam berdarah jenis apapun. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mempercepat pemulihan.
Perawatan rumahan untuk pasien demam berdarah hanyalah perawatan yang bersifat tambahan sebagai pengganti opname di rumah sakit. Hal ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan dan bergantung pada kondisi pasien. Anda tetap perlu mengonsultasikan pada dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

2. Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri
Paracetamol dapat menjadi pilihan untuk meringankan nyeri dan menurunkan demam. Periksakan ke dokter untuk mengetahui obat mana yang sebaiknya dikonsumsi.

penyebab :

Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya, jenis nyamuk ini menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang.

Penularan virus Dengue terjadi bila seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut. Virus Dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang.

Virus Dengue terbagi menjadi empat tipe, yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Ketika seseorang terinfeksi salah satu tipe virus Dengue dan berhasil pulih, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan seumur hidup terhadap tipe virus tersebut. Akan tetapi, kekebalan terhadap salah satu virus tidak menutup kemungkinan terjadinya infeksi oleh tipe virus Dengue yang lain. Bahkan, seseorang yang pernah terinfeksi virus Dengue lebih berisiko terinfeksi untuk kedua kalinya.

Selain pernah mengalami infeksi virus Dengue, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demam berdarah adalah tinggal atau bepergian ke daerah tropis. Demam berdarah juga lebih berisiko dialami oleh bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah.

Pencegahan merupakan jenis pengobatan yang paling efektif. Hal ini disebabkan karena tidak ada vaksin yang bisa melindungi virus demam berdarah. Menghindari gigitan nyamuk menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegahnya. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjaga lingkungan terbebas dari nyamuk, yaitu :
  1. Gunakan pakaian yang menutupi seluruh bagian tubuh, seperti celana panjang, kemeja lengan panjang, serta kaus kaki. Terutama jika Anda melakukan perjalanan ke daerah tropis.
  2. Gunakan obat pengusir nyamuk dengan konsentrasi paling sedikit 10 persen diethyltoluamide (DEET), atau konsentrasi yang lebih tinggi untuk pemaparan yang lebih lama. Hindari penggunaan DEET pada anak-anak.
  3. Hindari menggunakan sabun yang beraroma harum karena dapat menarik nyamuk. Selain itu penggunaan parfum di daerah yang banyak terdapat nyamuk juga sebaiknya dihindari.
  4. Tutup pintu dan jendela rumah jika sudah menjelang sore karena nyamuk biasanya banyak berkeliaran di waktu senja.
  5. Hindari berada di luar rumah pada dini hari, sore, dan malam hari dimana nyamuk banyak berkeliaran.
  6. Hindari genangan air di rumah. Jika Anda memiliki bak penampung air, sebaiknya tutup agar nyamuk tidak berkumpul di bagian tersebut.
  7. Saat berkemah atau piknik, pilihlah area yang tidak terlalu dekat dengan air karena nyamuk senang berkumpul di tempat yang banyak air.


NUTRILITE Triple Shield Echinacea


Suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan.
Saat daya tahan tubuh menurun, Anda mudah sekali terserang sakit seperti batuk, flu dan radang tenggorokan. NUTRILITE™ Triple Shield Echinacea menggunakan campuran 3 jenis ekstrak yaitu ekstrak akar Echinacea purpurea, ekstrak akar dan tumbuhan Echinacea angustifolia, dan konsentrat citrus untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda dan mempercepat pemulihan. Dengan 3 paduan ekstrak ini, NUTRILITE™ Triple Shield Echinacea memiliki kemampuan dua kali lebih baik dari produk Echinacea umumnya.

Isi: 120 tablet

Manfaat Produk
  • menggunakan paduan dari ekstrak Echinacea purpurea dan Echinacea agustifolia, yang memiliki kandungan aktif Echinacosides dan Polisakarida yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh
  • dapat meningkatkan sistem imunitas dan membantu mengatasi masalah pernafasan seperti alergi, asma serta masalah penyakit kulit yang cukup parah seperti jerawat dan eksim
  • tambahan konsentrat citrus mengandung multiflavonoid memberikan manfaat bagi kesehatan
  • lapisan NUTRILOCK™ akan memastikan kualitas tablet dan memudahkan untuk menelan


Dosis dan Penggunaan
  • usia 12 tahun keatas
  • mereka yang daya tahan tubuhnya sedang menurun
  • mereka yang mengalami infeksi jamur dan bakteri
  • mereka yang memiliki masalah pernafasan seperti alergi dan asma


Dosis Anjuran
  • pada saat daya tahan tubuh turun 2 x 3 tablet per hari, setelah makan
  • ketika kondisi sudah membaik 1 x 3 tablet per hari, setelah makan


Saran
  • konsumsi selama maksimal 2 minggu berturut-turut, bila tidak ada perubahan segera konsultasi ke dokter
  • tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui
  • tidak disarankan bagi penderita penyakit autoimun (kekebalan), HIV/AIDS, leukimia, TBC, lupus dan rheumatoid arthritis (RA)

Untuk informasi lebih lanjut dan info pemesanan produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : herbaljepang.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar