Banyak sekali penderita asma yang
tidak bisa mengontrol penyakit tersebut dengan baik. Kondisi ini bisa
menempatkannya pada risiko serangan yang mengancam jiwa. Ikuti cara-cara berikut
untuk cegah serangan asma.
Orang-orang dengan asma tentunya
memiliki pemicu munculnya gejala yang dapat berbeda pada masing-masing orang.
Pemicu munculnya gejala bisa karena alergi, polusi, virus, dingin, olahraga.
Faktor pemicu ini bisa membuat
terjadinya peradangan di paru-paru yang memburuk dan menyebabkan saluran udara
untuk menghasilkan lendir membengkak dan berpotensi menyempit.
Untuk mencegah sesak napas, batuk
dan serangan asma, maka perlu menghindari pemicu dan mengurangi peradangan
kronis.
Berikut adalah cara untuk
mencegah serangan asma :
1. Menghinadari Acetaminophen
Mengonsumsi obat penghilang nyeri
yang mengandung acetaminophen dapat meningkatkan risiko mengalami serangan
asma. Hasil studi menemukan bahwa, penggunaan acetaminophen mingguan dikaitkan
dengan hampir tiga kali lipat peningkatan risiko asma.
2. Gunakan inhaler
Inhalasi kortikosteroid adalah
cara yang paling efektif untuk mengontrol gejala dan mencegah serangan. Tetapi
banyak orang yang menggunakannya hanya ketika gejala timbul.
Peneliti dari Henry Ford Hospital
menemukan bahwa, hampir 25 persen serangan asma dapat dicegah pada pasien
dengan asma berat jika mereka mengambil obat mereka pada waktu yang ditentukan
setiap hari atau setidaknya 75 persen dari waktu.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa, orang dengan asma ringan hingga sedang mungkin tidak perlu menggunakan
inhaler setiap hari.
3. Proaktif mencegah gejala
dengan obat
Jika mengetahui bahwa rentan
terhadap serangan asma selama waktu tertentu, seperti ketika musim demam atau
dingin. Maka mulailah mengonsumsi obat 3 atau 4 minggu sebelum musim dimulai
daripada menunggu sampai merasakan gejala pertama. Lebih mudah untuk mencegah
serangan daripada mengobatinya.
4. Mendapatkan suntikan alergi
Setelah suntikan alergi biasa, yang
dikenal sebagai immunotherapy dapat membangun toleransi dan mengurangi reaksi
terhadap alergen. Sebuah meta analisis oleh Cochrane Collaboration menemukan
bahwa, imunoterapi secara signifikan mengurangi gejala asma dan menggunakan
obat asma.
5. Dapatkan lebih banyak vitamin
D
Kekurangan vitamin D berhubungan
dengan fungsi paru-paru yang lebih buruk, alergi lebih buruk, dan penggunaan
obat asma yang lebih banyak. Selain itu, studi yang dipublikasikan dalam
Journal of Allergy and Clinical Immunology menemukan bahwa, vitamin D
meningkatkan efektivitas inhaler kortikosteroid.
Tidak diketahui apakah vitamin
tersebut memiliki dampak langsung pada terapi kortikosteroid atau dengan
mengurangi gejala, akan membuat lebih mudah untuk mengobati asma. Data
menunjukkan bahwa tiga perempat dari semua orang dewasa mungkin kekurangan
vitamin D.
6. Mendapatkan vaksin flu
Virus flu dapat tersebar di
saluran udara dan memicu serangan asma. Untuk mengurangi risiko terkena sakit,
mendapatkan vaksinasi flu tahunan dan cucilah tangan denagn rutin.
7. Melakukan yoga secara rutin
Beberapa studi telah menemukan
bahwa, yoga membantu penderita asma dengan meningkatkan fungsi paru-paru dan
saluran napas dan mengurangi hyperresponsivity jumlah serangan. Hal ini juga
dapat mengurangi kebutuhan obat dan mengurangi latihan yang mmepengaruhi
konstriksi bronkus.
8. Rencana tertulis perawatan
Setiap orang dengan asma harus
memiliki asma rencana tertulis pengelolaan diri. Tetapi hasil studi menunjukkan
bahwa, hanya 34 persen penderita asma yang memiliki rencana tertulis
pengelolaan diri.
Rencana termasuk untuk
menghindari pemicu, bagaimana mengambil obat dengan benar, kesadaran terhadap
gejala dan apa yang harus dilakukan ketika gejala memburuk
Nutrilite Bio C Plus merupakan
salah satu nutrisi antioksidan yang sangat dibutuhkan untuk menetralisasi efek
negatif radikal bebas. Terbuat dari ceri Acerola dan bioflavonoid dari kulit
dan isi buah lemon.
Informasi nutrisi / Tablet
- 250 mg - Vitamin C
- 220 mg dari asam askorbat
- 30 mg dari konsentrat ceri
- 35 mg - Bioflavonoid Lemon
- 1,9 kcal (8 kj) - ENERGI
- 0.137 g - PROTEIN
- 0.339 g - KARBOHIDRAT
- 0.001 g - LEMAK
Manfaat vitamin C :
- Pembentukan dan pemeliharaan kolagen
- Membantu produksi sel darah putih dan membentuk batas perlindungan antara infeksi / bibit penyakit dengan jaringan sehat lainnya.
- Mempercepat proses penyembuhan luka, pendarahan, gusi berdarah, patah/retak tulang
- Memelihara dinding pembuluh darah
- Membantu tubuh dalam penyerapan zat besi
- Membantu proses penawaran racun alkohol dan racun lainnya
- Nutrisi antioksidan (dalam jumlah besar)
Manfaat untuk Anak-anak dan
remaja (6 th keatas)
- Pemeliharaan dan pertumbuhan tulang, tulang rawan, gigi dan gusi
- Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
Manfaat untuk Orang Dewasa
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Memberikan perlindungan antioksidan
- Menetralisir racun dari rokok dan sumber polusi lainnya.
Manfaat untuk Manula
- Mempertahankan kadar tekanan darah dan kadar kolesterol
- Menolong penderita penyakit diabetes mencukupi kebutuhan vitamin C
- Menolong pencegahan penyakit katarak
Untuk informasi lebih lanjut dan
info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : herbaljepang.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar