Rabu, 20 Maret 2019

CEGAH PENYAKIT ASMA



Banyak sekali penderita asma yang tidak bisa mengontrol penyakit tersebut dengan baik. Kondisi ini bisa menempatkannya pada risiko serangan yang mengancam jiwa. Ikuti cara-cara berikut untuk cegah serangan asma.
Orang-orang dengan asma tentunya memiliki pemicu munculnya gejala yang dapat berbeda pada masing-masing orang. Pemicu munculnya gejala bisa karena alergi, polusi, virus, dingin, olahraga.

Faktor pemicu ini bisa membuat terjadinya peradangan di paru-paru yang memburuk dan menyebabkan saluran udara untuk menghasilkan lendir membengkak dan berpotensi menyempit.
Untuk mencegah sesak napas, batuk dan serangan asma, maka perlu menghindari pemicu dan mengurangi peradangan kronis.

Berikut adalah cara untuk mencegah serangan asma :

1. Menghinadari Acetaminophen
Mengonsumsi obat penghilang nyeri yang mengandung acetaminophen dapat meningkatkan risiko mengalami serangan asma. Hasil studi menemukan bahwa, penggunaan acetaminophen mingguan dikaitkan dengan hampir tiga kali lipat peningkatan risiko asma.

2. Gunakan inhaler
Inhalasi kortikosteroid adalah cara yang paling efektif untuk mengontrol gejala dan mencegah serangan. Tetapi banyak orang yang menggunakannya hanya ketika gejala timbul.
Peneliti dari Henry Ford Hospital menemukan bahwa, hampir 25 persen serangan asma dapat dicegah pada pasien dengan asma berat jika mereka mengambil obat mereka pada waktu yang ditentukan setiap hari atau setidaknya 75 persen dari waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, orang dengan asma ringan hingga sedang mungkin tidak perlu menggunakan inhaler setiap hari.

3. Proaktif mencegah gejala dengan obat
Jika mengetahui bahwa rentan terhadap serangan asma selama waktu tertentu, seperti ketika musim demam atau dingin. Maka mulailah mengonsumsi obat 3 atau 4 minggu sebelum musim dimulai daripada menunggu sampai merasakan gejala pertama. Lebih mudah untuk mencegah serangan daripada mengobatinya.

4. Mendapatkan suntikan alergi
Setelah suntikan alergi biasa, yang dikenal sebagai immunotherapy dapat membangun toleransi dan mengurangi reaksi terhadap alergen. Sebuah meta analisis oleh Cochrane Collaboration menemukan bahwa, imunoterapi secara signifikan mengurangi gejala asma dan menggunakan obat asma.

5. Dapatkan lebih banyak vitamin D
Kekurangan vitamin D berhubungan dengan fungsi paru-paru yang lebih buruk, alergi lebih buruk, dan penggunaan obat asma yang lebih banyak. Selain itu, studi yang dipublikasikan dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology menemukan bahwa, vitamin D meningkatkan efektivitas inhaler kortikosteroid.

Tidak diketahui apakah vitamin tersebut memiliki dampak langsung pada terapi kortikosteroid atau dengan mengurangi gejala, akan membuat lebih mudah untuk mengobati asma. Data menunjukkan bahwa tiga perempat dari semua orang dewasa mungkin kekurangan vitamin D.

6. Mendapatkan vaksin flu
Virus flu dapat tersebar di saluran udara dan memicu serangan asma. Untuk mengurangi risiko terkena sakit, mendapatkan vaksinasi flu tahunan dan cucilah tangan denagn rutin.

7. Melakukan yoga secara rutin
Beberapa studi telah menemukan bahwa, yoga membantu penderita asma dengan meningkatkan fungsi paru-paru dan saluran napas dan mengurangi hyperresponsivity jumlah serangan. Hal ini juga dapat mengurangi kebutuhan obat dan mengurangi latihan yang mmepengaruhi konstriksi bronkus.

8. Rencana tertulis perawatan
Setiap orang dengan asma harus memiliki asma rencana tertulis pengelolaan diri. Tetapi hasil studi menunjukkan bahwa, hanya 34 persen penderita asma yang memiliki rencana tertulis pengelolaan diri.
Rencana termasuk untuk menghindari pemicu, bagaimana mengambil obat dengan benar, kesadaran terhadap gejala dan apa yang harus dilakukan ketika gejala memburuk


Nutrilite Bio C Plus merupakan salah satu nutrisi antioksidan yang sangat dibutuhkan untuk menetralisasi efek negatif radikal bebas. Terbuat dari ceri Acerola dan bioflavonoid dari kulit dan isi buah lemon.

Informasi nutrisi / Tablet
  • 250 mg - Vitamin C
  • 220 mg dari asam askorbat
  • 30 mg dari konsentrat ceri
  • 35 mg - Bioflavonoid Lemon
  • 1,9 kcal (8 kj) - ENERGI
  • 0.137 g - PROTEIN
  • 0.339 g - KARBOHIDRAT
  • 0.001 g - LEMAK


Manfaat vitamin C :
  • Pembentukan dan pemeliharaan kolagen
  • Membantu produksi sel darah putih dan membentuk batas perlindungan antara infeksi / bibit penyakit dengan jaringan sehat lainnya.
  • Mempercepat proses penyembuhan luka, pendarahan, gusi berdarah, patah/retak tulang
  • Memelihara dinding pembuluh darah
  • Membantu tubuh dalam penyerapan zat besi
  • Membantu proses penawaran racun alkohol dan racun lainnya
  • Nutrisi antioksidan (dalam jumlah besar)

 
Manfaat untuk Anak-anak dan remaja (6 th keatas)
  1. Pemeliharaan dan pertumbuhan tulang, tulang rawan, gigi dan gusi
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit


Manfaat untuk Orang Dewasa
  1. Meningkatkan daya tahan tubuh
  2. Memberikan perlindungan antioksidan
  3. Menetralisir racun dari rokok dan sumber polusi lainnya.


Manfaat untuk Manula
  1. Mempertahankan kadar tekanan darah dan kadar kolesterol
  2. Menolong penderita penyakit diabetes mencukupi kebutuhan vitamin C
  3. Menolong pencegahan penyakit katarak


Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : herbaljepang.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar