Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang
disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan utamanya melalui nyamuk Aedes
aegypti. Penyakit ini biasanya ditemukan di daerah tropis dan subtropis.
Demam berdarah ringan umumnya ditandai oleh demam tinggi
yang mendadak, sakit kepala hebat, rasa sakit di belakang mata, otot, serta
sendi, hilangnya nafsu makan, mual, dan ruam pada permukaan kulit. Sedangkan
pada demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic
fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang
tiba-tiba (shock), dan kematian.
Merawat pasien demam berdarah dengan berbagai pengobatan
rumahan bisa menjadi pilihan untuk menghindari komplikasi dan mengurangi
gejala.
Jika Anda atau keluarga terinfeksi virus dengue, maka
melakukan pengobatan di rumah untuk menggantikan perawatan di rumah sakit bisa
menjadi alternatif untuk pemulihan yang cepat dan mengurangi gejalanya. Hal ini
dikarenakan tidak ada penanganan spesifik untuk DBD, kebanyakan pasien biasanya
pulih dalam 2 minggu.
Jika Anda atau keluarga mengalami gejala demam berdarah
ringan maka ada baiknya melakukan hal-hal berikut sebagai pengobatan awal untuk
mencegahnya agar tidak semakin parah :
1. Mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak
Pasien demam berdarah sebisa mungkin mencukupi asupan
cairan. Dari mulai air putih hingga jus buah sebaiknya dikonsumsi oleh pasien.
Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dehidrasi karena demam, serta membantu
menurunkan demam.
Selain itu, mengonsumsi banyak air juga membantu meringankan
gejala seperti kram otot dan sakit kepala karena keduanya timbul akibat
dehidrasi. Air juga akan membantu menghilangkan racun berlebih dalam tubuh
untuk dikeluarkan melalui urine.
2. Mengonsumsi jambu biji dan makanan sehat yang mudah
dicerna
Dokter biasanya menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang
mudah dicerna seperti makanan yang
direbus, sayuran hijau, serta buah-buahan. Salah satu buah yang sudah
dikenal manfaatnya untuk mengobati demam berdarah ialah jambu biji. Jambu biji
mengandung vitamin C yang dapat membantu mempercepat pembentukan trombosit
baru.
Pada pasien demam berdarah, trombosit dalam tubuhnya
biasanya berada dalam di bawah ambang normal. Jambu biji mengandung trombinol
yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat membantu tubuh
menghasilkan trombosit yang lebih banyak. Untuk itu mengonsumsi jambu biji bisa
menjadi cara efektif untuk membantu meningkatkannya kembali.
Selain itu jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa
kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur yang
berguna untuk menghambat pertumbuhan virus, termasuk virus dengue.
3. Melakukan istirahat secara total
Beristirahat secara total atau bed rest sangat dianjurkan
untuk pasien demam berdarah jenis apapun. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk
mempercepat pemulihan.
Perawatan rumahan untuk pasien demam berdarah hanyalah
perawatan yang bersifat tambahan sebagai pengganti opname di rumah sakit. Hal
ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan dan bergantung pada kondisi pasien.
Anda tetap perlu mengonsultasikan pada dokter untuk mendapatkan perawatan
terbaik.
2. Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri
Paracetamol dapat menjadi pilihan untuk meringankan nyeri
dan menurunkan demam. Periksakan ke dokter untuk mengetahui obat mana yang
sebaiknya dikonsumsi.
penyebab :
Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh
nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus tersebut akan masuk ke aliran
darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya, jenis nyamuk ini menggigit di
pagi hari sampai sore menjelang petang.
Penularan virus Dengue terjadi bila seseorang yang
terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi akan
dibawa oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut.
Virus Dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang.
Virus Dengue terbagi menjadi empat tipe, yaitu DEN 1, DEN 2,
DEN 3, dan DEN 4. Ketika seseorang terinfeksi salah satu tipe virus Dengue dan
berhasil pulih, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan seumur hidup terhadap
tipe virus tersebut. Akan tetapi, kekebalan terhadap salah satu virus tidak
menutup kemungkinan terjadinya infeksi oleh tipe virus Dengue yang lain.
Bahkan, seseorang yang pernah terinfeksi virus Dengue lebih berisiko terinfeksi
untuk kedua kalinya.
Selain pernah mengalami infeksi virus Dengue, faktor lain
yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demam berdarah adalah tinggal
atau bepergian ke daerah tropis. Demam berdarah juga lebih berisiko dialami
oleh bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah.
Pencegahan merupakan jenis pengobatan yang paling efektif.
Hal ini disebabkan karena tidak ada vaksin yang bisa melindungi virus demam
berdarah. Menghindari gigitan nyamuk menjadi salah satu cara terbaik untuk
mencegahnya. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjaga
lingkungan terbebas dari nyamuk, yaitu :
- Gunakan pakaian yang menutupi seluruh bagian tubuh, seperti celana panjang, kemeja lengan panjang, serta kaus kaki. Terutama jika Anda melakukan perjalanan ke daerah tropis.
- Gunakan obat pengusir nyamuk dengan konsentrasi paling sedikit 10 persen diethyltoluamide (DEET), atau konsentrasi yang lebih tinggi untuk pemaparan yang lebih lama. Hindari penggunaan DEET pada anak-anak.
- Hindari menggunakan sabun yang beraroma harum karena dapat menarik nyamuk. Selain itu penggunaan parfum di daerah yang banyak terdapat nyamuk juga sebaiknya dihindari.
- Tutup pintu dan jendela rumah jika sudah menjelang sore karena nyamuk biasanya banyak berkeliaran di waktu senja.
- Hindari berada di luar rumah pada dini hari, sore, dan malam hari dimana nyamuk banyak berkeliaran.
- Hindari genangan air di rumah. Jika Anda memiliki bak penampung air, sebaiknya tutup agar nyamuk tidak berkumpul di bagian tersebut.
- Saat berkemah atau piknik, pilihlah area yang tidak terlalu dekat dengan air karena nyamuk senang berkumpul di tempat yang banyak air.
NUTRILITE Triple Shield Echinacea
Suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat
pemulihan.
Saat daya tahan tubuh menurun, Anda mudah sekali terserang
sakit seperti batuk, flu dan radang tenggorokan. NUTRILITE™ Triple Shield
Echinacea menggunakan campuran 3 jenis ekstrak yaitu ekstrak akar Echinacea
purpurea, ekstrak akar dan tumbuhan Echinacea angustifolia, dan konsentrat
citrus untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda dan mempercepat pemulihan.
Dengan 3 paduan ekstrak ini, NUTRILITE™ Triple Shield Echinacea memiliki
kemampuan dua kali lebih baik dari produk Echinacea umumnya.
Isi: 120 tablet
Manfaat Produk
- menggunakan paduan dari ekstrak Echinacea purpurea dan Echinacea agustifolia, yang memiliki kandungan aktif Echinacosides dan Polisakarida yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh
- dapat meningkatkan sistem imunitas dan membantu mengatasi masalah pernafasan seperti alergi, asma serta masalah penyakit kulit yang cukup parah seperti jerawat dan eksim
- tambahan konsentrat citrus mengandung multiflavonoid memberikan manfaat bagi kesehatan
- lapisan NUTRILOCK™ akan memastikan kualitas tablet dan memudahkan untuk menelan
Dosis dan Penggunaan
- usia 12 tahun keatas
- mereka yang daya tahan tubuhnya sedang menurun
- mereka yang mengalami infeksi jamur dan bakteri
- mereka yang memiliki masalah pernafasan seperti alergi dan asma
Dosis Anjuran
- pada saat daya tahan tubuh turun 2 x 3 tablet per hari, setelah makan
- ketika kondisi sudah membaik 1 x 3 tablet per hari, setelah makan
Saran
- konsumsi selama maksimal 2 minggu berturut-turut, bila tidak ada perubahan segera konsultasi ke dokter
- tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui
- tidak disarankan bagi penderita penyakit autoimun (kekebalan), HIV/AIDS, leukimia, TBC, lupus dan rheumatoid arthritis (RA)
Untuk informasi lebih lanjut dan info pemesanan produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : herbaljepang.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar